Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
    8 jam lalu
    Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam (BTH 1) Tiba
    8 jam lalu
    Hujan Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Atap Rumah Warga Tertimpa
    2 hari lalu
    Tabrakan Angkot vs Trailer di Jalan Brigjen Katamso, Tidak Ada Korban Jiwa
    2 hari lalu
    Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    7 jam lalu
    Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
    23 jam lalu
    Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
    24 jam lalu
    PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
    2 hari lalu
    “Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    24 jam lalu
    Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
    1 hari lalu
    Sultan Muhammad II Muazzam Shah (Sultan Riau Lingga Kedua 1832 – 1835)
    1 hari lalu
    Data Kependudukan Kota Batam 2026
    2 hari lalu
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    4 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Awal Mula Pipa Plastik di Indonesia

Editor Admin 4 tahun lalu 594 disimak

PIPA PVC (polyvinyl chloride) atau lebih dikenal dengan pipa paralon merupakan salah satu material yang penting dalam pembangunan rumah atau gedung. Pipa yang terbuat dari bahan baku polivinil klorida ini biasanya digunakan untuk mengalirkan air dan instalasi listrik. Pipa plastik jadi pilihan selain harganya terjangkau, juga lebih ringan sehingga proses pemasangannya lebih mudah.

Pipa PVC tersedia dalam beragam jenis dan ukuran. Mereknya menentukan kualitas dan harga. Namun, apapun mereknya, orang menyebutnya paralon. Nama ini diambil dari merek Pralon, pionir pipa PVC di Indonesia, yang didirikan oleh Pandji Wisaksana alias Phan Wan Sin.

Pandji lahir di Bandung, Jawa Barat pada 27 Juni 1925. Mantan wartawan Bandung Herald, harian mandarin pertama di Bandung pada masa pendudukan Jepang, ini dikenal sebagai perintis industri plastik di Indonesia.

Pandji mendirikan PT Haking, perusahaan patungan dengan perusahaan Hong Kong milik Haking Wong, yang memproduksi sikat gigi plastik pertama di Indonesia. Setelah itu, dia membawa teknologi pembuatan pipa plastik ke Indonesia.

“Pandji adalah orang pertama yang membawa teknologi pipa plastik (pralon) ke Indonesia,” tulis I. Wibowo, dkk. dalam biografi Pandji Wisaksana, Mata Hati Sang Pioneer Indonesia. Ide membuat paralon muncul saat Pandji pergi ke Jepang.

Nurani, General Manager PT Pralon, dalam perpamsi.or.id, mengatakan dalam suatu kunjungan ke Jepang bersama Gubernur DKI Jakarta waktu itu, Pandji berkenalan dengan Sekisui, perusahaan plastik besar di Jepang yang memproduksi pipa dengan nama S-Lon.

Pipa S-plon menarik perhatian Pandji. “Kuatnya sama seperti besi, tidak karatan dan enteng, menyambungnya gampang, pakai lem,” kata Pandji. Pada masa itu di Indonesia lazim menggunakan pipa dari besi yang mudah berkarat sehingga air menjadi berbau. Ia pun melihat peluang bisnis dari pipa plastik. Ia kemudian mengirim anak buahnya ke Jepang untuk belajar pembuatan pipa plastik tersebut.

Pada 1963, Pandji yang dijuluki Raja Plastik mendirikan PT Prakarsa Pralon. Perusahaan ini memproduksi pipa PVC dengan standar internasional Jepang. Peralatan, teknologi, dan bahan baku disuplai langsung dari Jepang.

Pipa plastik produksinya dinamai “pralon” yang kemudian populer di seluruh Indonesia. “Pralon berasal dari gabungan huruf ‘P’ dari Pandji, sementara nama bagian belakangnya diciptakan untuk menghasilkan suara yang menarik bagi pemasaran,” tulis I. Wibowo, dkk.

Versi lain arti merek itu dikemukakan oleh Nurani dalam perpamsi.or.id, bahwa Pralon diambil dari Pra (Prakarsa) dan Lon (merek pipa S-Lon milik Sekisui).

Kehadiran paralon disambut baik oleh masyarakat dan menggeser penggunaan pipa besi dalam proses konstruksi. Misalnya, paralon telah digunakan dalam pembangunan Masjid Istiqlal. “Pandji menyumbang pipa paralon secara gratis untuk pembangunan Masjid Istiqlal,” tulis I. Wibowo, dkk.

Seiring perkembangan pasar, pada 1975 PT Prakarsa Pralon membentuk perusahaan joint venture dengan perusahaan Jepang, Sekisui dan Marubeni, perusahaan perdagangan pemilik sebagian saham Sekisui, dengan nama PT Pralon Corporation.

Pada tahun itu perusahaan-perusahaan pipa plastik lain bermunculan, baik melalui program Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

I. Wibowo, dkk. menyebut pada 1968, Pandji melepas perusahaannya kepada sahabatnya. Namun, sumber lain menyebut Pandji menjual sahamnya kepada The Ning King (Argo Manunggal Grup) pada 1985.

Kendati telah melepas kepemilikannya atas perusahaan Pralon, Pandji tercatat sebagai pionir industri pipa plastik di Indonesia. “Karena pabrik inilah yang pertama kali menghasilkan pipa plastik di Indonesia,” tulis I. Wibowo, dkk., “Pandji pun mendapat julukan Bapak Pralon Indonesia.”

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan Pandji Wisaksana, Paralon, Pioneer, Pola
Admin 21 September 2022 21 September 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Wali Kota Tanjungpinang: Masih Banyak Warga Pesisir Belum Miliki Legalitas Tanah
Artikel Selanjutnya Gubernur Kepri Salurkan Bantuan Asuransi BPJSTK Nelayan Senilai Rp 541 Juta

APA YANG BARU?

Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
Pendidikan 7 jam lalu 135 disimak
Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
Artikel 8 jam lalu 142 disimak
Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam (BTH 1) Tiba
Artikel 8 jam lalu 131 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 23 jam lalu 244 disimak
Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
Pendidikan 24 jam lalu 236 disimak

POPULER PEKAN INI

“Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
Histori 5 hari lalu 769 disimak
BBM Subsidi Pertalite: Siapa yang Layak dan Apa Acuannya?
Artikel 5 hari lalu 748 disimak
Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
Artikel 5 hari lalu 701 disimak
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat (29/5/2026): Berawan hingga Hujan Ringan, Waspadai Petir
Artikel 4 hari lalu 653 disimak
Polda Kepri Hentikan Kasus Kecelakaan Maut WNA Tiongkok Lewat RJ
Artikel 6 hari lalu 602 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?