Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BP Batam Dukung Pemerintah Pusat: Penataan Lahan & Laut Harus Ada Kepastian Hukum
    13 jam lalu
    Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
    16 jam lalu
    Cuaca Panas Masih Terasa di Batam, Waspadai Hujan Angin dan Petir
    1 hari lalu
    Pemko Batam Segera Lakukan Perombakan Struktur OPD Terbaru
    2 hari lalu
    Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
    1 hari lalu
    Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
    2 hari lalu
    Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
    6 hari lalu
    30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
    6 hari lalu
    Taman Yang Hilang & Pembangunan Yang Tak Terukur
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Jualan Lewat Online, Omzet Pedagang Sembako di Batam Naik

Editor Admin 3 tahun lalu 594 disimak

SEJAK pandemi Covid-19 membuat gaya hidup sebagian orang berubah, termasuk warga Kota Bayam. Belanja atau membeli sejumlah kebutuhan dilakukan secara online.

Termasuk juga membeli komoditas pangsn, seperti sayur mayur, cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, bumbu basah, telur, daging ayam, telur, ikan, sayuran impor, santan, Frozen Food dan lain sebagainya.

Dengan memanfaatkan media online, sejumlah pedagang sembako di Batam mengaku omzetnya meningkat. Bahkan bisa mencapai Rp 15 juta per hari.

Seperti diungkapkan Mimi, pedagang sembako di Pasar Botania 2 Kota Batam. Dia mengatakan selain berjualan secara langsung di pasar, ia juga berjualan komoditas bahan pangan melalui Facebook, WhatsApp hingga Instagram.

Ia menjelaskan hal tersebut telah dilakukan olehnya sejak pandemi Covid-19 melanda Kota Batam dan menyebabkan daya beli masyarakat secara langsung ke pasar menurun.

“Sehari bisa 40 hingga 60 orang konsumen yang belanja di tempat saya. Biasanya saya bisa dapat sekitar Rp 15 juta-Rp 16 juta per harinya. Kalau cuma jualan lewat offline aja, yang di pasar saja, sekitar Rp 5 juta lebih,” kata Mimi, dikutip dari Antara, Jumat (30/6/2023).

Mimi mengaku tidak menyangka bahwa metode jualan tersebut tetap dapat dilanjutkan hingga saat ini, dan hasilnya justru lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan hasil lapaknya di pasar.

Menurut Mimi, konsumen daringnya tidak hanya dari kalangan ibu rumah tangga, tetapi juga dari restoran, kafe, hingga hotel.

“Konsumen biasanya pesan lewat chat WhatsApp. Untuk pengantaran wilayah sekitaran pasar, wilayah Batam Center free ongkir, tapi harus mengikuti rute kurir kami. Tetapi, kalau urgent bisa kami kirim lewat Grab ataupun GoSend,” tuturnya.

Mimi menjual beragam komoditas bahan pokok, seperti daging ayam, cabai merah, cabai hijau, sayur mayur, bawang, puting, bawang merah, ikan, frozen food, telur, dan bumbu-bumbu dapur lainnya.

Ia menambahkan, setiap hari dirinya juga rutin menginformasikan harga-harga komoditas bahan pangan kepada konsumen melalui platform digital.

“Bisa order ke nomor WhatsApp Sahabat Dapur 082173128533. Pembayarannya bisa menggunakan QRIS, COD, dan transfer. Bahkan kami pernah dapat penghargaan terbaik se-Batam Customers Choice dari Grab Mart,” kata Mimi.

Sementara itu, pedagang sembako lainnya, Yanto mengaku saat ini lebih banyak pelanggannya yang berbelanja secara daring. Hal itu dikarenakan pelanggannya sudah mulai terbiasa dengan layanan belanja daring yang ditawarkan oleh Yanto.

Ia menambahkan, omzetnya dalam sehari dapat mencapai sekitar Rp 16 juta hingga Rp 17 juta dengan penjualan secara daring.

“Biasanya saya juga menawarkan belanja online melalui grup WhatsApp di lingkungan tempat tinggal saya. Lumayan juga, tetangga-tetangga sekitar yang pesan dan belanja lewat WhatsApp,” kata Yanto.

Meskipun pada awal pandemi membuatnya merasa terpuruk akibat kurangnya minat masyarakat berbelanja ke pasar. Namun dengan melakukan penjualan secara daring dan mengikuti perkembangan digital saat ini, membuatnya terus meningkatkan inovasi dalam berjualan bahan sembako.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menyebutkan belanja online adalah salah satu upaya Pemko Batam untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Melalui aplikasi Pasar Mama, semua kebutuhan bahan pangan tersedia, seperti aneka buah-buahan, bumbu, susu, sabun, minuman, sayuran, daging, beras, minyak, gula, dan bahan pokok lainnya.

“Pemko Batam melakukan terobosan pertama yakni Pasar TPID Kota Batam. Kedua karena ada instruksi di rumah saja, jadwal operasional pasar dikurangi. Kami menyiapkan aplikasi Pasar Mama yang bisa didownload di PlayStore dan AppStore,” ujar Gustian.

(*/ade)

Kaitan Covid-19, Jualan Lewat Online, kepri, Kota Batam, Omzet Pedagang Sembako, Pasar botania 2
Admin 30 Juni 2023 30 Juni 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tarif Baru Kapal Pelni Mulai Berlaku 1 Juli 2023
Artikel Selanjutnya Lepas Kontingen Fornas VII 2023 Kepri, Ansar Ajak Masyarakat Makin Cinta Olahraga

APA YANG BARU?

BP Batam Dukung Pemerintah Pusat: Penataan Lahan & Laut Harus Ada Kepastian Hukum
Artikel 13 jam lalu 99 disimak
Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 16 jam lalu 190 disimak
Cuaca Panas Masih Terasa di Batam, Waspadai Hujan Angin dan Petir
Artikel 1 hari lalu 213 disimak
Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
Sports 1 hari lalu 204 disimak
Pemko Batam Segera Lakukan Perombakan Struktur OPD Terbaru
Artikel 2 hari lalu 145 disimak

POPULER PEKAN INI

Warga Diminta Waspada, BMKG Meperkirakan Cuaca Batam Berubah-ubah
Artikel 6 hari lalu 490 disimak
Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
Sports 6 hari lalu 411 disimak
Antisipasi Amblasnya Jalan Gajah Mada, Jalur Pemakaman Tionghoa Jadi Alternatif
Artikel 6 hari lalu 409 disimak
30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
Pendidikan 6 hari lalu 396 disimak
Petugas Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia di Batam, Mode Penyelundupan Pakai Kemasan Makanan
Artikel 6 hari lalu 347 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?