Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
    5 jam lalu
    Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang di Tanjungpinang
    6 jam lalu
    Anggaran Infrastruktur Batam Naik jadi 20,98 Persen
    6 jam lalu
    Perbandingan Pagu Anggaran BP Batam 2026 dan 2027
    6 jam lalu
    Anggaran BP Batam Rp2,44 Triliun untuk 2027
    6 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembaca Lansia
    6 jam lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    3 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    3 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    4 hari lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

5000 Kg Ikan untuk Anak Panti Asuhan dan Pesantren

Editor Admin 8 tahun lalu 1.4k disimak

PONDOK pesantren dan panti asuhan se-Kota Batam menerima hibah ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 5.000 kg.

Ikan hibah ini diserahkan dalam acara makan ikan bersama 2.000 santri di Pondok Pesantren Darul Falah Nongsa, Selasa (11/12).

Kepala Pusat Sistem Standarisasi dan Pengendalian Mutu Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM), Teguh Samudra mengatakan jenis ikan yang diberikan bermacam-macam, seperti ikan makarel dan ikan kembung.

“Ikan yang dihibahkan ini adalah hasil penegahan kegiatan pemasukan yang tak sesuai prosedur. Tak ada izin impor,” kata Teguh.

Terdapat total 26 ton ikan hasil penegahan kapal di perairan Batam pada Agustus lalu. Setelah melalui proses koordinasi dengan instansi terkait, serta dilakukan uji laboratorium, ikan tersebut dinyatakan masih bagus dan layak konsumsi.

Ada beberapa pilihan terkait ikan tegahan ini, yaitu diekspor kembali atau dimusnahkan.

“Atas saran dari pimpinan, supaya digunakan untuk para santri. Agar lebih meningkatkan kesehatan, kecerdasan, sekaligus menggugah kesadaran santri tentang manfaat ikan dan laut,” ujarnya.

Teguh mengatakan ikan tegahan ini tak hanya dibagikan di Kota Batam. Tapi juga ke pesantren di Pekanbaru dan beberapa daerah di Pulau Jawa.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Batam terhadap kegiatan ini. Wilayah Batam dan Kepulauan Riau yang didominasi laut harus dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kepri 96 persen laut, soal ikan sudah sangat familiar. Batam 67 persen laut, cerita tentang ikan ini sudah sangat umum. Dan alhamdulillah cerita tentang ikan ini tak ada yang negatif. Tak ada yang bilang makan ikan buat stroke. Justru mengatakan perbanyaklah makan ikan. Makan ikan banyak, anak-anak akan hebat,” kata Amsakar.

Menurutnya pilihan untuk diadakan di pesantren ini sudah tepat.

Ia mengatakan kegiatan KKP ini akan memberikan kontribusi bagi pesantren, Kota Batam, Provinsi Kepri, bahkan negara Indonesia.

“Menjadi penting bagi kita untuk mendorong generasi kita tumbuh kembang jadi generasi yang hebat dan kuat. Tantangan sekarang tak bisa diprediksi. Semua penuh lompatan. Beberapa kegiatan konvesional sebentar saja usianya. Kalau tidak dicermati fenomena demikian itu, generasi di depan kita ini akan jadi generasi yang kaku, gagu mencermati perkembangan zaman,” kata dia.

Di sisi lain, kata Amsakar, pada 2035 Indonesia diestimasi menjadi negara dengan bonus demografi tinggi. Kalau sejak dini tidak dipersiapkan maka pertumbuhan anak-anak ini akan jadi persoalan bagi Republik.

“Santri ini dalam banyak hal diasumsikan sebagai kelompok pelajar yang konvensional, tradisional. Pada kenyataannya kita dikejutkan beberapa santri hebat di negeri ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Edi Sofyan mengatakan angka konsumsi ikan di Kepri sudah berada di atas rata-rata nasional. Tingkat konsumsi ikan Kepri 55,79 kg per kapita per tahun. Sementara nasional sebanyak 54,49 kg per kapita per tahun.

“Kita orang pulau ini tak ada ikan tak makan. Dari kecil sudah makan ikan. Dengan program ini anak-anak kita bisa makan ikan. Mudah-mudahan jadi sehat, gizi bagus, belajar dengan baik, sehingga menjadi anak cerdas beriman,” kata Edi.

Dewan Pembina Yayasan Darul Falah, Usman Ahmad menyampaikan terima kasih atas program KKP ini. Ia berharap dengan mengonsumsi ikan, semua santri akan menjadi semakin cerdas.

(*)

Kaitan anak batam, ikan
Admin 12 Desember 2018 12 Desember 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Di Kesejukan Hutan dan Air Terjun Pongkar
Artikel Selanjutnya Industri Pengolahan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

APA YANG BARU?

Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
Artikel 5 jam lalu 85 disimak
Pembaca Lansia
Catatan Netizen 6 jam lalu 80 disimak
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang di Tanjungpinang
Artikel 6 jam lalu 98 disimak
Anggaran Infrastruktur Batam Naik jadi 20,98 Persen
Artikel 6 jam lalu 117 disimak
Perbandingan Pagu Anggaran BP Batam 2026 dan 2027
In Depth 6 jam lalu 122 disimak

POPULER PEKAN INI

50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 6 hari lalu 362 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 4 hari lalu 283 disimak
Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 2 hari lalu 280 disimak
Kemarau Panjang, 2 Sumber Air Bintan Masih Aman
Artikel 6 hari lalu 278 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 4 hari lalu 275 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?