Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Integrasi Trans Batam dan Layanan Feeder Ditargetkan Mulai 2027
    45 menit lalu
    Polisi Buru Bendahara Narkoba Planet Batam ke Luar Negeri
    1 jam lalu
    Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
    17 jam lalu
    Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
    23 jam lalu
    Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    3 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    3 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    4 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 minggu lalu
    Pembaca Lansia
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    4 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    4 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    6 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Hoegeng dan Beking Judi

Editor Admin 4 tahun lalu 600 disimak

KONSORSIUM 303 disebut-sebut sebagai kelompok Irjen Polisi Ferdy Sambo di internal kepolisian yang menjadi beking perjudian. Sambo sendiri berstatus tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Para pelaku perjudian memerlukan beking agar bisnis judinya bisa beroperasi dengan lancar. Tentu saja ada harga yang harus dibayar untuk pengamanan itu.

Penjudi dibeking oknum aparat kepolisian itu biasa, yang luar biasa penjudi menggunakan nama Kapolri. Tak tanggung-tanggung, nama yang digunakan adalah Hoegeng. Kasus lucu ini diceritakan dalam biografi mantan Kapolri ketujuh (1974–1978) Jenderal Polisi (Purn.) Widodo Budidarmo, Semua Karena Kuasa & Kasihnya karya Imran Hasibuan, dkk.

Kasus itu terjadi ketika Widodo Budidarmo menjabat Kapolda Sumatra Utara. Pada suatu hari, ketika Widodo sedang mengikuti upacara HUT kemerdekaan 17 Agustus bersama gubernur dan anggota Muspida Sumatra Utara, seorang perwira jaga Polda dengan tergesa-gesa mendatanginya. Dia menyampaikan bahwa “Pak Hoegeng ingin bicara melalui SSB (short side band) dengan Bapak, sangat penting.” Saat itu, Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso menjabat Kapolri kelima (1968–1971).

Widodo tersentak. Jika Kapolri menelepon pasti ada sesuatu yang penting. Setelah minta izin kepada gubernur dan anggota Muspida, Widodo meninggalkan upacara 17 Agustus yang belum selesai. Dia dengan tergesa-gesa meluncur ke kantor Polda Sumatra Utara.

Di depan pesawat SSB, Widodo bertanya, “Ada perintah apa Pak Hoegeng?”

“Begini Mas Widodo, di Medan ada bandar judi yang memakai nama saya untuk beking,” kata Hoegeng memerintahkan. “Tolong dicari siapa orang itu dan laporkan kepada saya tidak lebih dari jam 12 siang ini.”

“Siap Pak akan saya kerjakan,” kata Widodo. Saat itu sekitar pukul 09.30.

Menurut Imran Hasibuan, dkk., Widodo mafhum Hoegeng paling keras dan tidak kenal kompromi dengan perjudian. Siapa pun tahu Hoegeng bersih dan tidak pandang bulu menangkap siapa pun yang melakukan perjudian.

“Kok sekarang namanya dipakai sebagai beking judi di Medan. Widodo paham bagaimana geramnya Hoegeng,” tulis Imran.

Widodo segera memanggil Asisten Intel Kolonel Polisi Bismo Soejitno untuk mengusut bandar judi itu. “Cari siapa yang memakai nama Pak Hoegeng,” perintah Widodo.

Bismo bergerak cepat. Kurang dari satu setengah jam, Bismo sudah mendapatkan nama bandar judi itu kemudian melaporkannya kepada Widodo.

“Ada Pak, orang Cina namanya Yasper Hoegeng. Nama aslinya Yap Hao Ging. Tapi nama itu diubah menjadi Yasper Hoegeng lewat keputusan pengadilan,” kata Bismo. Bismo juga mengatakan bahwa Yasper Hoegeng bukan bandar judi tapi penjual lotere.

Widodo segera melaporkan hasil temuannya kepada Hoegeng. Dia menyampaikan bahwa orang yang menggunakan nama Hoegeng adalah Yasper Hoegeng, perubahan nama dari Yap Hao Ging yang diputuskan melalui prosedur hukum.

Hoegeng tak terima perubahan nama itu karena bisa disalahgunakan. Bisa jadi memang tujuan Yap Hao Ging mengubah namanya untuk melancarkan bisnisnya menjual lotere; orang mengira Yasper punya bekingan Hoegeng.

“Mas Widodo, saya tidak peduli apakah perubahan namanya diputuskan pengadilan atau tidak, suruh dia ubah namanya,” kata Hoegeng.

Widodo mendapat tugas yang tidak mudah. Dia kemudian memerintahkan Bismo untuk mendatangi Yasper dan memintanya tidak menggunakan nama “Hoegeng” lagi. Tidak sampai satu jam, Bismo kembali berhasil menjalankan tugasnya.

“Berhasil Pak, dia mau mengubah namanya. Sekarang tidak ada lagi kata Hoegeng di namanya,” kata Bismo.

Widodo segera melaporkan kepada Hoegeng yang kemudian lega mendengar hasil kerja Widodo. Selesailah sudah urusan “Hoegeng” sebagai beking judi itu.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan Beking, Hoegeng Iman Santoso, judi, Konsorsium 303, polisi, Widodo Budidarmo
Admin 8 Oktober 2022 8 Oktober 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Bapenda Kepri: Realisasi PAD hingga September Capai Rp 1,046 Triliun
Artikel Selanjutnya Jaksa Agung Perintahkan Kejaksaan Beri Tuntutan Maksimal Kasus Narkoba-TPPO di Kepri

APA YANG BARU?

Integrasi Trans Batam dan Layanan Feeder Ditargetkan Mulai 2027
Artikel 45 menit lalu 62 disimak
Polisi Buru Bendahara Narkoba Planet Batam ke Luar Negeri
Artikel 1 jam lalu 79 disimak
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 17 jam lalu 166 disimak
Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 23 jam lalu 574 disimak
Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
Artikel 1 hari lalu 169 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 23 jam lalu 574 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 4 hari lalu 435 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 4 hari lalu 386 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 4 hari lalu 378 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 4 hari lalu 344 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?