Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam
    9 menit lalu
    Juli 2026: Turis Asing ke Batam Turun 10,78 Persen
    28 menit lalu
    Amsakar: THM di Batam yang Main-main dengan Narkoba, Izinnya Akan Kita Cabut
    23 jam lalu
    Ombudsman Kepri Tegur Keras ABH: Respon Tangki Air Darurat Lambat
    1 hari lalu
    Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 hari lalu
    Pembaca Lansia
    2 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    4 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    4 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    3 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Layanan Air Bersih di Batam Memburuk, Ombudsman Kepri Turun ke Lapangan

Editor Admin 17 menit lalu 76 disimak

KRISIS air bersih di Kota Batam pasca-kerusakan pipa di kawasan Batamindo pada 29 Agustus 2026 lalu masih mendera warga. Aliran air yang tak kunjung pulih memaksa masyarakat di berbagai kawasan masih kesulitan. Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meninjau beberapa lokasi terdampak, Senin (1/9/2026).

Penderitaan paling parah ditemukan di Perumahan Taman Sari Hijau, Tiban Baru. Saat jajaran Ombudsman turun ke lokasi, pasokan air warga mati total. Selama berhari-hari, air hanya mengalir sekadar ‘menumpang lewat’ pada pukul 01.00 hingga 05.00 WIB, lalu mati total di siang dan sore hari.

Kondisi serupa merembet ke kawasan Sei Lekop. Gangguan air yang sudah berlangsung tiga hingga empat hari hanya mengalir terbatas mulai pukul 22.30 WIB. Bagi warga yang tinggal di area bertanah tinggi, situasi kian menyiksa karena tekanan pipa yang sangat lemah.

Tak cuma itu, keterbatasan pasokan air di jam-jam dini hari juga menyiksa warga di Tiban Tiga, Tanjung Sengkuang, dan Perumahan Dreamland Marina Tanjung Riau. Sementara di Sagulung Berseri, meski air mulai mengalir bertahap sejak 1 September pukul 10.00 WIB, titik pemukiman di area tinggi masih belum tersentuh.

Layanan Tangki Lambat

Di tengah ketidakpastian tersebut, bantuan darurat berupa pengiriman tangki air dari operator justru dinilai sangat lambat. Warga mengeluhkan tangki air baru merespons tiga hingga empat hari setelah dihubungi.

Menanggapi carut-marut ini, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepri, Lagat Siadari, melayangkan teguran keras kepada BP Batam selaku penanggung jawab pelayanan air melalui SPAM Batam, serta mitranya, PT Air Batam Hilir.

“Prinsipnya air itu adalah kebutuhan dasar dan ketentuan perundang-undangan mewajibkan itu berjalan selama 24 jam setiap hari,” tegas Lagat.

Lagat mendesak SPAM Batam untuk meningkatkan pengawasan terhadap operator dan menuntut transparansi kapasitas penanganan darurat yang dimiliki PT Air Batam Hilir.

“Perlu memang keterbukaan atau transparansi dari Air Batam Hilir bagaimana kekuatan mereka sebenarnya mengantisipasi kekurangan air ini. Kami minta SPAM Batam mengintensifkan pengawasan terkait tanggung jawab mereka untuk perbaikan pipa yang rusak dan merespon kebutuhan air dengan alternatif distribusi tangki,” ujarnya.

Ombudsman Kepri mendesak agar janji pemulihan sistem aliran air benar-benar direalisasikan secara konsisten demi mencegah munculnya krisis baru bagi masyarakat Kota Batam.

Berikut draf artikel jurnalistik mengenai penjelasan resmi dari pihak SPAM BP Batam dan PT Air Batam Hilir (ABHi) terkait krisis air tersebut.

Normalisasi Berlangsung Bertahap

Menanggapi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah Kota Batam pasca-kerusakan jaringan di kawasan Muka Kuning, pihak pengelola dan operator suplai air minum memberikan penjelasan resmi. Pihak SPAM BP Batam bersama mitranya, PT Air Batam Hilir (ABHi), menyatakan bahwa proses perbaikan pipa utama telah tuntas, namun pemulihan aliran ke rumah warga membutuhkan waktu.

Kerusakan teknis yang menjadi akar masalah tersebut diketahui berupa kebocoran pada pipa distribusi utama yang berlokasi di depan Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning. Kerusakan pipa vital ini berdampak langsung pada penurunan tekanan hingga terhentinya pasokan air ke pemukiman warga di berbagai daerah, seperti kawasan Tiban, Sei Lekop, hingga Sagulung.

Pihak PT Air Batam Hilir mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik perbaikan perpipaan yang rusak tersebut telah rampung dikerjakan oleh tim teknis pada Sabtu, 29 Agustus.

Menjawab keluhan warga mengenai air yang belum mengalir atau hanya menyala di jam-jam tertentu meski perbaikan telah selesai, SPAM BP Batam menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat proses normalisasi jaringan yang berlangsung secara bertahap.

Setelah pipa selesai diperbaiki dan air kembali dialirkan dari pusat pengolahan, sistem membutuhkan waktu untuk mengisi ulang volume serta membangun kembali tekanan udara dan air di sepanjang jaringan perpipaan. Hal inilah yang menyebabkan area pemukiman yang berada di lokasi tanah tinggi (elevasi tinggi) serta kawasan yang berada di ujung titik jaringan distribusi mengalami keterlambatan pemulihan dibanding wilayah lainnya.

Guna meminimalisasi dampak krisis air bersih harian warga selama masa transisi pemulihan ini, PT Air Batam Hilir menyatakan telah mengerahkan armada mobil tangki air secara gratis ke wilayah-wilayah yang paling terdampak parah.

Pihak SPAM BP Batam dan PT Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat Kota Batam. Pengelola mengimbau warga untuk bersabar dan memaklumi kondisi teknis penyesuaian tekanan air yang tengah berangsur pulih hingga pasokan kembali normal 24 jam secara merata.

(dha)

Kaitan air bersih, batam, SPAM Batam
Admin 5 September 2026 5 September 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Juli 2026: Turis Asing ke Batam Turun 10,78 Persen
Artikel Selanjutnya Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam

APA YANG BARU?

Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam
Artikel 9 menit lalu 53 disimak
Juli 2026: Turis Asing ke Batam Turun 10,78 Persen
Artikel 28 menit lalu 68 disimak
Amsakar: THM di Batam yang Main-main dengan Narkoba, Izinnya Akan Kita Cabut
Artikel 23 jam lalu 151 disimak
Ombudsman Kepri Tegur Keras ABH: Respon Tangki Air Darurat Lambat
Artikel 1 hari lalu 155 disimak
Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Artikel 1 hari lalu 200 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 4 hari lalu 360 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 6 hari lalu 311 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 6 hari lalu 310 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 3 hari lalu 295 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 4 hari lalu 292 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?