Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔮 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
    13 jam lalu
    Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
    16 jam lalu
    Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
    16 jam lalu
    Datangi DPRD Batam, Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan Kebijakan Nasional
    1 hari lalu
    Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    13 jam lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    13 jam lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    16 jam lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    1 hari lalu
    Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    2 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    2 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    4 hari lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    7 hari lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔮 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Gubernur Ansar Dorong UMKM Kepri Naik Kelas

Editor Admin 4 tahun lalu 849 disimak

GUBERNUR Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Kepri agar naik kelas.

Menurut Ansar, sektor UMKM sangat berperan penting dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020.

Maka tak ada salahnya jika pemerintah berupaya terus mendorong daya saing pelaku usaha UMKM guna meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Berbagai upaya dilakukan Ansar bersama jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri. Di antaranya, telah membuat program subsidi pinjaman modal UMKM tanpa bunga atau nol persen yang bekerja sama dengan perbankan daerah, Bank Riau Kepri (BRK) sejak tahun 2021.

Kebijakan itu dinilai sangat membantu akses permodalan sekaligus membangkitkan semangat pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di tengah masih mewabahnya Covid-19.

Selama semester I tahun 2022, tercatat sudah sekitar 500 pelaku UMKM mengakses pinjaman modal di BRK dengan serapan anggaran sebesar Rp 10 miliar dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 30 miliar.

Pelaku UMKM hanya perlu membayar dana pinjaman pokok, sementara bunganya ditanggung penuh Pemprov Kepri melalui kerja sama yang dibangun bersama BRK.

Pemprov Kepri dan BRK juga berkomitmen menambah nominal pinjaman modal UMKM dari awalnya Rp 20 juta menjadi Rp 40 juta per pelaku UMKM. Harapannya, kebijakan ini disambut baik oleh semua kelompok pelaku usaha UMKM, mulai dari kelas mikro, kecil, hingga menengah.

Berdasarkan Online Data Sistem (ODS) di Dinas Koperasi dan UKM, dari tahun ke tahun jumlah pelaku UMKM terus meningkat. Hingga pertengahan tahun 2022, setidaknya terdapat sebanyak 146.638 UMKM yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Naik Kelas

Namun, upaya meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing UMKM tak cukup dengan hanya memberikan pinjaman modal, melainkan harus dibarengi dengan program-program pelatihan hingga pendampingan usaha secara berkesinambungan.

Kepala Bidang Pengembangan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri Endang Suhara menyebut berbagai pelatihan usaha bagi pelaku UMKM sudah dilakukan, mulai dari bagaimana cara berusaha yang baik, sampai bijak mengelola modal usaha.

Kemudian, dilakukan juga pelatihan teknis sesuai bidang usaha misalnya sektor kuliner, yaitu bagaimana meningkatkan mutu produksi untuk menjawab tantangan kebutuhan, salah satunya pelaku UMKM didorong mengurus sertifikasi halal atas produk-produk yang dihasilkan.

Pemprov Kepri melalui Dinas Koperasi dan UKM sudah meluncurkan program sertifikasi halal gratis, sehingga tinggal dimanfaatkan para pelaku UMKM sesuai mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, program berupa pendampingan terhadap pengembangan UMKM terus dilakukan dengan menurunkan sembilan tenaga pendamping yang direkrut khusus, tujuannya membantu pelaku UMKM Go Digital atau memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi terkini untuk memasarkan produk-produk mereka.

Bahkan dalam waktu dekat, Pemprov Kepri kembali akan merekrut lagi “relawan digital” guna makin memperkuat pendampingan UMKM hingga menjangkau ke semua kabupaten/kota.

Relawan digital ialah mereka pemuda atau mahasiswa cakap digital yang akan mengajarkan pelaku usaha UMKM, misalnya bagaimana desain produk yang bagus, hingga cara pemasaran di marketplace melalui perangkat digital, seperti smartphone atau laptop.

Upaya ini sejalan dengan visi-misi Gubernur-Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad-Marlin Agustina bahwa UMKM di daerah itu harus didorong untuk naik kelas, dari yang tadinya memasarkan produk secara konvensional, pelan-pelan mulai beralih menggunakan perkembangan teknologi digital.

Apalagi situasi pandemi saat ini memicu aktivitas jual beli aneka kebutuhan masyarakat via daring berkembang pesat, ditambah beberapa kebijakan pemerintah membatasi kegiatan tatap muka.

Ini tentu jadi peluang besar pelaku UMKM Go Digital agar produk-produk mereka mudah diterima di pasar dalam maupun luar negeri.

UMKM Eksportir

Bertetangga dengan negeri jiran Singapura dan Malaysia, seharusnya jadi momentum mendorong ekspor UMKM Provinsi Kepri, hingga menembus pasar global.

Sangat disayangkan jika pelaku usaha UMKM Provinsi Kepri tidak memanfaatkan peluang itu, apalagi Batam sebagai kawasan bebas yang berbatasan langsung dengan Singapura, hanya berjarak sekitar 45 menit menggunakan transportasi laut.

Ditambah lagi produk-produk UMKM Batam sulit bersaing dengan pasar dalam negeri, karena harganya lebih tinggi dipicu adanya kebijakan pajak pengiriman barang yang keluar masuk melalui kota industri tersebut.

Oleh karena itu, tak ada salahnya jika Pemprov Kepri dan pemangku kepentingan terkait berkomitmen mendorong UMKM Batam mengekspor produk-produk mereka ke negara tetangga dibanding hanya memasarkan produk di dalam negeri.

Dukungan kepala daerah terkait prioritas penggunaan APBD untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya hingga mampu menjadi eksportir juga sangat diperlukan.

Pemerintah pun diharapkan giat mendampingi pelaku UMKM yang mayoritas lulusan SMP dan SMA supaya lebih melek teknologi sehingga mampu menangkap peluang pasar internasional.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur, optimistis bahwa pemberdayaan UMKM akan mampu mendongkrak perekonomian daerah yang selama ini masih mengandalkan sektor pajak kendaraan bermotor.

Masalah kemiskinan dan pengangguran di Bumi Segantang Lada itu juga dapat dituntaskan melalui pembinaan dan pengembangan UMKM, karena UMKM adalah sektor usaha yang paling padat karya, serta tulang punggung bagi perekonomian nasional.

(*)

Sumber: Antara

Kaitan Ansar Ahmad, Eksportir, gubernur, kepri, Naik kelas, Umkm
Admin 31 Juli 2022 31 Juli 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Laga Perdana Grup A Piala AFF U-16 2022: Indonesia Hajar Filipina 2-0
Artikel Selanjutnya “Mengungkap Tantangan dan Hambatan di Pemilu 2024” | NGOBROL EVERYWHERE (FULL)

APA YANG BARU?

Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
Artikel 13 jam lalu 156 disimak
Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
Sports 13 jam lalu 160 disimak
Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
Pendidikan 13 jam lalu 144 disimak
Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
Artikel 16 jam lalu 170 disimak
Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
In Depth 16 jam lalu 184 disimak

POPULER PEKAN INI

Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
Sports 7 hari lalu 721 disimak
ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
Statistik 4 hari lalu 695 disimak
Piala Dunia 2026, Korea Selatan Comeback (2-1) Atas Republik Ceko
Sports 6 hari lalu 660 disimak
Gagal ke Final, Tim Garuda U19 Kalah Tipis dari Australia
Sports 7 hari lalu 649 disimak
Proyek Jembatan Batam–Bintan Senilai Rp17 Triliun Masih Mandek, Investor Belum Ada
Artikel 6 hari lalu 645 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?