Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Ringkus 3 Tersangka Jambret di Wilayah Nongsa
    9 jam lalu
    PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
    9 jam lalu
    PN dan Disdukcapil Tanjungpinang Uji Coba Sidang Adminduk di MPP
    12 jam lalu
    Bobol Rumah di Bintan, Dua Tersangka Pelaku Diamankan
    13 jam lalu
    Terlibat Trading Bodong, 92 Warga Tiongkok Dideportasi dan Dicekal Seumur Hidup
    13 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Workshop Literasi untuk Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
    9 jam lalu
    Kalahkan Inggris 2-1, Argentina Berpeluang Back to Back Juara Dunia
    2 hari lalu
    Dominasi Pertandingan, Matador Spanyol Melangkah ke Final Usai Hentikan Prancis
    3 hari lalu
    Full Big Match, Semifinal Piala Dunia 2026 Laga Antar Para Jawara
    4 hari lalu
    SD-SMP Negeri di Batam Wajib Terima Siswa Berkebutuhan Khusus
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    12 jam lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    2 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    2 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    2 minggu lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Awal Mula Pipa Plastik di Indonesia

Editor Admin 4 tahun lalu 628 disimak

PIPA PVC (polyvinyl chloride) atau lebih dikenal dengan pipa paralon merupakan salah satu material yang penting dalam pembangunan rumah atau gedung. Pipa yang terbuat dari bahan baku polivinil klorida ini biasanya digunakan untuk mengalirkan air dan instalasi listrik. Pipa plastik jadi pilihan selain harganya terjangkau, juga lebih ringan sehingga proses pemasangannya lebih mudah.

Pipa PVC tersedia dalam beragam jenis dan ukuran. Mereknya menentukan kualitas dan harga. Namun, apapun mereknya, orang menyebutnya paralon. Nama ini diambil dari merek Pralon, pionir pipa PVC di Indonesia, yang didirikan oleh Pandji Wisaksana alias Phan Wan Sin.

Pandji lahir di Bandung, Jawa Barat pada 27 Juni 1925. Mantan wartawan Bandung Herald, harian mandarin pertama di Bandung pada masa pendudukan Jepang, ini dikenal sebagai perintis industri plastik di Indonesia.

Pandji mendirikan PT Haking, perusahaan patungan dengan perusahaan Hong Kong milik Haking Wong, yang memproduksi sikat gigi plastik pertama di Indonesia. Setelah itu, dia membawa teknologi pembuatan pipa plastik ke Indonesia.

“Pandji adalah orang pertama yang membawa teknologi pipa plastik (pralon) ke Indonesia,” tulis I. Wibowo, dkk. dalam biografi Pandji Wisaksana, Mata Hati Sang Pioneer Indonesia. Ide membuat paralon muncul saat Pandji pergi ke Jepang.

Nurani, General Manager PT Pralon, dalam perpamsi.or.id, mengatakan dalam suatu kunjungan ke Jepang bersama Gubernur DKI Jakarta waktu itu, Pandji berkenalan dengan Sekisui, perusahaan plastik besar di Jepang yang memproduksi pipa dengan nama S-Lon.

Pipa S-plon menarik perhatian Pandji. “Kuatnya sama seperti besi, tidak karatan dan enteng, menyambungnya gampang, pakai lem,” kata Pandji. Pada masa itu di Indonesia lazim menggunakan pipa dari besi yang mudah berkarat sehingga air menjadi berbau. Ia pun melihat peluang bisnis dari pipa plastik. Ia kemudian mengirim anak buahnya ke Jepang untuk belajar pembuatan pipa plastik tersebut.

Pada 1963, Pandji yang dijuluki Raja Plastik mendirikan PT Prakarsa Pralon. Perusahaan ini memproduksi pipa PVC dengan standar internasional Jepang. Peralatan, teknologi, dan bahan baku disuplai langsung dari Jepang.

Pipa plastik produksinya dinamai “pralon” yang kemudian populer di seluruh Indonesia. “Pralon berasal dari gabungan huruf ‘P’ dari Pandji, sementara nama bagian belakangnya diciptakan untuk menghasilkan suara yang menarik bagi pemasaran,” tulis I. Wibowo, dkk.

Versi lain arti merek itu dikemukakan oleh Nurani dalam perpamsi.or.id, bahwa Pralon diambil dari Pra (Prakarsa) dan Lon (merek pipa S-Lon milik Sekisui).

Kehadiran paralon disambut baik oleh masyarakat dan menggeser penggunaan pipa besi dalam proses konstruksi. Misalnya, paralon telah digunakan dalam pembangunan Masjid Istiqlal. “Pandji menyumbang pipa paralon secara gratis untuk pembangunan Masjid Istiqlal,” tulis I. Wibowo, dkk.

Seiring perkembangan pasar, pada 1975 PT Prakarsa Pralon membentuk perusahaan joint venture dengan perusahaan Jepang, Sekisui dan Marubeni, perusahaan perdagangan pemilik sebagian saham Sekisui, dengan nama PT Pralon Corporation.

Pada tahun itu perusahaan-perusahaan pipa plastik lain bermunculan, baik melalui program Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

I. Wibowo, dkk. menyebut pada 1968, Pandji melepas perusahaannya kepada sahabatnya. Namun, sumber lain menyebut Pandji menjual sahamnya kepada The Ning King (Argo Manunggal Grup) pada 1985.

Kendati telah melepas kepemilikannya atas perusahaan Pralon, Pandji tercatat sebagai pionir industri pipa plastik di Indonesia. “Karena pabrik inilah yang pertama kali menghasilkan pipa plastik di Indonesia,” tulis I. Wibowo, dkk., “Pandji pun mendapat julukan Bapak Pralon Indonesia.”

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan Pandji Wisaksana, Paralon, Pioneer, Pola
Admin 21 September 2022 21 September 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Wali Kota Tanjungpinang: Masih Banyak Warga Pesisir Belum Miliki Legalitas Tanah
Artikel Selanjutnya Gubernur Kepri Salurkan Bantuan Asuransi BPJSTK Nelayan Senilai Rp 541 Juta

APA YANG BARU?

Workshop Literasi untuk Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
Pendidikan 9 jam lalu 103 disimak
Polisi Ringkus 3 Tersangka Jambret di Wilayah Nongsa
Artikel 9 jam lalu 98 disimak
PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
Artikel 9 jam lalu 122 disimak
Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
Tokoh 12 jam lalu 109 disimak
PN dan Disdukcapil Tanjungpinang Uji Coba Sidang Adminduk di MPP
Artikel 12 jam lalu 116 disimak

POPULER PEKAN INI

Prakiraan Cuaca, Rabu-Kamis Batam Berawan Tidak Berpotensi Hujan
Artikel 3 hari lalu 365 disimak
“Dari Puncak Dai ke Buitenzorg: 7 Bulan Menjelajah Riau Lingga”
Histori 5 hari lalu 344 disimak
Inggris Bertemu Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Sports 5 hari lalu 319 disimak
Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: Aturan PNS Singapura
Catatan Netizen 6 hari lalu 306 disimak
Dua Remaja Tersesat di Gunung Jantan Berhasil Dievakuasi
Artikel 6 hari lalu 277 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?