Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Jaring 33 Motor Berknalpot Brong di Batam
    3 jam lalu
    Kemkomdigi Desak Operator Eksekusi Utuh Putusan MK Soal Kuota Internet
    3 jam lalu
    Sepertiga Wilayah ‘Stress Area’ Batam Masih Tunggu Kepastian Air Bersih Hingga 2027
    4 jam lalu
    Tempati Lahan Sejak Sebelum Otorita Ada, 271 KK Teluk Bakau Tagih Janji KSB 6×10
    1 hari lalu
    3 Tahun Buron, Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Remaja 17 Tahun di Sagulung Ditangkap
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bintan Triathlon 2026 Diikuti Atlet dari 32 Negara
    5 menit lalu
    Kontingen SMAN 1 Tanjungpinang Sabet 19 Medali Asia Pasifik
    3 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    3 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    3 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    4 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    5 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    5 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Ratusan Kelong Apung di Bintan Tidak Beroperasi Akibat Cuaca Buruk

Editor Admin 4 tahun lalu 946 disimak

CUACA buruk tidak hanya berdampak bagi pelayaran, tapi juga terhadap ratusan unit kelong apung (alat tangkap ikan) milik nelayan tradisional di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Ratusan Kelong apung tersebut, tidak dapat beroperasi karena cuaca buruk. Kelong-kelong tersebut sandar di sepanjang Pantai Trikora di Desa Malang Rapat, Bintan.

“Setiap akhir tahun sampai awal tahun kami tidak bisa melaut karena gelombang besar (tinggi), angin kuat (kencang),” ucap Jumadi,  seorang pemilik kelong apung di Bintan, Jumat (30/12/2022)..

Beberapa kelong milik nelayan tradisional yang sandar di bibir Pantai Trikora itu dalam kondisi rusak parah dihantam gelombang dan angin kencang.

“Kalau dipaksakan melaut pun tidak ada guna. Ikan bilis tidak ada kalau arus kuat, gelombang tinggi, angin kencang,” tutur Aman, nelayan tradisional lainnya yang sedang memperbaiki kelong apungnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, mengatakan nelayan menyadari bahwa kelong apung tidak akan mampu bertahan dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.

Karena itu, menurut dia, nelayan sudah mengambil keputusan yang tepat tidak melaut menggunakan kelong apung saat musim angin utara.

“Cuaca ekstrem tidak hanya di Bintan, melainkan juga di kabupaten dan kota lainnya di Kepri,” katanya.

Kelong apung terbuat dari kayu dan papan, berbentuk petak. Di tengah dinding kayu itu terdapat jaring untuk menangkap ikan teri maupun cumi dan ikan jenis lainnya.

Lantai kelong terbuat dari papan. Kemudian terdapat gubuk dan tempat merebus ikan teri.

Kelong tersebut dapat mengapung karena pada bagian bawahnya terdapat puluhan drum. Kelong ditarik dengan menggunakan perahu kecil ke lokasi yang diperkirakan banyak ikan teri.

“Sampai ke tengah laut kami menangkap ikan teri. Bisa 1-3 hari di laut, tergantung hasil tangkapan,” ujar Fadli, nelayan tradisional yang sejak sebulan lalu tidak melaut. (*/pir)

Sumber: Antara


Kaitan bintan, Cuaca buruk, Kelong apung, kepri
Admin 30 Desember 2022 30 Desember 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Libur Nataru, Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Capai 13 Ribu Per Hari
Artikel Selanjutnya Jelang Tahun Baru, Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Tinggal 24 Orang

APA YANG BARU?

Bintan Triathlon 2026 Diikuti Atlet dari 32 Negara
Sports 5 menit lalu 26 disimak
Polisi Jaring 33 Motor Berknalpot Brong di Batam
Artikel 3 jam lalu 71 disimak
Kontingen SMAN 1 Tanjungpinang Sabet 19 Medali Asia Pasifik
Pendidikan 3 jam lalu 90 disimak
Kemkomdigi Desak Operator Eksekusi Utuh Putusan MK Soal Kuota Internet
Artikel 3 jam lalu 88 disimak
Sepertiga Wilayah ‘Stress Area’ Batam Masih Tunggu Kepastian Air Bersih Hingga 2027
Artikel 4 jam lalu 135 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 4 hari lalu 723 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 6 hari lalu 581 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 4 hari lalu 564 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 4 hari lalu 543 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 6 hari lalu 518 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?