Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pertama Kali di Batam, RSUD Embung Fatimah Berhasil Lakukan Operasi Clipping Aneurisma Otak
    17 jam lalu
    Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
    21 jam lalu
    Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
    1 hari lalu
    21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
    1 hari lalu
    Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    22 jam lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    3 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    5 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    7 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    1 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Rusia Tuding AS Bangun Lab Biologis Ilegal di Indonesia

Editor Admin 4 tahun lalu 811 disimak

SEBUAH kabar mengejutkan di tengah ketegangan antara Rusia dengan Ukraina yang kini tengah saling serang terjadi hingga menyangkut Indonesia.

Dalam sebuah laporan Rusia mengungkapkan bahwa Indonesia terindikasi jadi lahan penelitian Amerika Serikat (AS). Lebih mengejutkan lagi, penelitian yang dilakukan oleh AS di Indonesia itu disebut-sebut berkaitan mengenai senjata biologis.

Kepala Pasukan Perlindungan Radiasi, Kimia, dan Biologi Rusia, Igor Kirilov, menyatakan AS membuat lab eksperimen biologis ilegal di Indonesia.

Ia mencurigai angkatan laut Negara Paman Sam melakukan penelitian biologis yang mencurigakan di Indonesia berdasarkan persetujuan pemerintah AS yang berpusat di Washington DC.

Kirilov menyatakan percobaan ilegal itu telah dihentikan pemerintah Indonesia pada 2010 silam.

“Pendekatan yang tak bisa diterima seperti itu, dengan persetujuan diam-diam dari pemerintah AS, adalah norma bagi perusahaan farmasi besar. Karena banyak pelanggaran, pemerintah Indonesia pada 2010 menghentikan kegiatan penelitian di US Navy Medical Center di Jakarta,” kata Kirillov seperti dikutip RIA Novosti pada 24 Maret lalu.

Dalam pernyataan tersebut, Kirilov menilai AS melakukan pekerjaan di fasilitas laboratorium di Jakarta di luar kerangka program penelitian yang disepakati dua negara.

Ahli bedah Angkatan Laut AS disebut melakukan operasi pada 23 pasien lokal di kapal rumah sakit. Tindakan itu dilakukan tanpa berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Indonesia.

Dikatakannya, awak kapal rumah sakit disinyalir diam-diam mengekspor sampel darah yang diambil dari puluhan pasien Indonesia dan mengangkut tiga anjing gila dari Sumatra Barat tanpa izin.

“[Anehnya] bahan-bahan yang mereka terima digunakan untuk kepentingan perusahaan farmasi Gilead, yang berafiliasi dengan Pentagon, yang sedang menguji obat-obatan, termasuk di wilayah Ukraina dan Georgia,” ujar Kirillov.

Gilead Science adalah perusahaan farmasi di Foster City, California. Perusahaan ini memang tercatat beberapa kali menjalin kerja sama dengan Kemehan AS, di antaranya produksi massal obat flu burung H5N1 dan Covid-19.

Saat dikonfirmasi ke Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, bagian media perwakilan Negara Beruang Merah itu enggan menanggapi lebih lanjut.

Bagian Media Kedutaan Rusia di Jakarta, Denise Tetyushin menganjurkan agar menanyakan langsung ke media massa yang memuat awal pernyataan Kirilov tersebut.

“Mereka yang mempersiapkan journalist investigation itu,” kata Denise saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (30/5/2022).

Dia pun membagi tautan liputan investigasi Sputnik yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. “Kami tidak ada tanggapan tambahan,” kata Denise.

Selain itu, CNNIndonesia.com pun mencoba mengonfirmasi ke Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Teuku Faizasyah, perihal tudingan Kirilov tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis yang bersangkutan belum merespons.

Di satu sisi, mengutip dari artikel Detik X yang dimuat 11 April 2022, Faiza menduga tudingan itu terkait proyek NAMRU-2.

“Ini terkait kerja sama NAMRU-2 [(Unit Penelitian Medis Angkatan Laut AS],” kata Faizasyah seperti dimuat kala itu.

Pihaknya menduga tudingan Rusia dialamatkan kepada laboratorium Angkatan Laut Amerika Serikat yang ditutup pemerintah pada Oktober 2009. Kerja sama itu terjalin sejak 1970 antara Angkatan Laut Amerika Serikat dan Kementerian Kesehatan.

Ia menjawab hal tersebut merespons pernyataan Kirilov pada Maret lalu.

Merespons pernyataan Kirilov juga, Juru bicara Duta Besar AS di Indonesia, Michael Quinlan, membantah tudingan Rusia yang berujung pada spekulasi keberadaan Namru-2.

Menurut Quinlan, tuduhan itu merupakan propaganda yang sengaja disebar Kremlin–pusat pemerintahan Rusia– untuk membingungkan publik atas tindakan yang dilakukan mereka di Ukraina, Georgia, dan beberapa tempat lainnya di Eropa.

Sebagai informasi, NAMRU-2 merupakan sebuah laboratorium biologi Angkatan Laut AS yang ada d Jakarta dari 1970 hingga 2009. Namun pada 2009, Kemenkes melarang laboratorium tersebut beroperasi karena dianggap mengancam kedaulatan Indonesia.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan Amerika Serikat, Lab biologis ilegal
Admin 30 Mei 2022 30 Mei 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Curhat Nakes Bertaruh Nyawa Melawan Covid-19, Tak Dapat Gaji dan THR
Artikel Selanjutnya BP Batam Jalin Hubungan Erat dengan BP Karimun, Perkuat Kolaborasi di Bidang Kesehatan

APA YANG BARU?

Pertama Kali di Batam, RSUD Embung Fatimah Berhasil Lakukan Operasi Clipping Aneurisma Otak
Artikel 17 jam lalu 121 disimak
Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
Artikel 21 jam lalu 165 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 22 jam lalu 150 disimak
Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
Artikel 1 hari lalu 157 disimak
21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
Artikel 1 hari lalu 160 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 5 hari lalu 354 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 5 hari lalu 347 disimak
Singapura Siapkan Reklamasi Tiga Pulau di Hadapan Batam
Artikel 5 hari lalu 326 disimak
50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 3 hari lalu 324 disimak
Dugaan Selundupkan 800 Kg Ketamine, Kapal Kargo Berbendera Komoro Disergap di Perairan Anambas
Artikel 5 hari lalu 318 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?