Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
    12 jam lalu
    Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
    14 jam lalu
    Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    15 jam lalu
    Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
    16 jam lalu
    Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    1 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    2 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    4 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    4 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Serial

Kontradiksi di Selat Philips

Pecong; Pucung Penanda Pulau (1)

Editor Admin 3 tahun lalu 1.4k disimak
Ilustrasi, © bintorosuryo.com

DOMU sakit. Sudah tiga hari lebih meringkuk demam. Sekali waktu, kita memang perlu berdamai dengan tubuh, kan?

Oleh : Bintoro Suryo


“Istirahat aja, mu. Nanti ke Pecong, biar saya dan Sania”.

Perjalanan kali ini, adalah yang pertama tanpa dia. Saya ditemani gadis muda yang mungkin, seharusnya mengisi panggung-panggung model. Ada hiruk pikuk, glamour dan kilatan blitz kamera. Bukan ke tempat-tempat sepi dan jauh dari keramaian kota, seperti tujuan kali ini; pulau Pecong. Pulau kecil berhampiran pulau Bulan di sisi barat Batam.

“Oke, pak. Sania mau”, kata Sania bersemangat.


JARAK ke pulau Pecong ternyata tidak dekat dari Batam. Butuh waktu sekira satu jam perjalanan menggunakan perahu boat dari dermaga rakyat di pelabuhan Sekupang.

Jika kita tidak menggunakan perahu boat sewa, hanya ada satu kali transportasi laut yang melayani rute dari pelabuhan Sekupang ke pulau Pecong. Pagi dari pelabuhan Sekupang dan sore hari dari pelabuhan pulau Pecong.

Pulau itu berhampiran dengan pulau Bulan yang secara ukuran luas, seperti David dan Goliat. 🙂

Luas pulau itu hanya sekitar 16,368 km. Penduduk yang mendiami juga tidak banyak, hanya 902 jiwa saja. Secara administratif, pulau itu masuk dalam wilayah kecamatan Belakangpadang di kota Batam. Secara hubungan sosial, masyarakat di sini, umumnya yang mendiami wilayah Kepulauan, biasanya berkerabat satu dengan lainnya di pulau-pulau sekitar.

“Saya belum pernah ke pulau-pulau begini, pak. Itu Singapur ya”, kata Sania separuh berteriak di atas perahu boat yang membelah laut, menyisir pulau-,pulau kecil di sekitarnya. Deru mesin boat begitu keras terdengar.

“Ya, itu Singapur di sebelah sananya”, jawab saya juga separuh berteriak.

Boat pancung yang kami naiki, terus bergerak membelah laut. Kadang terhempas-hempas dengan keras saat berpapasan dengan kapal lain yang lebih besar. Dari peta yang saya buka di ponsel, kami baru melalui separuh perjalanan, masih ada sekitar 30 menitan lagi untuk sampai ke tujuan.

Tekong boat pembawa perahu pancung kami. © bintorosuryo.com

Pulau Pecong yang akan kami kunjungi bersama sekitar 108 pulau kecil lain, saat ini masuk dalam wilayah kecamatan Belakangpadang di kota Batam. Gugus pulau-pulau kecil tersebut, tergolong sebagai pulau – pulau terluar negara. Perairan yang melingkupinya juga sangat strategis karena terhubung ke selat Philip di hadapannya yang merupakan selat tersibuk di dunia.

Selat pemisah Indonesia dan Singapura itu menghubungkan antara dua ‘dunia’, barat dan timur jauh hingga ke daratan China dan kepulauan Jepang. Ini perairan yang terhubung juga ke selat Malaka, selat yang menjadi perebutan sejak zaman silam karena letaknya yang sangat strategis.

Pada masa lalu, para penghuni pulau-pulau kecil yang tersebar sepanjang perairan strategis ini adalah suku Melayu. Mereka biasa juga disebut sebagai orang Selat atau orang laut, mengingat kehidupan mereka yang bersentuhan dengan lautan.

Orang Laut telah menjadi nama salah satu suku bangsa di perairan Sumatera Timur (termasuk di wilayah Kepulauan Riau) dan Selat Malaka sejak dulu. Cirinya adalah cara hidup yang khas dan sangat tergantung kepada lautan di sekitarnya. Mereka bermukim di berbagai sungai yang bermuara ke laut, pulau, dan muara-muara sekitar perairan. Kelompok ini termasuk juga yang biasa disebut Orang Laut yang bertempat tinggal di perahu dan hidup mengembara di perairan – perairan sekitarnya.

Peta yang dibuat oleh Valentijn François pada tahun 1726 tentang selat Malaka, © arsip website Library of Congress, USA

Sebuah peta yang dibuat oleh Valentijn François pada tahun 1726 (dari arsip website Library of Congress, USA), sudah memperlihatkan gambaran tentang vitalnya perairan ini sejak dulu. Francois mendeskripsikan sebuah selat padat bernama Straat van Malakka yang melewati jalur perairan ini. Ada gambar peta pulau Temasek (Singapura, kini) dan juga Batam, namun belum diberi nama.

Di masa kini, letak yang strategis dari perairan ini bisa dilihat dari begitu digdayanya Singapura dalam kancah perekonomian dunia. Sebuah negeri pulau kecil yang diuntungkan dengan keberadaan selat Philip di hadapannya.

Namun, keberuntungan sepertinya baru memihak ke negara kecil itu, tapi belum ke pulau-pulau kecil di hadapannya. Sebuah kontradiksi nyata yang terlihat.

(*)

Bersambung

Selanjutnya : Rengkam, Tumpuan Nelayan Saat Cuaca Buruk – Pecong; Pucung Penanda Pulau (2)

Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini pertama kali terbit di : bintorosuryo.com

Kaitan batam, Kepulauan, Pucung, pulau pecong, singapore, singapura
Admin 5 November 2023 5 November 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mak Timah, Wanita 60 Tahun Jadi Santri
Artikel Selanjutnya Kontingen Porwil 2023 Kepri Targetkan Masuk 5 Besar

APA YANG BARU?

Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
Artikel 12 jam lalu 113 disimak
Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
Artikel 14 jam lalu 198 disimak
Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Artikel 15 jam lalu 243 disimak
Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
Artikel 16 jam lalu 178 disimak
Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
Artikel 16 jam lalu 221 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 2 hari lalu 685 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 4 hari lalu 567 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 3 hari lalu 507 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 2 hari lalu 502 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 5 hari lalu 500 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?