Hubungi kami di

Uang

Nilai Ekspor Kepri Naik 3,72 Persen di September 2020

ilham kurnia

Terbit

|

Ilustrasi

BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan perkembangan nilai ekspor Provinsi Kepri pada September 2020 mencapai US$ 1.028,46 juta.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Provinsi Kepri, Agus Sudibyo pada realease berita statistik di Tanjungpinang, Kamis (15/10/2020). “Atau naik sebesar 3,72 persen dibandingkan Agustus 2020,” ungkap Agus, demikian dikutip laman resmi Diskominfo Kepri.

Agus mengatakan, kenaikan nilai ekspor Provinsi Kepri dikarenakan naiknya ekspor migas pada September 2020.

“Ekspor migas September 2020 sebesar US$222,97 juta atau naik 28,46 persen dibanding Agustus 2020,” jelas Agus.

Sedangkan lanjut Agus, nilai Ekspor nonmigas September 2020 mencapai US$ 805,49 juta atau turun 1,53 persen dibanding Agustus 2020. “Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar selama Januari-September 2020 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai US$ 2.779,12 juta dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 39,39 persen,” katanya.

Sementara itu, selama Januari-September 2020, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai US$ 2.281,80 juta dengan peranannya sekitar 32,35 persen.

“Di samping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai US$1.354,83 juta dengan peranannya sebesar 81,04 persen,” tambah Agus.

Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari – September 2020 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batuampar US$ 4.055,28 juta; diikuti Pelabuhan Sekupang US$ 1.309,13 juta; Pelabuhan Kabil/Panau US$ 939,90 juta; Pelabuhan Tarempa US$ 787,80 juta; dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$ 683,51 juta.

“Peranan kelima pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari – September 2020 mencapai 89,11 persen,” ujar Agus.

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook