Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Khawatir Ganggu Stabilitas Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
    15 jam lalu
    Warga Batam Jaga Kewaspadaan, Potensi Hujan Petir Masih Ada
    17 jam lalu
    Harga Terus Meningkat, Emas Jadi Favorit Berinvestasi Warga Batam
    1 hari lalu
    Belanja Pegawai Pemko Batam Tembus 36 Persen APBD Batam
    1 hari lalu
    Rapat Paripurna DPRD Batam Diskors, Usulan Perpindahan Yefri Picu Polemik Komposisi Komisi
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Meksiko Sukses Taklukan Afrika Selatan 2-0
    17 jam lalu
    Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
    18 jam lalu
    Gagal ke Final, Tim Garuda U19 Kalah Tipis dari Australia
    19 jam lalu
    “Sagu-Sagu di Tepian Sungai Lingga’
    19 jam lalu
    Pendaftaran PPDB Kepri 2026 Dibuka
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    20 jam lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    2 hari lalu
    Data & Infografis Transportasi Bus Trans Batam
    3 hari lalu
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    6 hari lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Merit | Sistem Perekrutan dan Promosi Karyawan Yang Berkeadilan

Editor Redaksi 6 tahun lalu 1.9k disimak

“Pernahkah kamu gagal promosi karena penilaian yang tidak adil? Jangan-jangan, kamu pernah batal masuk perusahaan karena kalah dengan “orang dalam”? Nah, sistem merit atau merit system adalah solusi yang bisa mencegah semua itu. Sudahkah kamu memahami soalnya? Lantas, mengapa ia bisa menjaga keadilan dalam proses perekrutan dan promosi jabatan? Jawabannya ada dalam artikel ini. Simak selengkapnya, yuk! “

Apa itu Sistem Merit?

AGAR kamu tak bingung, kita mulai pembahasan dari pengertian. Merit system adalah salah satu sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

Definisi ini tertulis dalam artikel karya Tri Raharjanto yang terbit di Jurnal Pemerintahan dan Kemanan Publik.

Tri Raharjanto juga menyampaikan, sistem ini berkaitan dengan proses seleksi dan promosi pekerja.

Dalam proses tadi, pertimbangan utamanya adalah kompetensi dan kinerja. Oleh karena itu, hal lain seperti koneksi atau hubungan politik tidak diperhitungkan.

Lewatnya, penilaian kinerja bisa lebih adil. Kamu pun tak perlu jadi korban “orang dalam” lagi.

Sejatinya, penerapan sistem merit berbeda-beda. Ini bergantung pada budaya perusahaan. Beberapa negara juga punya aturan terkait sistem ini.

Di Indonesia sendiri, sistem merit hanya diatur untuk sektor publik. Aturannya tertuang dalam Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Sebagai tambahan regulasi, ada juga Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pegawai Negeri Sipil.

Oleh karena itu, untuk memperjelas nasibmu, kamu bisa bertanya pada kantormu sendiri. Apa saja kebijakan kantor yang mendukung penerapan merit system?

Meski tak ada ketentuan khusus, tiap penerapan merit system punya benang merah yang sama. Kesamaan itu adalah mengutamakan kompetensi, bukan hal lainnya.

Nah, merit system adalah hal yang banyak dipakai di sektor swasta. Salah satunya dalam perusahaan startup.

Akan tetapi, di Indonesia, ia mulai diadopsi ke pelayanan publik hingga politik. Itulah yang membuat munculnya berbagai regulasi merit system untuk Aparatur Sipil Negara.

Sistem merit memang kerap ditemukan di sektor swasta. Akan tetapi, tempat merit system lahir adalah sektor publik. Tepatnya, di Amerika Serikat.

Pada mulanya, dalam sektor publik, berlaku spoil system atau patronage system. Ini adalah kebalikan dari merit system.

Dalam sistem itu, pekerjaan didapat lewat dukungan partai politik. Hal ini dituliskan oleh American Historical Association.

Dalam sistem ini, ada tuntutan untuk mendukung sebuah partai. Jika partai itu menang, kamu akan diberi pekerjaan bersektor publik.

Orang yang direkrut oleh penguasa sebelumnya akan kamu gantikan. Tidak ada pertimbangan apa pun selain hal ini. Ini terjadi pada tahun 1800-an.

Sayangnya, sistem ini menurunkan kualitas pekerjaan. Pelayanan publik pun menjadi kacau balau. 

Sistem ini juga memicu ketidakpuasan pekerja. Bahkan, melansir CSPCA, ada seorang pekerja yang menembak Presiden John Garfield sebagai bentuk protes.

Akhirnya, Kongres AS mengesahkan Undang-undang Dinas Sipil tahun 1882. Aturan ini bisa mencegah berlakunya patronage system.

Pada akhirnya, keadilan pun bisa lebih mudah didapatkan. Nah, selain keadilan, masih ada hal lain yang bisa kamu dapatkan lewat merit system, lho.

Lantas, apa manfaatnya untukmu yang tengah bekerja? Dirangkum dari CSPCA, inilah jawabannya untukmu.

Pentingnya Sistem Merit untuk Pekerja

  • proses seleksi dan promosi hanya dinilai lewat kemampuan
  • informasi lowongan posisi dan promosi diberitahukan pada semua orang
  • adanya pilihan untuk mengajukan banding ke HRD jika ada masalah dalam seleksi dan promosi
  • dan lain-lain

Kamu telah memahami bahwa merit system tidak punya standar tertentu. Semuanya tergantung pada perusahaan dan aturan masing-masing.

Memang, tidak adanya aturan dasar ini bisa saja membuatmu bingung. Akan tetapi, kamu bisa membaca poin penting merit system yang disampaikan oleh Setiawan Wangsaatmaja.

Setiawan Wangsaatmaja adalah Deputi Bidang SDM Aparatur di Kementerian PANRB. Poin yang ia sampaikan di antaranya:

  • perencanaan tenaga kerja berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja
  • tujuan perekrutan adalah mencari talenta terbaik
  • pengembangan kapasitas dan kemampuan tenaga kerja
  • penilaian kerja berkelanjutan
  • promosi yang dinamis
  • apresiasi layak melalui sistem pensiun dan sistem kompensasi

Selain itu, Amerika Serikat juga punya 9 prinsip dalam sistem merit. Dikutip dari Cornell Law School Legal Information Institute, prinsip merit system itu adalah:

  • perekrutan harus:
    • didasarkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan
    • prosesnya adil dan terbuka
    • semua peserta penyaringan punya kesempatan sama
  • pelamar kerja harus dihormati privasinya, serta menerima perlakuan adil, yakni tanpa memperhatikan:
    • afiliasi politik
    • ras
    • warna kulit
    • agama
    • suku bangsa
    • jenis kelamin
    • status perkawinan
    • usia
    • kondisi lainnya, seperti cacat
  • gaji yang sama diberikan untuk pekerjaan bernilai sama, serta memperhatikan tarif nasional dan lokal, ditambah dengan keunggulan kinerja
  • semua pekerja harus menjaga integritas dan perilaku
  • tenaga kerja digunakan secara efektif dan efisien
  • pekerja dipertahankan jika kinerjanya cukup, serta diperbaiki apabila belum cukup
  • pekerja diberi pendidikan dan pelatihan
  • pekerja dilindungi dari tindakan sewenang-wenang, paksaan, dan penilaian subjektif
  • pekerja dilindungi dari tindakan balas dendam jika melaporkan tindakan melanggar hukum

Demikian informasi yang dikutip dari Glints.com soal sistem merit ini. Jangan lupa tanyakan pada HR soal kebijakan ini di kantormu, ya! Salah satu fungsi merit system adalah mencegah ketidakadilan dalam sistem perekrutan.

Nah, bagaimana denganmu sendiri, pernahkah kamu menjadi korban dari tidak adanya sistem ini? (*)

Sumber : glints.com

Kaitan karyawan, Merit System, Sdm, top
Redaksi 1 November 2020 1 November 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aktor Legendaris Sean “James Bond” Connery Meninggal Dunia
Artikel Selanjutnya Liga Spanyol | Barca Tertahan di Peringkat 12, Madrid Puncaki Klasemen

APA YANG BARU?

Khawatir Ganggu Stabilitas Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Artikel 15 jam lalu 94 disimak
Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Meksiko Sukses Taklukan Afrika Selatan 2-0
Sports 17 jam lalu 86 disimak
Warga Batam Jaga Kewaspadaan, Potensi Hujan Petir Masih Ada
Artikel 17 jam lalu 155 disimak
Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
Sports 18 jam lalu 173 disimak
Gagal ke Final, Tim Garuda U19 Kalah Tipis dari Australia
Sports 19 jam lalu 171 disimak

POPULER PEKAN INI

Potong 17 Hewan Qurban, Rangkaian Kegiatan Idul Qurban Masjid Al-Ishlaah Resmi Ditutup
Artikel 5 hari lalu 807 disimak
Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
Peristiwa 6 hari lalu 740 disimak
Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
Statistik 6 hari lalu 701 disimak
Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
Catatan Netizen 5 hari lalu 657 disimak
Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
Artikel 6 hari lalu 598 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?