Hubungi kami di

Tanah Air

Cium Aroma Pelemahan KPK | LBH PP Muhammadiyah Siap Dampingi Pegawai KPK yang Tak Lolos Tes ASN

iqbal fadillah

Terbit

|

Gedung KPK. Poto :@chanelindonesia.com

LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) PP Muhammadiyah siap memberikan pendampingan hukum bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat berdasarkan tes alih Status ASN. Salah satu langkah hukum yang bakal dilakukan yaitu mengajukan gugatan ke PTUN.

“Bahwa LBH PP Muhammadiyah sebagai bagian dari masyarakat sipil merasa berkewajiban melakukan pendampingan hukum atau advokasi terhadap 75 pegawai KPK yang diberhentikan dengan melakukan langkah-langkah hukum salah satunya mengajukan gugatan ke PTUN,” kata Kepala Bidang Litigasi LBH PP Muhammadiyah, Gufroni, dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5).

Dikutip dari detik.com Gufroni lantas berbicara mengenai upaya pelemahan KPK. Hal itu, kata dia, terlihat mulai dari adanya usulan revisi UU KPK.

“Bahwa pemecatan 75 pegawai KPK diyakini bagian dari skenario besar pelemahan dan pembusukan KPK mulai dari revisi UU KPK, seleksi pimpinan KPK yang bermasalah sampai pada pengalihan status pegawai KPK menjadi pegawai Aparatut Sipil Negara (ASN),” ujar Gufroni.

Gufroni menyebut mereka yang dinyatakan tak lolos ASN itu merupakan pegawai KPK yang berintegritas. Komitmen mereka terhadap upaya pemberantasan korupsi, kata Gufroni, tak diragukan.

BACA JUGA :  Menaker Buat Surat Terbuka Untuk Pekerja

“Meskipun pimpinan KPK tidak berani menyebut nama-nama 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes dengan dalih akan berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB dan BKN RI, diyakini mereka adalah yang selama ini paling getol mengungkap kasus korupsi kelas kakap dan berintegritas dalam memberantas korupsi. Salah satu nama yang santer disebut yakni penyidik senior Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap,” ujar dia.

KPK sebelumnya mengumumkan hasil tes alih status pegawai KPK menjadi ASN. Hasilnya, sebanyak 75 orang pegawai dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Hasil assessment diumumkan oleh pimpinan KPK dalam jumpa pers pada Rabu (5/5). Hasilnya dibagi menjadi 2 kategori, yaitu memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS). Tes ini sendiri diikuti oleh 1.351 pegawai.

Berikut hasil yang dibacakan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron:

Pegawai yang memenuhi syarat: 1.274 orang
Pegawai yang tidak memenuhi syarat: 75 orang
Pegawai yang tidak mengikuti tes: 2 orang

(*)

Sumber: detik.com

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook