Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    KSOP Larang Pompong Bersandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura
    6 jam lalu
    Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan
    8 jam lalu
    DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Perizinan Ruang Laut di Batam
    8 jam lalu
    Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
    9 jam lalu
    Diduga Terlibat Penipuan Daring, Imigrasi Batam Deportasi 25 WNA Asal Vietnam
    9 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    15
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 (Bagian 1)
    5 jam lalu
    1.225 Pelari Padati Dekranasda Fun & Run 2026 di Tanjungpinang
    6 jam lalu
    Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
    5 hari lalu
    Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
    6 hari lalu
    Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Kementerian P2MI Dukung Polda Kepri Deklarasikan Pencegahan PMI Ilegal

Editor Redaksi 1 tahun lalu 482 disimak
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin menyerahkan cinderamta kepada Menteri P2MI, Abdul Kadir Kardin, usia acara Deklarasi Pencegahan PMI Ilegal di Mapolda Kepri, Jum'at (25/4/2025). F/ Humas Polda Kepri.

MEMTERI Pemberdayaan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Kardin, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas langkah jajaran Polda Kepulauan Riau (Kepri) dalam menggagas deklarasi bersama pencegahan pengiriman pekerja migran ilegal dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Hal itu disampaikan Menteri P2MI saat menghadiri acara Deklarasi Polda Kepri Pencegahan PMI Ilegal bersama dengan Forkopimda Provinsi Kepri di Mapolda Kepri, Jumat (25/4/2025).

“Hari ini saya secara khusus datang ke Polda Kepri karena ada hal yang sangat penting. Kapolda dan seluruh jajarannya telah memprakarsai deklarasi pencegahan PMI ilegal bersama kementerian. Ini yang pertama di Indonesia,” jelas Menteri Abdul Kadir.

Menurut Abdul Kadir, Batam memiliki posisi strategis sebagai salah satu jalur transit utama keberangkatan pekerja migran ilegal. Karena itu, berbagai pendekatan diperlukan, baik dari sisi penegakan hukum maupun pembinaan.

“Kita harus kepung Batam dengan berbagai treatment. Kami akan mendorong calon PMI ilegal untuk dicegah dan diarahkan secara prosedural. Mereka akan kami klasifikasi, dilatih, dan diberangkatkan secara legal,” jelasnya.

Dijelaskannya, 95 persen persoalan yang menimpa pekerja migran Indonesia di luar negeri berakar dari proses keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.

Untuk itu, selain menindak tegas sindikat dan calo, Kementerian P2MI juga tengah menyiapkan skema pelatihan dan pemberangkatan formal bagi PMI yang dicegah keberangkatannya.

“Jadi rata-rata permasalahan di luar negeri yang menimpa PMI, karena memang berangkat secara ilegal,” tegasnya.

Disinggung mengenai keterbatasan anggaran dalam penanganan TPPO, Menteri Abdul Kadir menyatakan bahwa masing-masing lembaga memiliki peran berbeda.

Seperti kementriannya memiliki peran untuk menyiapkan kebijakan dan program.

“Tugas saya adalah menyiapkan kebijakan. Soal anggaran sudah ada untuk program antisipasi dan pencegahan,” ujarnya.

Dilain pihak, Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, menyambut baik atas dukungan yang diberikan pihak Kementerian P2MI.

Ia menyebut deklarasi ini sebagai bentuk sinergi antara Forkopimda, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk memutus rantai pengiriman pekerja migran nonprosedural.

“Ini suntikan semangat dari Pak Menteri. Kami akan memperkuat kerja sama lintas sektor untuk pencegahan dan penindakan terhadap pengiriman ilegal,” kata Asep.

Ia menambahkan bahwa Kepolisian akan terlibat dalam penyusunan formula bersama Kementerian dan pemerintah daerah untuk memberikan solusi yang lebih manusiawi bagi calon PMI yang telah dicegah keberangkatannya.

“Seperti arahan Kapolri, carilah solusi terbaik agar masyarakat bisa bekerja di luar negeri dengan mudah namun tetap legal,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan terkait tingkat kerawanan TPPO di Kepri, Kapolda menyebut wilayah ini termasuk zona rawan berdasarkan data internal, bersama dengan Soekarno-Hatta, Jawa Timur, dan NTB.

“Modus operandi kini lebih canggih. Mereka dilengkapi dokumen resmi dan didandani seolah-olah hendak berwisata. Ini yang perlu diwaspadai,” ungkapnya.

Untuk mendukung pencegahan, Polda Kepri telah mengajukan penambahan armada kapal sejak 2024. Namun hingga kini, penguatan sarana masih menunggu tindak lanjut dari Mabes Polri.

“Kalau sekarang, saya akan laporkan langsung ke Kapolri. Kami terus mengupayakan penguatan fasilitas untuk memperkuat pengawasan laut,” ujar Kapolda.

Terkait pelabuhan-pelabuhan tidak resmi atau “pelabuhan tikus”, ia menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan TNI AL, Bakamla, Polairud, serta Kementerian Perhubungan untuk memastikan semua kapal terdaftar dan diawasi ketat.

“Soal pelabuhan tikus, kami kerja sama dengan polri, lanal, bakamla, polair, minta kapal besar-kecil harus terdaftar di Kementerian Perhubungan, kalau tidak terdaftar repot. Ini jadi atensi kami, utama malah,” pungkas Asep.

Sebagiaman yang diketahui, angka deportasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri beberapa tahun terakhir sangat tinggi, terutama dari Malaysia.

Diduga, keberangkatan non prosedural atau secara ilegal, menjadi penyebab utama permasalahaan PMI di luar negeri.

Modus operandi TPPO atau PMI ilegal adalah menggunakan dokumen identitas resmi, dan bergaya layaknya berwisata atau jalan-jalan keluar negeri. Sehingga hal tersebut membuat aparat kesulitan mendeteksi mana penumpang yang akan berwisata dan bekerja secara ilegal. (*)

Kaitan Abdul Kadir Kardin, batam, Kementerian P2MI, Kota Batam, PMI Ilegal, polda kepri, top
Redaksi 27 April 2025 27 April 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Dompak Dialihkan ke Bintan
Artikel Selanjutnya Pentingnya Peran Lamun dalam Ekosistem Kehidupan

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 (Bagian 1)
Histori 5 jam lalu 103 disimak
KSOP Larang Pompong Bersandar di Pelabuhan Sri Bintan Pura
Artikel 6 jam lalu 83 disimak
1.225 Pelari Padati Dekranasda Fun & Run 2026 di Tanjungpinang
Sports 6 jam lalu 122 disimak
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan
Artikel 8 jam lalu 121 disimak
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Perizinan Ruang Laut di Batam
Artikel 8 jam lalu 107 disimak

POPULER PEKAN INI

Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
Artikel 6 hari lalu 502 disimak
Cuaca Panas Masih Terasa di Batam, Waspadai Hujan Angin dan Petir
Artikel 5 hari lalu 480 disimak
Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
Artikel 6 hari lalu 461 disimak
Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 4 hari lalu 447 disimak
Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
Sports 6 hari lalu 437 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?