Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
    23 jam lalu
    Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
    2 hari lalu
    Pajak Kendaraan dan Videotron Jadi Andalan Kota Batam Tingkatkan PAD
    2 hari lalu
    Masuk Bulan ke-8, Amsakar Kebut OPD: Realisasi Program Harus Tembus 50%
    2 hari lalu
    Dua Orang Pelaku Pencurian HP Diamankan Personel Polsek Bengkong
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
    1 hari lalu
    Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
    4 hari lalu
    30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
    4 hari lalu
    Taman Yang Hilang & Pembangunan Yang Tak Terukur
    4 hari lalu
    Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Jaminan KPU Untuk Surat Suara

Editor Admin 7 tahun lalu 1.2k disimak

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengakui banyak pihak yang berupaya meretas situs basis data pemilih untuk Pemilu 2019. Serangan peretas datang terus menerus dari dalam dan luar negeri.

“Kalau nyerang ke web kita itu memang ada terus dan itu bisa datang dari mana-mana, dilihat dari IP Address-nya itu datang dari dalam negeri dan luar negeri,” ungkap Arief di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (13/3/2019), dikutip Liputan6.com.

Arief menjelaskan, KPU telah berupaya menangkal serangan itu, termasuk melacak IP Address peretas. Namun, kata dia, alamat IP negara yang terdeteksi tidak berarti negara asal pelaku. Pelaku dari dalam negeri bisa saja menggunakan alamat IP luar negeri.

Serangan yang dilancarkan, sebut Arief, antara lain deface (mengganti atau menyisipkan file pada peladen). Ada bentuk lain pula, tapi Arief enggan mengungkapnya.

Arief pun memastikan semua serangan bisa ditangani. “Kalau orangnya sudah ditangkap, Anda bisa identifikasikan siapa dia, dari mana, dan motifnya apa,” tukasnya.

Terpisah, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengatakan lembaganya selalu bekerja dengan baik meski tetap ada kekurangan. Ia pun mengingkatkan siapapun yang kecewa lebih baik bertemu secara langsung untuk menyampaikan kritiknya daripada menyerang sistem.

“Misalnya orang-orang kita bagaimana sikap politiknya, kita harap hacker bisa dukung kita. Kalau ada yang mau kritisi, silakan datang. Kita siap dialog,” jelasnya.

Tak pengaruhi hasil pemilu

Arief pun menjamin proses Pemilu 2019 tak akan terpengaruh oleh serangan gencar para peretas. Tim IT KPU selalu berupaya membentengi pertahanan lembaganya.

“KPU menjaga sistem kita, aman, orang kan mau nyerang kan datang terus, tapi kita berupaya membentengi supaya tetap aman. Sampai sekarang web kita aman,” bebernya.

Serangan para peretas terhadap sistem IT KPU, sambung Arief, dipastikan tak akan bisa mengubah hasil Pemilu 2019. Rekapitulasi suara dilakukan dengan cara manual.

“Penghitungan suara itu yang ditetapkan adalah hasil rekapitulasi secara berjenjang dan manual melalui berita acara. Jadi andaikan sistem diserang, KPU nyatakan enggak pakai itu..,” tukasnya.

Sebelumnya, Bloomberg menyiarkan kabar bahwa basis data pemilih di KPU tengah diserang oleh peretas yang berasal dari Tiongkok dan Rusia. Media milik Michael Bloomberg ini mengutip wawancara dengan Arief.

Bahkan media tersebut menulis peretas berupaya untuk memanipulasi atau memodifikasi konten serta menciptakan pemilih hantu, atau identitas pemilih palsu.

Namun saat dikonfirmasi, Arief membantah pernyataannya yang dimuat Bloomberg. “Jadi tidak seperti diberitakan (Bloomberg) itu, bahwa yang ngehack pasti dari situ (Tiongkok dan Rusia), tapi dari IP Address bisa datang dari mana-mana. Cuma orangnya siapa kita tidak tahu,” tegasnya.

Peretasan baik melalui surel maupun kata sandi yang terlalu mudah kerap menghantui para pengguna internet dengan beragam platform. Sebenarnya ada beberapa kiat untuk mempertahankan data atau informasi pribadi dari para peretas. Satu di antaranya bisa digunakan adalah cara enkripsi.

Apa itu enkripsi? Apakah enkripsi mampu mengamankan berbagai data penting dalam komputer?

Enkripsi adalah suatu proses pengaman data yang disembunyikan atau proses konversi data (plaintext) menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca atau dimengerti.

Hanya si pemilik data yang bisa mengaksesnya melalui kata sandi atau kunci khusus (key) untuk mengubah informasi tersebut kembali ke bentuk aslinya agar bisa dibaca.

Contoh skema enkripsi paling sederhana yang sudah lama diketahui para praktisi internet adalah enkripsi alphanumeric.

Enkripsi ini mengubah abjad menjadi angka. Misalnya kata Happy Birthday diubah menjadi 81161625 29182084125. Tentu saja contoh skema enkripsi tersebut terlalu sederhana karena tidak dibuat melalui mesin atau perangkat lunak (software) enkripsi.

Sumber : Liputan6 / Kabar Bisnis ‘ Beritagar

Kaitan KPU, peretas, surat suara, top
Admin 14 Maret 2019 14 Maret 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Festival Band Untuk Jaring Pemilih Pemula
Artikel Selanjutnya KPK Minta Pemerintah Tak Bentuk Institusi Baru

APA YANG BARU?

Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
Artikel 23 jam lalu 169 disimak
Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
Sports 1 hari lalu 142 disimak
Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
Artikel 2 hari lalu 150 disimak
Pajak Kendaraan dan Videotron Jadi Andalan Kota Batam Tingkatkan PAD
Artikel 2 hari lalu 118 disimak
Masuk Bulan ke-8, Amsakar Kebut OPD: Realisasi Program Harus Tembus 50%
Artikel 2 hari lalu 120 disimak

POPULER PEKAN INI

Warga Diminta Waspada, BMKG Meperkirakan Cuaca Batam Berubah-ubah
Artikel 5 hari lalu 449 disimak
Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
Sports 4 hari lalu 353 disimak
Antisipasi Amblasnya Jalan Gajah Mada, Jalur Pemakaman Tionghoa Jadi Alternatif
Artikel 4 hari lalu 352 disimak
30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
Pendidikan 4 hari lalu 350 disimak
BP Batam Ultimatum Pemilik Lahan Nganggur: Update Data & Progres Pembangunan Paling Lambat 31 Agustus
Artikel 6 hari lalu 333 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?