Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
    24 jam lalu
    Untuk Kurangi Kemacetan, Jalan Tengku Sulung Segera Dilebarkan
    1 hari lalu
    BP Batam Perkuat Komunikasi dengan Pelaku Usaha Terkait PTSP dan OSS
    1 hari lalu
    Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster ke Luar Negeri
    1 hari lalu
    Belasan Ribu Hewan Kurban Telah Diperiksa Kesehatannya oleh DKPP Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
    15 jam lalu
    Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
    24 jam lalu
    Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
    3 hari lalu
    Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
    3 hari lalu
    100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    5 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Pulau Natal ; Fakta & Hal Unik Yang Ada di Sana

Editor Admin 4 tahun lalu 2.1k disimak

PULAU Natal atau pulau Christmas terletak di Samudera Hindia, sekitar 360 kilometer arah selatan Pulau Jawa. Meski secara geografis dekat dengan Indonesia, pulau ini milik Australia.

Daftar Isi
1. Lokasinya Bersebelahan dengan Pulau Jawa3. Penduduk Lokalnya adalah Orang Melayu5. Pulau Neraka Bagi Para Imigran Gelap 6. Pernah Menjadi Pulau yang Terisolasi 7. Punya Daya Tarik Wisata yang MenawanCara Menuju Pulau Natal

Pulau Natal awalnya ditemukan oleh seorang kapten asal Inggris bernama William Mynors pada 1643 Masehi. Karena ditemukan pada momentum Natal, maka pulau ini dinamai Pulau Natal.

Pulau Natal adalah rumah bagi perpaduan budaya, menciptakan komunitas yang beragam, bersemangat, dan ramah.

Mangutip dari laman Park Australia Gov, Pulau Christmas dihuni sekitar 2.000 penduduk. Mayoritas beretnis Tionghoa, kemudian Australia, disusul Melayu, Inggris dan Irlandia. Sekitar 40% penduduk Pulau Christmas kelahiran Australia.

Pulau Natal sering digunakan juga sebagai tempat bagi imigran untuk mencari suaka.

Pemerintah Australia pada 2019 membuka pusat pencari suaka setelah sebelumnya ditutup pada 2018 karena protes dari para imigran, karena kondisi mereka yang mencari kepastian akan kewarganegaraan. Nah, di antara para imigran itu terdapat warga Muslim. Islam agama terbesar kedua di sana.

Berdasarkan CIA World Factbook yang dikutip Wikipedia, populasi Muslim di Pulau Natal sebanyak 25 persen dari total penduduk. Sebagian besar merupakan imigran Melayu.

Tapi, etnis Melayu bukanlah kelompok mayoritas. Karena yang mendominasi adalah masyarakat beretnis Tionghoa Hokkien. Itulah sebab Buddha menjadi agama mayoritas di sana.

Pulau ini sebenarnya tidak memiliki wilayah yang luas. Pulau Natal memiliki luas sekitar 13.500 hektar saja.

Pulau Natal menyimpan banyak fakta unik yang menarik untuk kita ketahui.

Beberapa di antaranya adalah:

1. Lokasinya Bersebelahan dengan Pulau Jawa

Pulau ini punya lokasi yang sangat dekat dengan Pulau Jawa, bahkan bisa dikatakan kalau keduanya bersebelahan.

Jika kita ingin pergi ke Pulau Natal dari Jakarta, hanya akan memakan waktu satu setengah jam perjalanan saja dengan naik pesawat terbang.

Terbayang bukan, dekatnya seperti apa?

Pulau Natal terletak 360 km dari selatan Pulau Jawa dan 1.400 km barat laut dari Negara Australia dan merupakan bagian wilayah negara Australia.

2. Sejarah Unik Pulau Natal yang Menjadi Milik Australia

Tentunya di balik kepemilikan Pulau Natal dalam wilayah negara Australia ini ada sejarahnya tersendiri.

Menurut id.wikipedia.org, Pulau Natal pertama kali ditemukan oleh kapten William Mynors dari kapal Royal Mary milik English East India Company yang melewati pulau tersebut pada saat hari natal di tahun 1643.

Awalnya, Pulau Natal ini dijadikan sebagai pangkalan militer tentara sekutu Inggris untuk melawan Jepang pada masa Perang Dunia I dan II.

Setelah Jepang takluk dari negara sekutu pada tahun 1945, Inggris kemudian menyerahkan pulau ini ke negara Australia.

3. Penduduk Lokalnya adalah Orang Melayu

Berada di kawasan yang dekat dengan negara-negara Asia Tenggara, maka tidak heran kalau mayoritas penduduk di Pulau Natal adalah orang Melayu. Selain orang Melayu, etnis Tionghoa juga menjadi mayoritas di pulau ini.

Terlepas dari kedua etnis tersebut, tentunya ada etnis Eropa juga yang menghuni Christmas Island.

Hanya saja, jumlahnya tidak terlalu banyak.

Hingga saat ini, Pulau Natal tercatat memiliki populasi hingga 1.402 warga dan pastinya masih akan terus bertambah jumlahnya.

4. Tempat Migrasi Kepiting Merah Terbesar di Dunia

Photo : © vice.com

Fakta unik dari Pulau Natal ini sangat menarik untuk kita ketahui, yakni pulau ini merupakan tempat bermigrasi kepiting merah terbesar di dunia.

Diperkirakan ada 4-50 juta lebih kepiting darat yang berwarna merah yang akan bermigrasi di pulau ini pada akhir bulan November hingga bulan Desember.

Migrasi besar-besaran ini akan membuat jalanan serta berbagai wilayah di pulau ini akan dipenuhi dengan kepiting merah yang berlalu lalang.

5. Pulau Neraka Bagi Para Imigran Gelap

Ada satu fakta unik yang bisa dikatakan merupakan fakta kelam dari Christmas Island, yakni pulau ini sering kali dianggap sebagai pulau neraka bagi para imigran gelap.

Pasalnya, Pulau Natal dipergunakan oleh pemerintah Australia sebagai pengamanan terhadap imigran gelap yang datang melalui jalur laut.

Jika petugas keamanan laut melihat ada kapal yang mencurigakan dan membawa imigran gelap.

Maka, mereka akan menangkapnya dan mengintrogasinya sebelum dipulangkan lagi ke negara asalnya.

6. Pernah Menjadi Pulau yang Terisolasi

Photo: © cntraveler.com

Fakta menarik lainnya dari Pulau Natal, yaitu pernah menjadi pulau yang terisolasi dari geografis dan jauh dari jangkauan manusia.

Hal ini dikarenakan awalnya tidak ada yang memiliki pulau ini hingga abad ke-19 sehingga otomatis pulau ini menjadi pulau yang terisolir.

7. Punya Daya Tarik Wisata yang Menawan

Fakta menarik lainnya dari Pulau Natal adalah meski pulau ini punya luas wilayah yang kecil, tapi daya tarik wisatanya sangat besar.

Selain karena adanya migrasi kepiting merah, salah satu daya tarik dari Christmas Island adalah menjadi spot scuba diving terbaik yang ada di dunia.

Tak hanya scuba diving, ada banyak daya tarik yang dimiliki oleh Pulau Natal.

Misalkan saja pemandangan alam yang sangat indah sehingga kita bisa berlibur sambil menikmati suasana asri.

Perlu diketahui kalau ada Taman Nasional yang berada di dalam Pulau Natal. Di dalam Taman Nasional ini terdapat aneka spesies burung serta hewan lainnya.

Cara Menuju Pulau Natal

Photo : © christmas.net.au

Buat yang tertarik untuk berlibur ke Pulau Natal, disarankan untuk menggunakan jalur udara alias menggunakan pesawat terbang.

Ada dua cara yang bisa ditempuh, yakni menaiki pesawat dari Indonesia menuju ke Perth, Australia.

Atau, bisa juga langsung terbang dari Indonesia ke Pulau Natal.

Menurut situs parksaustralia.gov.au, jika naik pesawat langsung dari Indonesia ke Pulau Natal, kita bisa menggunakan maskapai Garuda Indonesia yang mengadakan jadwal penerbangan setiap minggunya ke Christmas Island. Penerbangan ini akan memakan waktu selama satu jam setengah saja.

Sementara jika terbang ke Perth, Australia dulu, maka setelahnya akan ada kapal feri yang mengantar kita ke Christmas Island.

Supaya perjalanan wisata kita jadi lebih lancar, alangkah baiknya jika menghubungi Christmas Island Tourism Association untuk informasi yang lebih detailnya.

Itulah beberapa fakta menarik dari Pulau Natal dan bagaimana cara untuk sampai ke sana.

(*/iwa)

Kaitan Australia, Cristmas island, How, perjalanan, Pulau Natal
Admin 26 Desember 2021 26 Desember 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pemberantasan Korupsi Buruk Versi Survei SMRC
Artikel Selanjutnya Varian Omicron Meningkat, Luhut: Pemerintah Bakal Terapkan Lockdown Mikro

APA YANG BARU?

Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
Sports 15 jam lalu 204 disimak
Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
Artikel 24 jam lalu 256 disimak
Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
Sports 24 jam lalu 226 disimak
Untuk Kurangi Kemacetan, Jalan Tengku Sulung Segera Dilebarkan
Artikel 1 hari lalu 238 disimak
BP Batam Perkuat Komunikasi dengan Pelaku Usaha Terkait PTSP dan OSS
Artikel 1 hari lalu 255 disimak

POPULER PEKAN INI

“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 5 hari lalu 738 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 5 hari lalu 651 disimak
Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
Pendidikan 5 hari lalu 635 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 5 hari lalu 615 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 5 hari lalu 591 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?