Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
    12 jam lalu
    ‘Rayap Besi’ Tutup Drainase di Terowongan Pelita Tertangkap
    13 jam lalu
    Data Pendaftar SPMB Batam Diduga Bocor
    13 jam lalu
    Tiga Orang Diamankan BNNP Kepri Terkait Peredaran Vape Mengandung Narkoba
    21 jam lalu
    Pelaku UMKM Kawasan Mega Legenda Diberi Waktu Relokasi Mandiri Hingga Akhir Tahun
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
    3 jam lalu
    Jangan Pakai Sepatu Lari: Untuk Jalan-jalan
    3 jam lalu
    Polibatam Perkuat Jejaring Internasional Lewat Global Knowledge Sharing 2026
    2 hari lalu
    Pendaftar Membludak, SMK Negeri 1 Batam Kelebihan Kuota Hingga 1.546 Siswa
    2 hari lalu
    Parade Kemilau Nusantara Kepri 2026
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    4 jam lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    3 hari lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    5 hari lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    7 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    34 menit lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Klinik Alami: Dedikasi Dr. Nur Farhan Alami untuk Perawatan Lansia di Singapura

Editor Admin 10 bulan lalu 545 disimak
Dr. Nur Farhan Alami bersama seorang pasien di kliniknya. © SPH/The Straits TimesDisediakan oleh GoWest.ID

DI Klinik Alami yang terletak di wilayah Kembangan, Singapura, ada lukisan-lukisan yang menghiasi dinding. Bukan berasal dari katalog peralatan medis. Dr. Nur Farhan Alami, seorang geriatrian berusia 43 tahun, melukisnya sendiri.


TAK hanya itu, furnitur yang ada di klinik juga merupakan barang bekas yang dibeli dari The Salvation Army, dan tempat tidur geriatrik yang digunakan dibeli secara online.

Setiap keputusan yang diambil dalam praktiknya, mencerminkan seorang dokter yang memilih cinta terhadap profesinya ketimbang keuntungan finansial.

Setelah 19 tahun berkarier di sektor kesehatan publik dan swasta, Dr. Farhan bersama suaminya, apoteker Imran Shah, mendirikan Klinik Alami pada tahun 2023. Pasangan ini menghabiskan tabungan pribadi untuk membuka klinik yang bertujuan memberikan perawatan geriatrik yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

Dr. Farhan mengakui bahwa ia belum mendapatkan gaji sebagai spesialis dan pekerjaan sebagai dokter-wirausaha sangatlah menegangkan. Setelah seharian bekerja, masih ada tanggung jawab administratif yang harus diselesaikan, seperti pengaturan tenaga kerja dan masalah penggajian.

“Namun, suami saya selalu mendukung, dan pasien-pasien saya terus kembali, jadi saya tahu kami melakukan sesuatu yang benar,” ungkapnya seperti dituturkan di The Straits Times.

Kini, pasien-pasien datang dari berbagai penjuru pulau.

Dr. Farhan menjelaskan motivasinya untuk keluar dari zona nyaman dan memulai praktik sendiri demi membantu para lansia menjalani masa tua mereka dengan lebih nyaman.

“Saya selalu ingin menjadi dokter di kampung, di mana pasien saya adalah tetangga-tetangga saya, seperti sekarang ini. Ketika saya pergi ke warung kopi, semua orang menyapa, ‘Hei, dokter, mau makan apa hari ini?’ Semua orang yang tinggal di atas kami juga adalah pasien kami.”

Hasrat untuk Menjadi Dokter

BIDANG yang digelutinya adalah hasratnya. Ia telah melayani di rumah sakit publik dan swasta, dan mengamati bahwa antrean di rumah sakit publik seringkali panjang, sementara tidak semua orang mampu membayar layanan kesehatan swasta.

Dr. Nur Farhan Alami di kliniknya. © SPH/The Straits Times

“Ketika melihat pasien lansia yang tidak terjamin, saya khawatir mereka terabaikan. Saya ingin melayani lebih banyak orang dan memiliki klinik di mana pasien bisa menemui dokter kapan saja mereka butuhkan.”

Itulah sebabnya model kliniknya berbeda dari yang biasa; ia beroperasi lebih seperti start-up. Klinik ini membeli tempat tidur geriatrik dan alat infus bekas secara online, serta furnitur yang berasal dari The Salvation Army, dan lukisan yang menghiasi dinding adalah karyanya sendiri.

Untuk menekan biaya dan memberikan penghematan kepada pasien, Klinik Alami menyediakan obat generik sehingga pasien tidak perlu membayar mahal untuk setiap tablet. Dr. Farhan memastikan bahwa obat-obatan yang disediakan tetap efektif.

Biasanya, dokter umum menyewa asisten klinik, namun mereka memilih untuk mempekerjakan perawat karena banyaknya perhatian dan tindak lanjut yang dibutuhkan oleh pasien lansia.

“Jika dokter melakukan semuanya, biayanya akan mahal. Namun, dengan bantuan perawat dan apoteker, semua orang dapat berfungsi di tingkat keterampilan terbaik mereka, sehingga model kami menjadi terjangkau. Ini semua tentang pelatihan dan dukungan.”

Klinik ini juga memiliki psikolog dan fisioterapis, karena praktik dengan satu dokter tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kompleks pasien usia lanjut.

“Harapan saya adalah untuk memperluas model ini agar lebih banyak pasien dapat merasakan manfaatnya dan mengembangkan tim dengan individu yang sejalan, karena kami ingin fokus pada perawatan itu sendiri, bukan hanya pada obat-obatan.”

Dr. Farhan berharap untuk memberikan perawatan yang sama baiknya bagi pasiennya seperti yang ia harapkan untuk orang tuanya di masa depan.

(ham/TheStraitsTimes)

Kaitan batam, Dr Farhan, kepri, Klinik alami, lansia, singapura
Admin 14 Agustus 2025 14 Agustus 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kejaksaan Negeri Bintan Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi PNBP
Artikel Selanjutnya Pemko Batam Bebaskan 100% Sanksi Administratif Denda PBB-P2 1994 sd 2024

APA YANG BARU?

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 34 menit lalu 57 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 3 jam lalu 91 disimak
Jangan Pakai Sepatu Lari: Untuk Jalan-jalan
Catatan Netizen 3 jam lalu 88 disimak
Pulau Benan, Lingga
Wilayah 4 jam lalu 76 disimak
Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
Artikel 12 jam lalu 155 disimak

POPULER PEKAN INI

Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
Statistik 7 hari lalu 632 disimak
Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
Sports 5 hari lalu 608 disimak
ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
Statistik 3 hari lalu 570 disimak
Proyek Jembatan Batam–Bintan Senilai Rp17 Triliun Masih Mandek, Investor Belum Ada
Artikel 4 hari lalu 546 disimak
Gagal ke Final, Tim Garuda U19 Kalah Tipis dari Australia
Sports 5 hari lalu 543 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?