Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bos THM Planet Batam Yuwanky Ditangkap di Bandara Soetta
    1 jam lalu
    Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026
    3 jam lalu
    Akses Southlink–UIB Masih Ditutup, Pengendara Nekat Terobos Trotoar
    3 jam lalu
    Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
    1 hari lalu
    Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    3 jam lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    2 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    4 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    4 hari lalu
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    4 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    1 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    1 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Kepulauan Riouw dan Pulau Batam, 1899

Editor Admin 3 tahun lalu 1.1k disimak
Ilustrasi, disediakan oleh GoWest.ID

SEBUAH peta yang berasal dari Atlas van Nederlandsch Oost-en West-Indie’, oleh Dr I. Dornseiffen, diterbitkan oleh Seyffardt’s Boekhandel, Amsterdam, menggambarkan wilayah Kepulauan Riau di sekitar tahun 1899, termasuk pulau Batam dengan pulau-pulau kecil penyangganya.

Oleh : Bintoro Suryo


PETA ini merupakan lembar ke 6 dari peta Sumatera. Gambaran peta termasuk peta sisipan Kepulauan Anambas. Oleh sang pembuat peta, Dr. I. Dornseiffen, kabupaten Kepulauan Anambas disebutkan sebagai sebuah kepulauan kecil di Indonesia, terletak 150 mil laut timur laut Pulau Batam di Laut Natuna Utara, antara daratan Malaysia di barat dan pulau Kalimantan di timur.

Secara geografis, kepulauan Anambas saat itu disebut merupakan bagian dari Kepulauan Tudjuh, secara administratif. Peta kuno ini diterbitkan oleh Seyffardt’s Boekhandel, Amsterdam.

Gambaran Kepulauan Batam circa 1899

Pembuat peta, Dr. I. Dornseiffen , menggambarkan kepulauan Batam masa itu dengan bentuk yang kurang lebih sama seperti yang kita kenal di masa sekarang. Beberapa lokasi pesisir yang sudah didiami penduduk, dituliskan rinci. Ada perkampungan T. Singkoewan (Tanjung Sengkuang, pen), Mentarau, Tering, Belian hingga Bojan (pulau Boyan, pen) di sebelah baratnya serta wilayah yang disebut dalam peta sebagai Ladi. Sementara di wilayah timur, ada Nongsa, Senggoenoeng (Senggunung – Sambau, pen) serta pulau Sauh (Tanjung Sauh, pen) dan Kasam.

Gambar peta : Atlas van Nederlandsch Oost-en West-Indie’, oleh Dr I. Dornseiffen, diterbitkan oleh Seyffardt’s Boekhandel, Amsterdam

Pusat keramaian di pulau utama Batam, Sei Jodoh, juga dituliskan oleh Dr. I. Dornseiffen sebagai ; Djoedoe. Sementara teluk Tanjung Uma yang kita kenal sekarang, disebutkan dalam peta sebagai Djoedoe Baai.

Ada dinamika masyarakat di pulau utama kepulauan Batam, terutama di wilayah-wilayah pesisir, walau belum merupakan sentra ekonomi utama masyarakat kepulauan Batam secara umum dan pusat pemerintahan di zaman Hindia Belanda masa itu.

Arah pelayaran internasional juga dijelaskan melalui garis-garis dalam peta yang digambarkan oleh Dr. I. Dornseiffen. Dua jalur pelayaran ramai digambarkan melalui kepulauan Batam masa itu. Selain melalui Singapore Straat (Selat Singapura, pen), jalur lain adalah melalui Tjombol Straat (selat Combol, dekat pulau Bulan, pen).

Rute internasional untuk menyinggahi Tandjoengpinang (Tanjungpinang, pen) adalah melalui jalur pelayaran di Tjombol Straat. Pada masa itu, Tandjoengpinang (Tanjungpinang, pen), sudah menjadi pusat karesidenan Hindia Belanda untuk wilayah Kepulauan Riau. Jalur yang biasa digunakan sesuai peta Dr. I. Dornseiffen adalah melalui perairan selat Tjombol – perairan pulau Buluh, – mengarah ke pulau Setokok – dan melalui selat kecil antara pulau Setokok dan Batam (kini berdiri jembatan 1 Barelang, pen). Belum ada garis pelayaran langsung yang menyinggahi pulau utama Batam di gugus kepulauan Batam masa itu.

(*)

Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini pertama kali terbit di : bintorosuryo.com

Kaitan batam, History, kepulauan riau, Map, peta, Riouw, sejarah
Admin 17 Oktober 2023 17 Oktober 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya DAM Tembesi, Batam
Artikel Selanjutnya Berdiameter 100 M, BP Batam Mulai Bangun Bundaran Punggur

APA YANG BARU?

Bos THM Planet Batam Yuwanky Ditangkap di Bandara Soetta
Artikel 1 jam lalu 66 disimak
Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026
Artikel 3 jam lalu 92 disimak
Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
Pendidikan 3 jam lalu 103 disimak
Akses Southlink–UIB Masih Ditutup, Pengendara Nekat Terobos Trotoar
Artikel 3 jam lalu 101 disimak
Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
Artikel 1 hari lalu 185 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Batam:”Hari Ini dan Besok, Cuaca Kepri Cerah Berawan”
Artikel 7 hari lalu 474 disimak
Pemerintah Usulkan Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107,3 Juta
Artikel 5 hari lalu 349 disimak
Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
Pendidikan 5 hari lalu 346 disimak
Alokasi 3 Bulan Rapel Cair, Data Penerima Menyusut
Artikel 6 hari lalu 332 disimak
Warga Temukan Kerangka Manusia di Sei Ladi
Artikel 5 hari lalu 331 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?