Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
    18 jam lalu
    KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
    18 jam lalu
    Sebanyak 7869 Jemaah Haji Debarkasi Batam Telah Pulang ke Tanah Air
    18 jam lalu
    Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
    1 hari lalu
    Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    13 jam lalu
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    1 hari lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    5 hari lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    5 hari lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Bakau Api Api
    15 jam lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    18 jam lalu
    Pulau Benan, Lingga
    6 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    7 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    6 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Jelang Imlek, Nelayan Batam Berburu Ikan Dingkis

Editor Admin 3 tahun lalu 492 disimak

MENJELANG perayaan Tahun Baru Imlek, melayan di Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Kepulauan Riau mulai berburu ikan Dingkis. Para nelayan menurunkan kelong miliknya untuk mendapatkan ikan dingkis.

Hal ini diungkapkan Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto. Menurut dia, perayaan Imlek bagi nelayan di Belakangpadang merupakan berkah yang hanya datang sekali dalam setahun. Sebab, harga jual ikan dingkis meningkat.

“Sudah dari beberapa minggu yang lalu para nelayan menurunkan kelong-kelong mereka. Jumlah kelong yang ada di Kecamatan Belakangpadang yang sudah diturunkan itu mencapai ratusan,” kata Yudi di Batam, dilansir dari Antara, Rabu (18/1/2023).

Yudi menuturkan, pada hari biasa kelong-kelong milik nelayan ini tidak seramai menjelang Imlek, hanya beberapa nelayan saja yang memasang kelong, dan itu hanya untuk ikan-ikan tertentu.

Dia menyebutkan, penghasilan yang bisa didapat seluruh nelayan di Belakangpadang dari hasil penjualan ikan dingkis ini bisa mencapai miliaran rupiah menjelang dan saat Imlek.

“Satu kelong saja, bisa menghasilkan puluhan juta rupiah, kalau semua kelong dari seluruh kelurahan yang ada di Belakangpadang itu perputaran uangnya bisa sampai miliaran juga,” ucapnya.

Yudi menjelaskan, ikan dingkis ini merupakan makanan favorit warga Tionghoa yang berada di Selat Malaka saat Imlek, terlebih di Singapura. Maka dari itu, kebanyakan nelayan di Belakangpadang menjual hasil tangkapan ikan dingkis ke Singapura melalui tengkulak.

Terutama ikan dingkis yang berasal dari Belakangpadang, yang paling terkenal di Singapura karena memiliki telur yang lebih besar dan daging yang lebih lembut dari tempat-tempat lain.

Salah satu pemilik kelong, Laili mengatakan, dia bersama keluarganya sudah menurunkan kelong miliknya sejak dua minggu lalu. Kata dia, itu rutin dilakukan menjelang Imlek. Sedangkan hari biasa, dia tidak menurunkan kelongnya dan hanya mencari ikan seperti biasa tanpa menggunakan kelong.

Hal itu dia lakukan karena permintaan ikan dingkis ini menjelang Imlek sangat banyak serta harga jual yang tinggi. Terutama untuk masyarakat Tionghoa yang berada di Selat Malaka, terlebih di Singapura.

Maka dari itu, kata Laili, kebanyakan nelayan di Belakangpadang menjual hasil tangkapan ikan dingkis ke Singapura melalui tengkulak.

“Harganya bisa lima kali lipat dari harga hari biasa. Kalau menjelang Imlek itu bisa ratusan ribu per kilo, hari biasa paling hanya Rp 30 ribu saja,” kata dia.

Dia menyebutkan, hasil dari penjualan ikan dingkis itu bisa mencapai puluhan juta dalam satu bulan untuk satu orang saja. Uang tersebut biasanya mereka tabung dan ada juga digunakan untuk membeli kebutuhan mencari ikan.

“Jelang Imlek ini memang berkah buat kami nelayan di pulau-pulau, kami sangat semangat menjelang Imlek ini,” ucapnya.

(*/ade)

Kaitan Belakangpadang, Ikan dingkis, imlek, kepri, Kota Batam
Admin 18 Januari 2023 18 Januari 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Keterbatasan Jaringan Menjadi Pangkal Persoalan Air Bersih di Batam
Artikel Selanjutnya Sebelum Vaksin Kedaluwarsa, Satgas Imbau Warga Kepri Vaksinasi Covid-19

APA YANG BARU?

Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
Lingkungan 13 jam lalu 163 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 15 jam lalu 162 disimak
HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
Artikel 18 jam lalu 221 disimak
KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
Artikel 18 jam lalu 170 disimak
Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
Statistik 18 jam lalu 197 disimak

POPULER PEKAN INI

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 6 hari lalu 695 disimak
Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
Tokoh 7 hari lalu 682 disimak
Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
Artikel 6 hari lalu 656 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 6 hari lalu 643 disimak
Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 5 hari lalu 633 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?