Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polda Kepri Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
    17 jam lalu
    Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
    23 jam lalu
    Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
    1 hari lalu
    Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
    1 hari lalu
    MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    2 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    2 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    5 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    5 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Pembuat Lingkaran-Lingkaran Misterius di Gurun Namibia

Editor Admin 8 tahun lalu 1.7k disimak
Foto lingkaran-lingkaran misterius di gurun di Namibia ini. Foto: Danita Delimont Creative/Alamy Stock via Princeton University

RIBUAN lingkaran misterius tersebar di kawasan gurun Namibia. Namun, apa atau siapa pembuat pola polka-dot di area yang begitu luas tersebut, membuat para ilmuwan bertanya tanya.

Manusia telah lama mencari jawaban atas hal-hal aneh yang terjadi di bumi, baik yang geologis, lingkungan hidup, maupun cuaca. Keterbatasan ilmu pengetahuan di masa lalu, membuat manusia seringkali percaya pada kisah-kisah mistis.

Masyarakat lokal percaya, lingkaran-lingkaran tersebut adalah jejak atau tapak kaki para dewa, yang berhenti sebentar di tanah itu di masa lalu. Ada juga legenda yang menyatakan lingkaran tersebut merupakan bekas luka bakar yang disebabkan oleh napas naga api.

Selama puluhan tahun, para ilmuwan belum mencapai kata sepakat tentang apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana terbentuknya lingkaran-lingkaran misterius di gurun Namibia itu. Lingkaran-lingkaran tersebut ‘menempel’ di tanah kosong yang dikeliling tumbuhan-tumbuhan kecil. Jumlahnya ribuan.

Para ilmuwan telah banyak mengemukakan teori, dari yang menyatakan bahwa lingkaran tersebut dibentuk oleh burung unta yang berputar di tanah, hingga kontaminasi bahan radioaktif.

Kini, setidaknya ada dua penjelasan utama mengenai fenomena tersebut sebagaimana dilansir dari allAfrica.com. Satu hipotesis meyatakan bahwa bentuk-bentuk melingkar tersebut disebabkan oleh rayap bawah tanah yang membersihkan vegetasi di daerah sekitar sarang mereka.

Hipotesa yang lain menyatakan bahwa tanaman-tanaman bersaing untuk mendapatkan air, dan menyebabkan terbentuknya pola lingkaran. Kedua hipotesa itu sama-sama didukung dan dipertahankan oleh para pendukungnya.

Foto: Jen Guyton, Department of Ecology and Evolutionary Biology, Princeton University

Awal tahun ini, sebuah tim ilmuwan menerbitkan temuan tersebut di Jurnal Nature, 19 January 2017, yang menyatakan bahwa kedua hipotesis itu benar. Munculnya lingkaran “tidak bisa dijelaskan dengan mekanisme terpisah.” Model komputer tim peneliti menemukan bahwa pola tersebut dapat dijelaskan sebagai interaksi antara rayap dan tanaman sebagaimana dijelaskan di tulisan berjudul “A theoretical foundation for multi-scale regular vegetation patterns.”

Awal tahun ini, beberapa ahli ekologi dari Universitas Princeton, Amerika, menyimpulkan jika lingkaran-lingkaran yang berdiameter, dari beberapa sentimeter hingga 25 meter, ini adalah hasil dari konflik permanen yang terjadi pada rayap yang hidup di bagian bawah gurun Namibia.

Rayap-rayap ini bersaing antara satu koloni dengan yang lain untuk  menjamin kelangsungan hidup koloninya. Karena kelangkaan sumber makanan, mereka menemukan tempat-tempat yang dianggap aman menyimpan nutrisi dan bersembunyi di bawahnya.

“Rayap-rayap bersaing mempertahankan wilayahnya terus menerus. Jika mereka menemukan koloni lain yang lemah, mereka mencoba membunuhnya dan memperluas wilayah mereka,” kata Corina E. Tarnita, seorang peneliti. “Tapi jika koloni-koloni itu adalah lawan yang seimbang, mereka tidak akan melakukan perlawanan dan berakhir dengan membagi batas wilayah masing-masing,” lanjutnya.

Seorang peneliti, Michael Byrne, membenarkan alasan tersebut. Kondisi lingkaran-lingaran itu memungkinkan mengumpulkan air hujan sebanyak-banyaknya. Sebab, air bisa memasok nutrisi lebih banyak jika terkena sinar matahari. “Ini jelas menguntungkan rayap,” ungkap Michael.

Meski begitu, tidak semua orang setuju dengan penemuan ini. Dr Stephan Getzin dari Pusat Penelitian Lingkungan Helmholtz di Jerman, mengatakan bahwa ada juga lingkarang-lingkaran tersebut di tempat-tempat lain. Masalahnya, penelitian tersebut tidak membahas adanya lingkaran semacam itu di daerah lain yang tidak memiliki populasi rayap.

(*/dha)

 

 

Kaitan dunia, Gurun namibia, lingkaran, misterius, pembuat, top
Admin 5 November 2017 5 November 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Dijajah Roaming di Tapal Batas”
Artikel Selanjutnya Rudi dan Lukita Satu Podium di Sumpah Pemuda

APA YANG BARU?

Polda Kepri Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Artikel 17 jam lalu 22 disimak
Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
Artikel 23 jam lalu 129 disimak
Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
Artikel 1 hari lalu 155 disimak
Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
Artikel 1 hari lalu 156 disimak
MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
Artikel 1 hari lalu 161 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 4 hari lalu 354 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 4 hari lalu 310 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 4 hari lalu 309 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 4 hari lalu 284 disimak
Perkuat Sinergi Lintas Pemerintah, Menkum RI Kunker di Kota Batam
Artikel 4 hari lalu 265 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?