RANGKAIAN kegiatan Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 diisi dengan agenda napak tilas sejarah oleh puluhan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dari berbagai wilayah di Indonesia. Para peserta berkunjung ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, untuk menelusuri secara langsung rekam jejak peradaban dan kebudayaan Melayu.
Selama berada di pulau bersejarah tersebut, para jurnalis diajak mengunjungi pelbagai cagar budaya dan peninggalan bersejarah. Salah satu agenda utamanya adalah berziarah ke makam pahlawan nasional sekaligus pahlawan bahasa, Raja Ali Haji, sosok penting yang berperan besar dalam perkembangan bahasa Melayu yang menjadi cikal bakal bahasa Indonesia.
Suasana napak tilas berlangsung hangat dan sarat nilai edukasi. Salah seorang peserta, Intan, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman ini.
Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan pemahaman dan wawasan baru mengenai rekam jejak panjang sejarah Melayu. Ia juga mengapresiasi penataan kawasan Pulau Penyengat yang dinilai rapi, cantik, bersih, serta didukung fasilitas akses jalan yang memadai.
Melalui kegiatan napak tilas ini, para jurnalis tidak hanya diharapkan mampu memperdalam apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga turut mempromosikan pesona keindahan dan nilai historis Pulau Penyengat kepada publik luas di seluruh Indonesia.
(nes)


