SINGAPORE Cruise Centre (SCC) secara resmi membuka terminal baru Singapore Cruise Centre (HarbourFront) setelah melalui masa pembangunan dan pengujian selama 24 bulan. Pembangunan terminal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan perjalanan feri dan kapal pesiar di tingkat regional.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Murali Pillai, Menteri Negara Senior Kementerian Hukum dan Kementerian Perhubungan Singapura. Sejak mulai beroperasi penuh pada 15 Juli 2026, terminal ini tercatat telah melayani lebih dari 720.000 penumpang.
Dalam rilis yang diterima GoWest.ID, pengelola menyebut Terminal baru ini mengusung sistem kontrol keberangkatan (departure control system) yang dapat beroperasi secara terpadu untuk penumpang feri maupun kapal pesiar. Sistem itu dikembangkan oleh SCC bekerja sama dengan perusahaan teknologi perjalanan Sqiva.
Sistem Operasi Terpadu (CFOS & SITA FAST) menghubungkan operasional feri dan kapal pesiar ke dalam satu platform yang terintegrasi dengan solusi self-service SITA FAST, sehingga mempermudah alur informasi penumpang dari proses check-in hingga boarding.
Selain itu, penanganan bagasi otomatis (BHS) terhubung langsung dengan CFOS untuk pemantauan bagasi secara real-time dari terminal ke dermaga melalui pelacakan data dan pemindaian gambar. SCC juga bekerja sama dengan Maritime and Port Authority of Singapore (MPA) untuk menguji coba Maritime Digital Twin (MDT) dalam pemantauan pergerakan kapal dan perencanaan bersandar secara lebih presisi. Penggunaan Autonomous Mobile Robots (AMR) turut dipersiapkan guna menangani bagasi berukuran besar atau tidak beraturan, seperti tas golf dan papan selancar.
Desain terminal dirancang untuk menyederhanakan alur pergerakan penumpang melalui tata ruang yang lebih praktis serta fasilitas mandiri (self-service). Pada layanan feri, seluruh operator kini berada di area concourse utama pada satu lantai, di mana penumpang dapat melakukan check-in, verifikasi paspor, pencetakan boarding pass, dan penyerahan bagasi secara mandiri dalam waktu kurang dari satu menit.
Pada saat kedatangan, bagasi terperiksa langsung dipindai sebelum masuk ke area carousel, sehingga penumpang tidak perlu melewati pemeriksaan sinar-X tambahan saat akan keluar.
Terminal ini terbukti mampu melayani hingga 18.000 penumpang keberangkatan dalam satu hari pada masa puncak perjalanan. Bagi penumpang kapal pesiar, tersedia area baggage drop khusus di tepi jalan (kerbside), 12 tempat parkir bus pariwisata, serta ruang tunggu VIP berkapasitas hingga 70 orang.
Seluruh proses pemeriksaan imigrasi juga didukung Automated Border Clearance System (ABCS) dari Immigration & Checkpoints Authority (ICA) yang memungkinkan pemeriksaan tanpa paspor menggunakan pemindaian wajah.
Menghubungkan Singapura dengan Wilayah Regional
TERMINAL HarbourFront merupakan bagian dari jaringan gerbang laut SCC bersama Terminal Feri Tanah Merah. Terminal ini melayani rute perjalanan feri ke Kepulauan Riau seperti Batam Centre, Harbour Bay, Sekupang, Tanjung Balai (Karimun), Bengkong (Gold Coast), dan Pulau Nirup.
Selain itu, terminal ini melayani lebih dari 100 kedatangan kapal pesiar setiap tahunnya. Ke depannya, SCC berencana memperkuat integrasi antara moda transportasi udara dan laut untuk mempermudah perjalanan fly-cruise dan fly-ferry antara Bandara Changi dan HarbourFront.
(ham)


