Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan
    38 menit lalu
    DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Perizinan Ruang Laut di Batam
    42 menit lalu
    Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
    58 menit lalu
    Diduga Terlibat Penipuan Daring, Imigrasi Batam Deportasi 25 WNA Asal Vietnam
    1 jam lalu
    Cuaca Kepri Dominan Berawan, BMKG Imbau Waspadai Suhu Terik hingga 33°C
    1 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
    5 hari lalu
    Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
    5 hari lalu
    Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
    1 minggu lalu
    30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
    1 minggu lalu
    Taman Yang Hilang & Pembangunan Yang Tak Terukur
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BenarNews.org

Apa itu layanan “Lapor Mas Wapres” yang diluncurkan Gibran?

Editor Admin 2 tahun lalu 708 disimak
Warga mempelajari informasi “Lapor Mas Wapres” – layanan terhadap pengaduan warga- di depan Istana Wakil Presiden di Jakarta, 21 November 2024. © F. Eko Siswono Toyudho/BenarNewsDisediakan oleh GoWest.ID

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi membuka layanan pengaduan masyarakat dengan nama “Lapor Mas Wapres” pada 11 November 2024.

Daftar Isi
Apa tujuan “Lapor Mas Wapres”?Bagaimana cara menyampaikan aduan?Bagaimana alur penanganan aduan?Bagaimana penerapan layanan sejauh ini?Bagaimana komentar warga?Apa kata pengamat?Apakah pemerintah pernah punya layanan pengaduan serupa di masa lalu?

MASYARAKAT diizinkan mendatangi Kantor Wakil Presiden di Jakarta untuk melaporkan masalah mereka secara langsung atau lewat aplikasi pesan WhatsApp.

Kebijakan menyediakan laporan pengaduan langsung bagi masyarakat bukan kali pertama dilakukan putra sulung mantan Presiden Joko “Jokowi” Widodo itu.

Saat menjabat Wali Kota Solo periode 2021-2024, Gibran juga membuat layanan serupa dengan nama “Lapor Mas Wali”, tapi kala itu Gibran tidak menerima aduan secara langsung dan hanya menerima keluh kesah masyarakat lewat medium internet, baik melalui situs pemerintah Kota Solo maupun via media sosial seperti Twitter, Instagram, atau WhatsApp.

Apa tujuan “Lapor Mas Wapres”?

MENTERI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan dalam keterangan kepada wartawan pada 11 November mengatakan bahwa program ini bertujuan agar pemerintah lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat. Dia juga mengatakan bahwa Gibran ingin mendengarkan langsung beragam aduan masyarakat.

“Berarti bisa lebih bagus, ya, lebih cepat respons nanti dari pemerintah,” kata Budi kepada wartawan kala itu.

Warga mengisi formulir digital di depan pintu masuk layanan “Lapor Mas Wapres” di Istana Wakil Presiden di Jakarta, 21 November 2024. [Eko Siswono Toyudho/BenarNews]

Bagaimana cara menyampaikan aduan?

LAYANAN pengaduan menerima segala keluhan dan aduan dari masyarakat. Sekretariat Wakil Presiden, dalam keterangan layanan di Instagram @satwapres.ri menyatakan bahwa warga dapat mengadukan masalah mereka secara langsung dengan mendatangi Kantor Istana Wakil Presiden di Jakarta setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00-14.00 WIB atau melalui WhatsApp ke nomor 08111-704-2207.

Setiap hari, kantor wakil presiden akan menerima 50 pengadu. Pengadu yang datang harus orang yang mengalami langsung peristiwa dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta bukti permulaan atau bukti pendukung yang relevan dengan keluhan.

Jika pengadu berhalangan hadir, aduan dapat diwakilkan dengan syarat menyertakan surat kuasa bermeterai. Substansi yang menjadi aduan pun tidak boleh sedang atau telah menjadi obyek peradilan.

Bagaimana alur penanganan aduan?

DEPUTI Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden Sapto Harjono mengatakan bahwa pengaduan dari masyarakat akan dicek terlebih dahulu oleh tim Sekretariat Wakil Presiden, lalu dikoordinasikan dengan institusi atau lembaga yang terkait dengan aduan —jika aduan terkait dengan lembaga atau institusi tertentu.

Substansi aduan juga akan dicek ulang, apakah isu baru atau pernah diadukan ke lembaga atau institusi lain, kata Sapto, dikutip dari Antara.

Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Presiden Prita Laura, layanan ini terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-Lapor) dan diklaim terhubung dengan 96 lembaga serta 453 pemerintah daerah.

“Jadi, ini bukan satu-satunya kanal pelaporan, tapi ini memaksimalkan penerimaan laporan masyarakat,” kata Prita pada Kamis pekan lalu.

Bagaimana penerapan layanan sejauh ini?

SEPEKAN berjalan, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa banyak laporan iseng yang masuk ke nomor aduan yang disediakan.

Namun, dia mengaku pemerintah tengah menggodok sistem aduan baru agar laporan iseng dapat tersaring secara otomatis.

Seorang warga mencermati formulir daring “Lapor Mas Wapres” di Istana Wakil Presiden di Jakarta, 21 November 2024, layanan yang dibuka setiap Senin hingga Jumat pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dengan kuota 50 orang per hari. [Eko Siswono Toyudho/BenarNews]

Bagaimana komentar warga?

MASYARAKAT menyampaikan respons beragam terkait layanan ini. Sejumlah pelapor mengapresiasi inisiatif “Lapor Mas Wapres” ini, seperti Yuliasmi. Perempuan berusia 45 tahun ini melaporkan suaminya yeng menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Suami saya terjebak di Myanmar menjadi korban TPPO atau human trafficking sudah dua tahun ini belum ada tindakan dari pemerintah dan bingung mau lapor ke mana lagi dengan adanya layanan “Lapor Mas Wapres” ini berharap laporannya di tindaklanjuti untuk mengevakuasi suami saya.”

Pelapor lain, Sugianto dari Purwokerto, Jawa Tengah, melaporkan yang saya hadapi tentang tahan yang dia beli dari proses lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ternyata bermasalah.

“Mendapat informasi ini lewat Instagram. Saya mencoba datang kesini karena masalah yang saya hadapi sudah lama, enam tahun lebih,” kata  Sugianto.

“Saya beli lelang tanah melalui KPKNL, lelang lembaga resmi dari tahun 2019 sampai saat ini saya belum bisa menempatinya padahal saya sudah mengajukan eksekusi lewat pengadilan negeri Purwokerto tapi pengadilan selalu mengulur-ngulur padahal kemarin sudah melakukan eksekusi tetapi tidak jadi lagi.”

Tapi ada pula yang menanggapi sinis dengan mengatakan bahwa Gibran selaku wakil presiden semestinya mendorong efektivitas kementerian dan birokrasi, alih-alih mengambil peran mikro yang tidak sepadan dengan jabatannya.

“Micromanage itu masih laku banget buat masyarakat Indonesia, apalagi niatnya untuk build personality,” kata salah seorang pengguna Instagram, @oky.nr.

Ada pula sejumlah masyarakat yang mengeluhkan perihal nomor layanan pengaduan yang tidak responsif, padahal mereka telah mengirimkan pengaduan.

Apa kata pengamat?

PENGAMAT Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio berpendapat layanan aduan tersebut semestinya memang tidak dilakukan pejabat setingkat wakil presiden. 

“Layanan ini seharusnya dikeluarkan pejabat setingkat wali kota, bukan wakil presiden. Ini kebijakan nostalgia saja,” kata Hendri Satrio dalam keterangan diterima BenarNews.

Dia pun menilai kebijakan tersebut tak lebih dari gestur politik, guna mengerek citra positif Gibran di mata masyarakat yang anjlok akibat sejumlah peristiwa, seperti dugaan keterlibatan dalam skandal Fufufafa.

“Ini pencitraan saja. Karena dari sisi komunikasi politik, ini tentu efektif,” kata Hendri.

Apakah pemerintah pernah punya layanan pengaduan serupa di masa lalu?

LAYANAN pengaduan masyarakat yang digagas Gibran bukan kali pertama kali dilakukan wakil presiden. Pada 31 Maret 1988, Wakil Presiden ke-5, Sudharmono, pernah membuat layanan serupa dengan nama Tromol Pos 5000.

Sudharmono membuka layanan pengaduan masyarakat sebagai metode pengawasan atas masalah disiplin nasional, isu yang menjadi fokus pemerintah saat itu.

Sudharmono pada 26 November 1988 mengatakan terdapat 12 ribu surat pengaduan yang masuk ke Tromol Pos 5000. Sebanyak 2.000 kemudian diproses dan diteruskan ke instansi terkait, dengan sebagian di antaranya dilaporkan berujung ke pengadilan.

Kebijakan pengaduan ini juga dilanjutkan wakil presiden penerus Sudharmono yakni Tri Sutrisno.

Eko Siswono Toyudho di Jakarta turut berkontribusi dalam laporan ini.

Kaitan Gibran, Lapor mas wapres
Admin 23 November 2024 23 November 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kejaksaan Negeri Batam Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi RSUD Embung Fatimah
Artikel Selanjutnya RI akan Kurangi PLTU Batu Bara Jadi Sepertiga Bauran Energi pada 2040

APA YANG BARU?

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan
Artikel 38 menit lalu 54 disimak
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Perizinan Ruang Laut di Batam
Artikel 42 menit lalu 50 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 58 menit lalu 61 disimak
Diduga Terlibat Penipuan Daring, Imigrasi Batam Deportasi 25 WNA Asal Vietnam
Artikel 1 jam lalu 52 disimak
Cuaca Kepri Dominan Berawan, BMKG Imbau Waspadai Suhu Terik hingga 33°C
Artikel 1 jam lalu 52 disimak

POPULER PEKAN INI

Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
Artikel 5 hari lalu 488 disimak
Cuaca Panas Masih Terasa di Batam, Waspadai Hujan Angin dan Petir
Artikel 4 hari lalu 459 disimak
Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
Artikel 6 hari lalu 455 disimak
Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
Sports 5 hari lalu 426 disimak
Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 4 hari lalu 416 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?