Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Amsakar: THM di Batam yang Main-main dengan Narkoba, Izinnya Akan Kita Cabut
    15 jam lalu
    Ombudsman Kepri Tegur Keras ABH: Respon Tangki Air Darurat Lambat
    16 jam lalu
    Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
    17 jam lalu
    Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
    1 hari lalu
    Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 hari lalu
    Pembaca Lansia
    2 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    4 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    4 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    3 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Masjid Abdul Gafoor Singapura: Dibangun oleh Pedagang India dan Sais Kuda dari Bawean

Editor Admin 2 tahun lalu 746 disimak
Daftar Gambar 1/14
FB_IMG_1740277806796
FB_IMG_1740277808883
FB_IMG_1740277810831
FB_IMG_1740277812756
FB_IMG_1740277814763
FB_IMG_1740277816803
FB_IMG_1740277818912
FB_IMG_1740277823120
FB_IMG_1740277821060
FB_IMG_1740277827701
FB_IMG_1740277825541
FB_IMG_1740277829900
FB_IMG_1740277832277
FB_IMG_1740277834892

DUA kesempatan bersolat di sini, sebelumnya, ini masjid selalu dalam tahap renovasi. Tapi kali itu, Selasa (11/2/2025) lalu, saya bisa benar-benar menikmati indahnya Masjid Abdul Gafoor, di Little India, Singapura. Meski kecil, namun masjid ini benar-benar indah, unik, dan jauh dari kesan mewah. Berada di dalam masjid yang sudah ada sejak 1859 ini, saya seperti dilemparkan ke seratus tahun silam.

Oleh: Sultan Yohana


BERSAMA Masjid Sultan, Masjid Malabar, dan Masjid Jamae Chulia; Masjid Abdul Gafoor ini adalah masjid-masjid terindah di Singapura. Anda yang berekreasi ke sini, harus mengagendakan mengunjungi empat masjid ini!

Terletak di 41 Dunlop Street, d kawasan cagar budaya Little India, nama masjid ini diambil dari nama pendirinya, Shaik Abdul Gafoor bin Shaik Hyder. Sebelumnya, nama masjid ini adalah Masjid Al-Abrar. Cerita di balik berdirinya masjid ini menarik. Di pertengahan abad 19, di lahan seluas 20 hektar di dekat masjid itu, dibangun tempat pacuan kuda pertama di daerah Little India.

Perlombaan pacuan kuda sendiri, digelar pada tahun 1843, dan hingga kini lomba masih berlangsung. Namun tempat pacuan kuda kini sudah dipindahkan ke daerah Kranji. Kenapa pacuan kuda, juga olahraga polo popular di Singapura? Itu tak lain karena Singapura dijajah Inggris yang mengekspor kegemaran berkuda ini ke negeri jajahannya. Di Kranji, pacuan kuda ini begitu banyak diminati. Pengunjung yang datang melebihi supporter sepakbola.

Kembali ke pertengahan abad 19. Tempat pacuan kuda di Little India selalu ramai oleh penonton. Perlombaan diadakan dua kali setahun, pada bulan Mei dan Oktober, yang sering kali berlangsung selama tiga hingga empat hari. Orang Eropa dan pedagang Cina kaya, tak pernah absen mengikuti lomba ini. Hari-hari perlombaan adalah hari libur setengah hari, dengan bank dan kantor pemerintah tutup pada siang hari. Masyarakat Singapura berduyun-duyun ke sana. Menikmati pacuan kuda.

Peluang di keramaian itu dimanfaatkan oleh orang India untuk berdagang di sana, termasuk para pedagang India Muslim. Di sisi lain, orang Bawean adalah suku yang terkenal sebagai sais dan pemelihara kuda yang handal. Pedagang India Muslim dan sais/pemelihara kuda Bawean, tentu butuh tempat salat. Lalu, bersepakatlah mereka mendirikan masjid, dan masjid itu kini bernama Masjid Abdul Gafoor.

Oleh pemerintah Singapura, masjid itu bahkan telah ditetapkan sebagai monumen nasional pada tahun 1979.

Berdiri di atas lahan seluas 2.449 meter persegi, gaya arsitek Moor yang tidak biasa pada masjid ini membedakannya dari masjid lain di Singapura. Secara arsitektur, masjid ini meniru desain Saracen dan Romawi. Arsitektur Moor sendiri adalah gaya dalam arsitektur Islam yang berkembang di dunia Islam Barat, termasuk di semenanjung Iberia (Maroko, Aljazair, dan Tunisia).

Arsitektur ini memadukan pengaruh dari arsitektur Romawi pra-Islam, Bizantium, dan Visigoth. Yang paling menarik perhatian saya adalah kubah di tengah ruang persalatan. Kubah itu seperti tabung cahaya yang menangkap cahaya dan angin di luar, untuk kemudian menyalurkannya ke bagian Utama masjid. Membuat ruang utama masjid terasa teduh, segar, dan tidak gelap.

Kubah itu ditopang empat tiang besar yang membentuk lengkungan setengah lingkaran dengan berbagai ukiran yang sama indahnya dengan keseluruhan masjid.

Berada di dalam masjid ini, saya seperti dilemparkan kembali ke masa lampau, tak lagi di Singapura tempo kini. Setiap detilnya begitu enak dinikmati, dan seolah-olah ingin menceritakan betapa hebatnya orang-orang terdahulu. Setiap sudut masjid seolah-olah berbisik pada saya, “jangan melupakan sejarah!”

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, History, Masjid Abdul gafoor, sejarah, singapura
Admin 23 Februari 2025 23 Februari 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Apa itu “Indonesia Gelap”, Tajuk Unjuk Rasa Mahasiswa di Beberapa Daerah?
Artikel Selanjutnya “Tionghoa di Negeri Riouw”

APA YANG BARU?

Amsakar: THM di Batam yang Main-main dengan Narkoba, Izinnya Akan Kita Cabut
Artikel 15 jam lalu 109 disimak
Ombudsman Kepri Tegur Keras ABH: Respon Tangki Air Darurat Lambat
Artikel 16 jam lalu 138 disimak
Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Artikel 17 jam lalu 157 disimak
Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
Histori 1 hari lalu 180 disimak
Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
Artikel 1 hari lalu 176 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 4 hari lalu 352 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 6 hari lalu 309 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 6 hari lalu 308 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 3 hari lalu 290 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 4 hari lalu 290 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?