SEKTOR pariwisata Kota Batam mengalami kelesuan cukup signifikan pada Juli 2026. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menyusut tajam hingga berkurang lebih dari 17 ribu orang hanya dalam rentang satu bulan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, total kunjungan wisman pada Juli 2026 tercatat sebanyak 143.523 kunjungan. Realisasi ini merosot 10,78 persen dibanding bulan sebelumnya (Juni 2026) yang sempat menembus angka 160.871 kunjungan.
Pintu-pintu masuk utama seperti Pelabuhan Feri Batam Center, Harbour Bay, Sekupang, Nongsa Pura, hingga Bandara Internasional Hang Nadim mencatat penurunan aktivitas kedatangan turis asing.
Penyusutan arus wisman ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar utama Batam. Negara-negara tetangga masih mendominasi porsi kedatangan, sehingga fluktuasi dari wilayah tersebut berdampak langsung pada total kunjungan.
Komposisi Kunjungan Wisman Juli 2026
| Negara Asal | Jumlah Kunjungan | Pangsa Pasar (%) |
| Singapura | 62.251 | 43,37% |
| Malaysia | 46.512 | 32,41% |
| Tiongkok | 5.752 | 4,01% |
| India | 3.708 | 2,58% |
| Filipina | 1.847 | — |
| Myanmar | 1.291 | — |
| Jepang | 1.170 | — |
| Australia | 1.095 | — |
| Korea Selatan | 1.009 | — |
| Amerika Serikat | 982 | — |
“Secara keseluruhan, sepuluh negara tersebut menyumbang 87,52 persen dari total kunjungan wisman ke Batam selama Juli 2026,” sebut Kepala BPS Kota Batam, Devi Indriastuti, Jumat (4/9/2026).
(dha)


