Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
    1 jam lalu
    Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
    2 jam lalu
    Ratusan Warga Geruduk Sebuah Penginapan di Cikitsu
    4 jam lalu
    Gudang PT Solar Super Power New Energy di Batam Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab
    4 jam lalu
    Polisi Tetapkan Ibu Tiri sebagai Tersangka Penganiayaan Anak 9 Tahun di Batam
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    1 jam lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    4 hari lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    4 hari lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    4 hari lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    5 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    5 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    1 minggu lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 jam lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Jaga Kestabilan Harga di Pasar, Disperindag Kota Batam Akan Terapkan Skema “Satu Harga Satu Pasar”

Editor Redaksi 1 tahun lalu 351 disimak
Ilustras. Mulai bulan Agustus 2025 tiga komoditas utama, telur, cabai dan kentang akan dikenakan kebijakan skema "Satu Harga Satu Pasar" diseluruh pasar tradisional di Kota Batam. F/ Dok. Gowest.id

SEBAGAI upaya untuk menyamaratakan harga kebutuhan pokok, sekaligus menekan disparitas harga antarwilayah yang selama ini kerap terjadi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menerapkan program “Satu Harga Satu Pasar” di seluruh pasar tradisional di Batam mulai Agustus 2025.

Melansir dari batampos.co.id, Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, konsep Satu Harga Satu Pasar ini akan memperkuat sistem distribusi bahan pokok melalui skema kerja sama langsung dengan daerah-daerah penghasil.

Dalam tahap awal, Pemerintah Kota Batam akan menggandeng sejumlah daerah seperti Kabupaten Simalungun, Tapanuli Utara, Aceh Meriah, Lombok, dan beberapa wilayah lainnya.

“Ini adalah proyek nasional. Kami beri nama: satu harga, satu pasar, satu jenis,” kata Gustian akhir pekan lalu.

Menurut dia, ada tiga komoditas yang akan disamakan harganya di semua pasar Batam. Hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Batam.

Skema ini sudah diskusikan dengan Kementerian Perdagangan, dan apabila berhasil diterapkan di Batam, maka akan diadopsi secara nasional.

“Kami akan mulai dari tiga komoditas utama, yaitu cabai, telur, dan kentang,” sebutnya.

Dalam sistem baru ini, distributor tidak lagi membeli dari tengkulak atau pasar antara, melainkan langsung bekerja sama secara business-to-business (B2B) dengan petani dari daerah penghasil.

Barang dikirim langsung ke Batam dan disalurkan ke masing-masing pasar melalui koordinator pasar yang telah ditunjuk.

“Setiap pasar akan memiliki koordinator. Distributor akan langsung mengantar komoditas setiap subuh ke pasar-pasar. Jadi, harga akan sama di seluruh pasar di Batam. Tidak ada lagi perbedaan harga antarwilayah, karena jalur distribusinya sudah ditentukan,” kata Gustian.

Dengan pola distribusi langsung ini, biaya tambahan yang biasa ditanggung pedagang dan akhirnya dibebankan kepada konsumen, akan dihapuskan. Salah satu contohnya adalah biaya angkut dari terminal utama ke pasar.

“Nantinya, ongkos angkut tersebut tidak akan dibebankan lagi kepada pedagang. Distributor yang akan menanggungnya. Sehingga, harga jual di tingkat konsumen bisa lebih stabil dan terjangkau,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Batam akan menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah kepala daerah penghasil komoditas pada 16 Juni mendatang.

Penandatanganan tersebut akan melibatkan antara lain Bupati Simalungun, Bupati Tapanuli Utara, dan Bupati Aceh Meriah.

“Kami akan mulai dari daerah-daerah tersebut sebagai percontohan. Jika sistem berjalan baik, daerah mitra akan diperluas, dan jenis komoditas pun akan bertambah,” jelas Gustian.

Saat ini, total terdapat 54 pasar tradisional aktif di Batam yang akan menjadi sasaran pelaksanaan program. Ke depan, seluruh aktivitas distribusi akan dikontrol dan diawasi oleh pengelola pasar.

Dengan sistem ini, diharapkan tidak hanya menciptakan stabilitas harga, tetapi juga memperkuat ekosistem perdagangan lokal yang lebih sehat dan berdaya saing.

Gustian optimistis program “Satu Harga Satu Pasar” akan menjadi terobosan dalam pengendalian inflasi dan efisiensi rantai pasok pangan.

Ia juga menyampaikan bahwa jika sistem ini berhasil, model distribusi langsung tersebut akan diajukan sebagai inovasi nasional dalam tata kelola perdagangan pangan.

“Insyallah paling lambat Agustus sudah kami realisasikan. Kami akan pastikan proses distribusi berjalan efisien dan transparan. Kami ingin Batam menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pengelolaan pasar tradisional yang modern dan berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.

(*/batampos)

Kaitan batam, Disperindag Batam, harga sembako, Kota Batam, Satu Harga Satu Pasar, top
Redaksi 9 Juni 2025 9 Juni 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Qurban di Masjid Al Ishlaah, 19 Ekor Hewan Tuntas Dipotong Sebelum Waktu Shalat Jum’at
Artikel Selanjutnya Batam Siapkan Program “Satu Harga Satu Pasar” untuk Stabilkan Harga

APA YANG BARU?

Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
Artikel 1 jam lalu 69 disimak
“Dua Bapak dengan Balita Mereka”
Catatan Netizen 1 jam lalu 58 disimak
Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
Artikel 2 jam lalu 74 disimak
“Tanjak Perkasa Alam Karimun”
Enjoy Karimun 2 jam lalu 72 disimak
Ratusan Warga Geruduk Sebuah Penginapan di Cikitsu
Artikel 4 jam lalu 79 disimak

POPULER PEKAN INI

Polibatam Perkuat Jejaring Internasional Lewat Global Knowledge Sharing 2026
Pendidikan 6 hari lalu 701 disimak
Pendaftar Membludak, SMK Negeri 1 Batam Kelebihan Kuota Hingga 1.546 Siswa
Pendidikan 6 hari lalu 691 disimak
Mahasiswa Batam Akan Gelar Aksi 18 Juni 2026 dengan Sembilan Tuntutan “Tuntutan 45”
Artikel 6 hari lalu 649 disimak
#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 4 hari lalu 604 disimak
Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
Tokoh 5 hari lalu 588 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?