INSIDEN maut yang menelan korban jiwa di Jalan D.I. Panjaitan, kawasan Batu Tujuh, Tanjungpinang, Kamis (17/9) pagi, dipicu oleh manuver mendadak sebuah truk boks. Meski tabrakan beruntun tersebut merenggut nyawa seorang pemotor dan melukai beberapa pengendara lain, kepolisian hingga kini belum menetapkan sosok tersangka.
Peristiwa bermula saat arus lalu lintas di lokasi kejadian sedang padat. Sebuah truk boks yang melaju dengan kecepatan sedang tiba-tiba hilang kendali setelah pengemudinya terkejut melihat antrean kendaraan di depan.
“Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri, lalu ke kanan hingga menabrak sejumlah kendaraan,” kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Safri.
Aksi banting setir tersebut memicu reaksi berantai yang melibatkan sedikitnya tujuh kendaraan. Dalam kekacauan tersebut, seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat usai dihantam kendaraan lain dari arah belakang.
Hingga berita ini diturunkan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang masih mengumpulkan bukti dan menginterogasi para saksi guna memetakan konstruksi hukum dan menentukan pihak yang paling bertanggung jawab secara pidana.
Seluruh barang bukti berupa kendaraan yang terlibat tabrakan massal tersebut telah disita dan disiagakan di Mapolresta Tanjungpinang demi kepentingan penyidikan lebih lanjut.
(nes)


