Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
    6 jam lalu
    Motor Knalpot Brong dan Balap Liar di Batam Kini Ditahan Sampai Vonis, Tak Bisa Langsung Tebus
    9 jam lalu
    BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
    10 jam lalu
    Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
    1 hari lalu
    Coba Curi Kotak Infaq Masjid, Seorang Pria Diamankan Petugas dari Polsek Lubuk Baja
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    2 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    2 hari lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    3 hari lalu
    “Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
    5 hari lalu
    Spanyol Juara Piala Dunia 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Timbul Kekhawatiran Pencemaran Laut Terjadi Akibat Tenggelamnya Kapal MV Golden Star 1

Editor Redaksi 2 bulan lalu 616 disimak
Kapal kargo MV Golden Star 1 tenggelam di perairan Selat Singapura. F/ Dok. Gowest.id

ADANYA kecelakaan laut, tenggelamnya kapal kargo MV Golden Star 1 di Selat Singapura belum lama ini, muncul ancaman lain yang tak kalah serius.
‎
‎Kapal kargo berbendera Tanzania itu berpotensi menimbulkan pencemaran laut apabila terjadi kebocoran bahan bakar dari lambung kapal yang kini berada di dasar perairan.
‎
‎Kekhawatiran tersebut muncul karena lokasi tenggelamnya kapal berada tidak jauh dari perairan Batam yang terhubung langsung dengan jalur pelayaran internasional Selat Singapura dan Selat Malaka.
‎
‎Jika terjadi tumpahan minyak, arus laut berpotensi membawa pencemaran hingga memasuki wilayah perairan Indonesia.
‎
‎Namun hingga kini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mengaku belum melakukan pemantauan langsung terhadap kualitas air laut maupun kemungkinan dampak lingkungan pasca tenggelamnya kapal tersebut.
‎
‎Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, IP, mengatakan kewenangan penanganan awal insiden masih berada di tangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) sebagai instansi yang menangani aspek keselamatan pelayaran dan penanganan kecelakaan kapal.
‎
‎”Jadi gini, kewenangannya kan masih di situ (KSOP),” kata IP, seperti dilansir dari Batam Pos, Senin (8/06/2026).
‎
‎Menurutnya, DLH baru akan turun melakukan pemeriksaan apabila terdapat laporan atau indikasi pencemaran yang ditemukan oleh instansi terkait di lapangan.
‎
‎Artinya, selama proses evakuasi, penyelamatan, dan investigasi masih berlangsung, pemantauan utama berada di bawah koordinasi KSOP bersama instansi maritim lainnya.
‎
‎”Setelah ada pencemaran baru mereka koordinasi nanti,” ujarnya.
‎
‎Saat ditanya apakah DLH telah melakukan pengecekan langsung untuk memastikan tidak ada dampak pencemaran di wilayah perairan Batam, ia mengaku belum ada langkah tersebut.
‎
‎”Belum lah, masih teman-teman KSOP. Kalau ada konfirmasi dari mereka ada sesuatu, misalnya pencemaran, baru kita turun,” jelasnya.
‎
‎Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan lanjutan mengenai kesiapsiagaan daerah menghadapi kemungkinan terburuk jika kebocoran bahan bakar terjadi sewaktu-waktu.

Sebagaimana diketahui, kapal MV Golden Star 1 tenggelam di kawasan TSS Selat Malaka dan Selat Singapura dengan membawa muatan sebanyak 107 kontainer.

Dalam proses evakuasi, seluruh awak kapal—sejumlah sembilan orang—berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat oleh Kapal Negara KN P-376.
‎
‎Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan fokus utama saat ini masih pada penanganan puluhan kontainer yang hanyut pasca tenggelamnya MV Golden Star 1.
‎
‎Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan alur pelayaran di perairan Indonesia, khususnya Batam, tetap aman dan tidak terganggu oleh kontainer yang masih tercecer di laut.
‎
‎”Penyebabnya kami masih mendalami karena kapal ini berangkat bukan dari Indonesia, tetapi dari Singapura. Saat ini fokus kami adalah penanganan kontainer yang hanyut untuk memastikan alur pelayaran Indonesia, khususnya Batam, tetap aman dari sisa kontainer yang hanyut,” ujar Takwim dalam konferensi pers, pada Sabtu (6/06/2026).
‎
‎Meski demikian, KSOP memastikan pemantauan terhadap potensi dampak lingkungan tetap dilakukan. Hingga saat ini, otoritas pelabuhan belum menemukan indikasi pencemaran laut yang ditimbulkan akibat tenggelamnya kapal berbendera Tanzania tersebut.
‎
‎”Sejauh ini kami belum melihat potensi pencemaran lingkungan, khususnya dari bahan bakar akibat kecelakaan tersebut. Namun kami tetap menyiapkan langkah antisipasi. Jika terlihat adanya potensi pencemaran, kami akan segera melakukan penanganan, khususnya yang masuk ke wilayah Batam,” tegas Takwim.(*)

Kaitan batam, kapal tenggelam, Kota Batam, MV Golden Star 1, Pencemaran Laut, top
Redaksi 9 Juni 2026 9 Juni 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Prakiraan Cuaca Batam, Selasa dan Rabu Waspadai Hujan dan Petir
Artikel Selanjutnya Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal Lengkap Babak Penyisihan Grup

APA YANG BARU?

Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
Artikel 6 jam lalu 85 disimak
Motor Knalpot Brong dan Balap Liar di Batam Kini Ditahan Sampai Vonis, Tak Bisa Langsung Tebus
Artikel 9 jam lalu 73 disimak
BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
Artikel 10 jam lalu 154 disimak
Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
Artikel 1 hari lalu 178 disimak
Coba Curi Kotak Infaq Masjid, Seorang Pria Diamankan Petugas dari Polsek Lubuk Baja
Artikel 1 hari lalu 185 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 4 hari lalu 806 disimak
Krisis Sampah Batam: Armada Minim dan TPA Telaga Punggur Kian Over Kapasitas
In Depth 6 hari lalu 315 disimak
“Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
Histori 5 hari lalu 303 disimak
KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
Pendidikan 3 hari lalu 290 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 3 hari lalu 286 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?