Hubungi kami di

Kota Kita

Satgas Minta Warga Kepri Waspadai Omicron BA.4 dan BA.5

Terbit

|

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana. F. Dok. Kompas.com/Hadi Maulana

JURU Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana, mengingatkan pemerintah dan masyarakat di wilayah Kepri untuk mewaspadai penyebaran subvarian Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5.

“Masyarakat dan aparatur pemerintahan harus mewaspadai penularan virus itu karena akses transportasi laut dan udara dari Pulau Jawa dan Jakarta menuju Kepri berjalan normal seperti sebelum pandemi,” ujarnya di Tanjungpinang, dikutip dari Antara, Jumat (17/6/2022).

Menurut Tjetjep, mobilitas penduduk antardaerah tersebut menyebabkan potensi penularan semakin besar. Apalagi saat ini, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta meningkat tajam.

BACA JUGA :  Pemprov Kepri Hibahkan Kapal Patroli Imigrasi kepada Kemenkumham

Dikatakannya, kewaspadaan masyarakat dan aparat pemerintahan harus diikuti dengan kedisiplinan penggunaan masker, terutama di tempat keramaian, meski di ruang terbuka.

Namun demikian, dia meminta masyarakat tidak panik menghadapi Covid-19, tidak seperti kondisi tahun 2020-2021. Hal itu disebabkan imun atau kekebalan tubuh masyarakat sudah terbentuk secara alami maupun melalui vaksinasi Covid-19

“Waspada tanpa rasa takut dan panik. Itu yang dibutuhkan,” tegas mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri itu.

“Kondisi sekarang jauh lebih baik lantaran jumlah warga yang tertular Covid-19 sedikit, dan jumlah yang meninggal dunia, sedikit,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pemko Tanjungpinang Salurkan BLT Rp 5,358 Miliar kepada 8.930 KK

Tjetjep mengungkapkan, sampai saat ini belum ditemukan pasien yang tertular Omicron BA.4 dan BA.5 di wilayah Kepri.

Dia menyebutkan, rata-rata pasien Covid-19 yang tertular Omicron cepat sembuh, tidak seperti saat Delta, varian Covid-19 lainnya yang menyerang masyarakat tanpa ampun.

Selain itu, dia juga menyebutkan, ada penambahan satu kasus aktif baru Covid-19 di Batam, sehingga jumlahnya menjadi tiga orang.

“Di Karimun juga ada dua kasus aktif sejak beberapa hari lalu, mudah-mudahan segera pulih,” imbuhnya.

(*)

Gowest.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid