PT Perusahaan Gas Negara (PGN) baru merealisasikan 2.813 sambungan gas bumi rumah tangga di Batam hingga 20 Oktober 2026. Dari target 10.000 sambungan rumah (SR) tahun ini, masih tersisa 7.187 SR yang harus dikejar dalam dua bulan ke depan.
Melansir Bisnis.com, Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto mengatakan, pihaknya terus mempercepat pembangunan jaringan gas rumah tangga.
“Target tahun 2026 itu 10.000 SR. Kami tetap kejar tahun ini,” kata Wendi.
Dengan realisasi baru 28,13%, percepatan menjadi tantangan untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di permukiman.
Tiga Kecamatan Sudah Terjangkau
Saat ini jaringan gas PGN telah menjangkau sejumlah perumahan di tiga kecamatan:
1. Batam Kota: Mediterania, Centra Melati dan Sakina, Kopkar PLN, Bukit Palem, Villa Sugi Raya, Legenda Bali, Taman Pesona Indah.
2. Batu Aji: Taman Pesona Indah, Pendawa Asri, Muka Kuning Indah I (RW 04, RW 05, RW 06, RW 07).
3. Sagulung: Griya Sagulung Permai, Griya Permata RW 09 & RW 10, Parisa Indah, Aviari Garden 1 dan 2, Air Mas Plaza, Batu Aji Residence, Rexvin Residence.
Pasokan dan Jaringan
PGN menyalurkan sekitar 100 BBTUD (billion British thermal units per day) gas bumi di Batam untuk industri dan pembangkit listrik. Sementara kebutuhan 9.000 pelanggan rumah tangga hanya sekitar 0,1 BBTUD. Untuk mencapai 10.000 SR, dibutuhkan tambahan 0,1 hingga 0,2 BBTUD.
“Pemakaian gas rumah tangga rata-rata berkisar 10–20 meter kubik,” ujar Wendi.
Pasokan gas Batam berasal dari Wilayah Kerja Corridor, Jadestone, dan Jambi Merang di Sumatera, yang disalurkan via pipa transmisi Grissik–Singapura ke jaringan distribusi Batam.
Total jaringan pipa PGN di Batam sepanjang 273 kilometer, menghubungkan kawasan strategis seperti Muka Kuning, Batu Ampar, Kabil, Eco Green, hingga Bandara Hang Nadim.
“Sistem ini bukan sekadar pipa bawah tanah biasa. Ini merupakan jaringan utama yang sangat vital,” katanya.
Sistem beroperasi 24 jam, tekanan gas diturunkan dari 40 bar menjadi 16 bar sebelum disalurkan ke pelanggan.
Secara nasional hingga 2025, PGN telah mengelola jaringan gas rumah tangga untuk lebih dari 821.000 rumah tangga di 18 provinsi dan 74 kota/kabupaten, dengan total jaringan pipa transmisi dan distribusi lebih dari 33.500 kilometer, di mana 19.700 kilometer di antaranya adalah jaringan gas rumah tangga.
(*/bisnis)


