Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Cuaca Batam “Panggang” 33°C Sepekan, BMKG Ingatkan: Waspada Karhutla!
    3 jam lalu
    Hadapi Puncak Kemarau Agustus, BP Batam Amankan Ketersediaan Air Bersih
    5 jam lalu
    Polairud Polda Kepri Amankan 3 Pelaku Penyelundupan Puluhan Ekor Ayam Hidup
    6 jam lalu
    Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
    9 jam lalu
    Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    1 hari lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    2 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    2 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    2 hari lalu
    14
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Rupa

Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau

Editor Admin 2 bulan lalu 657 disimak
Ilustrasi, kancil. Disediakan oleh GoWest.ID

DI wilayah Kepulauan Riau (Kepri), kancil bukan cuma sekadar cerita dongeng, tapi memang satwa asli yang mendiami pulau-pulau di sini. Menariknya, karena Kepri terdiri dari ribuan pulau yang terisolasi, wilayah ini menjadi rumah bagi subspesies kancil yang sangat unik dan spesifik.

Daftar Isi
Habitat Hidup di Kepulauan RiauPerbandingan Morfometri dan Karakteristik FisikData Ekologi dan Perilaku di Habitat KepulauanStatus Konservasi dan Ancaman Ilmiah

Secara garis besar, ada dua spesies utama keluarga Tragulidae yang hidup di Kepri. Hebatnya, para ilmuwan membaginya lagi menjadi beberapa subspesies endemik (hanya ada di pulau tersebut):

1. Pelanduk Kancil (Tragulus kanchil)

Kancil Pelanduk. © F. Wikipedia

Ini adalah jenis kancil bertubuh paling kecil (sering disebut Lesser mouse-deer). Di Kepri, mereka mengalami spesiasi (evolusi unik) karena terisolasi di pulau-pulau kecil, sehingga memunculkan subspesies khusus:

  • Tragulus kanchil rubeus: Spesifik hanya ditemukan di Pulau Bintan.
  • Tragulus kanchil subrufus: Subspesies yang mendiami Pulau Singkep (Kepulauan Lingga).
  • Tragulus kanchil anambensis & siantanicus: Ditemukan di Kepulauan Anambas (Pulau Mata dan Siantan).
  • Tragulus kanchil everetti: Endemik di Pulau Bunguran, Kepulauan Natuna.

2. Pelanduk Napu (Tragulus napu)

Pelanduk Napu. © F. Wikipedia

Napu (atau Greater mouse-deer) memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dan kekar dibanding pelanduk kancil biasa. Bobotnya bisa mencapai 4–6 kg.

  • Tragulus napu rufulus: Ini adalah subspesies napu khas yang tersebar luas di pulau-pulau utama Kepri, mulai dari Batam, Galang, Setoko, Bulan, Bintan, Lingga, Bakong, hingga Sebangka.
  • Tragulus napu bunguranensis: Subspesies napu besar yang mendiami wilayah Natuna.

Habitat Hidup di Kepulauan Riau

KANCIL dan Napu di Kepulauan Riau beradaptasi dengan lingkungan pulau tropis. Karakteristik habitat mereka meliputi:

  • Hutan Pesisir dan Mangrove: Berbeda dengan kancil di pedalaman Sumatra yang menyukai hutan daratan tinggi, kancil di Kepri sangat sering ditemukan di hutan bakau (mangrove) sepanjang pesisir pulau dan hutan pantai.
  • Hutan Sekunder dan Semak Belukar: Mereka menyukai area vegetasi yang rapat di dekat lantai hutan untuk bersembunyi dari predator. Di beberapa tempat, mereka bahkan sering masuk ke area perkebunan karet atau sawit warga yang berbatasan langsung dengan hutan.
  • Ketergantungan pada Air: Mereka biasanya memilih area tanah kering di dataran rendah atau kaki bukit yang dekat dengan sumber air atau sungai kecil.

Karena ukurannya yang kecil dan dagingnya yang dikenal lezat, kancil dan napu di Kepri menghadapi ancaman serius dari perburuan liar (menggunakan jerat) serta menyusutnya hutan akibat pembangunan infrastruktur dan perkebunan.

Kancil pelanduk. © F. Wikipedia

Berdasarkan hukum Indonesia, satwa-satwa ini termasuk dalam satwa yang dilindungi.


KOMPILASI data ilmiah mengenai famili Tragulidae (kancil dan napu) yang mendiami wilayah ekosistem Kepulauan Riau (Kepri), merujuk pada taksonomi, perbandingan morfologi, analisis habitat, dan status konservasi berdasarkan studi zoologi dan ekologi pulau (island biogeography).

Kondisi geografis Kepri yang berupa pulau-pulau kecil terfragmentasi memicu terjadinya spesiasi alopatrik (evolusi populasi yang terisolasi secara geografis). Akibatnya, wilayah ini memiliki keanekaragaman subspesies kancil yang sangat tinggi.

Spesies UtamaSubspesies Endemik KepriLokasi Spesifik (Habitat Pulau)
Pelanduk Kancil
(Tragulus kanchil)
T. kanchil rubeus
T. kanchil subrufus
T. kanchil anambensis
T. kanchil siantanicus
T. kanchil everetti
Pulau Bintan
Pulau Singkep (Lingga)
Kepulauan Anambas (Mata)
Kepulauan Anambas (Siantan)
Pulau Bunguran (Natuna)
Pelanduk Napu
(Tragulus napu)
T. napu rufulus


T. napu bunguranensis
Pulau Batam, Galang, Setoko, Bulan, Bintan, Lingga, Bakong, Sebangka
Pulau Bunguran (Natuna)

Perbandingan Morfometri dan Karakteristik Fisik

SECARA ilmiah, Tragulus kanchil (Kancil) dan Tragulus napu (Napu) sering kali tumpang tindih dalam hal wilayah jelajah, namun memiliki profil data fisik yang berbeda signifikan secara anatomi:

Parameter FisikPelanduk Kancil (T. kanchil)Pelanduk Napu (T. napu)
Bobot Tubuh Dewasa1,5 – 2,5 kg4,0 – 6,0 kg
Panjang Kepala-Badan40 – 55 cm70 – 75 cm
Tinggi Bahu20 – 25 cm30 – 35 cm
Formula Gigi$\frac{0.1.3.3}{3.1.3.3} \times 2 = 34$$\frac{0.1.3.3}{3.1.3.3} \times 2 = 34$
Ciri Khas Garis LeherUmumnya memiliki 3 garis putih vertikal di bagian tenggorokan.Memiliki 5 garis putih vertikal yang kontras di bagian leher/tenggorokan.
Dimorfisme SeksualJantan tidak bertanduk, tetapi memiliki gigi taring atas melengkung yang memanjang keluar dari bibir (terutama saat dewasa).Sama seperti kancil, namun ukuran taring jantan napu lebih tebal dan kokoh.

Data Ekologi dan Perilaku di Habitat Kepulauan

STUDI ekologi di pulau-pulau kecil Sumatra dan Kepri menunjukkan pola perilaku adaptif satwa ini terhadap keterbatasan lahan pulau:

  • Relung Ekologi (Ecological Niche): Berperan vital sebagai seed disperser (pemencar biji-bijian) di lantai hutan tropis dataran rendah.
  • Komposisi Pakan (Diet): Frugivora dan folivora. Komposisi utama makanan meliputi buah-buahan hutan yang jatuh dari kanopi (seperti genus Ficus), tunas muda, dedaunan kaya air, dan sesekali jamur.
  • Aktivitas Harian: Bersifat soliter (menyendiri) kecuali pada musim kawin. Aktivitas puncak (diurnal/nocturnal rhythm) terpantau bersifat krepuskular (paling aktif pada fajar dan senja) hingga nokturnal untuk menghindari predator alami (seperti ular sanca dan burung pemangsa besar).

Status Konservasi dan Ancaman Ilmiah

MESKIPUN secara global dalam IUCN Red List kedua spesies utama berada dalam status Least Concern (LC / Risiko Rendah), namun level populasi subspesies lokal di Kepulauan Riau berada dalam ancaman kritis akibat tekanan antropogenik (aktivitas manusia).

  • IUCN Red List: Least Concern (Untuk spesies Tragulus kanchil & Tragulus napu secara umum). Namun, subspesies pulau kecil seperti T. n. bunguranensis dinilai kekurangan data (Data Deficient) dan diprediksi mengalami tren penurunan populasi yang tajam.
  • Status Hukum (Indonesia): Dilindungi penuh berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. P.106/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

(ham)

Kaitan anambas, batam, bintan, Kancil, karimun, kepulauan riau, lingga, natuna, Pelanduk
Admin 27 Juni 2026 27 Juni 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Urai Kepadatan di Rute Buton dan Punggur, ASDP Alihkan Sementara KMP Teluk Singkil
Artikel Selanjutnya “Timah 55 Kaki di Bawah Singkep, Kebaikan Sultan Riau Lingga”

APA YANG BARU?

Cuaca Batam “Panggang” 33°C Sepekan, BMKG Ingatkan: Waspada Karhutla!
Artikel 3 jam lalu 17 disimak
Hadapi Puncak Kemarau Agustus, BP Batam Amankan Ketersediaan Air Bersih
Artikel 5 jam lalu 78 disimak
Polairud Polda Kepri Amankan 3 Pelaku Penyelundupan Puluhan Ekor Ayam Hidup
Artikel 6 jam lalu 83 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 9 jam lalu 372 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 1 hari lalu 201 disimak

POPULER PEKAN INI

“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 527 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 9 jam lalu 372 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 3 hari lalu 328 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 3 hari lalu 260 disimak
1.225 Pelari Padati Dekranasda Fun & Run 2026 di Tanjungpinang
Sports 3 hari lalu 256 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?