Hubungi kami di

Tanjung Pinang

Kasus Covid-19 Meningkat, Tanjungpinang Berpotensi PPKM Level II

Terbit

|

Ilustrasi: Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PENINGKATAN kasus aktif virus Corona (Covid-19) yang cukup signifikan dalam dua pekan terakhir, membuat Kota Tanjungpinang berpotensi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana, dikutip dari Antara, Jumat (5/8/2022).

Tjetjep menyatakan saat ini Kota Tanjungpinang menuju Level II PPKM seiring dengan penambahan jumlah kasus aktif Covid-19. “Saat ini masih Level I PPKM menuju Level II karena ada peningkatan kasus aktif yang cukup signifikan dalam dua pekan terakhir,” kata Tjetjep .

Satgas mencatat jumlah kasus baru di Kepri mencapai 21 orang, tersebar di Tanjungpinang dan Batam masing-masing sembilan orang, dan Kabupaten Bintan tiga orang. Jumlah pasien yang sembuh di Batam sebanyak empat orang dan Tanjungpinang tiga orang.

BACA JUGA :  Wagub Kepri Berbagi Tips Selalu Tampil Energik, Ini Rahasianya!

“Tidak ada laporan kasus kematian Covid-19 di Kepri,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu menjelaskan jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 117 orang, dimana 60 orang di antaranya merupakan warga Tanjungpinang, sedangkan Batam 42 orang, Bintan sembilan orang, dan Karimun enam orang.

“Kasus aktif tertinggi di Kepri berada di Tanjungpinang,” ungkapnya.

Tjetjep menjelaskan kenaikan level PPKM akan mempengaruhi aktivitas masyarakat. Semakin tinggi level PPKM, maka semakin terbatas aktivitas masyarakat di luar rumah.

“Kalau sudah masuk ke Level III PPKM, maka akan kembali seperti tahun lalu, aktivitas sosial, perekonomian dan pendidikan dibatasi untuk mencegah penularan Covid-19,” tuturnya.

BACA JUGA :  Sirkuit F1 di Bintan Segera Ground Breaking, Dihadiri Presiden Jokowi

Untuk mencegah agar PPKM tidak naik level, Tjetjep mengajak masyarakat disiplin dalam menggunakan masker dan rajin-rajin membersihkan tangan. “Bagi yang belum vaksinasi segera suntik vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh,” imbaunya.

Persentase keterpakaian tempat tidur harian untuk pasien covid-19 di Tanjungpinang mencapai 4,68 persen, Batam 0,63 persen, dan Bintan 1,09 persen, sementara warga Karimun yang terinfeksi Covid-19 bergejala ringan sehingga tidak dirawat di rumah sakit.

“Kabupaten Natuna, Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas nihil kasus aktif Covid-19,” katanya.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid