Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pria Pemeras 10 Anak di Mantang
    15 jam lalu
    Penuh Tawa dan Nostalgia, Mantan Pegawai Pemko Batam Sambut HUT RI ke-81 di Taman Kolam
    16 jam lalu
    KKP dan BP Batam Bangun Kerjasama Permudah Layananan Sertifikasi Mutu Hasil Laut
    1 hari lalu
    BP Batam Percepat KEK Tanjung Sauh, MoU PLTU 300 MW Ditandatangani
    1 hari lalu
    Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
    5 jam lalu
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    2 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    3 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    4 hari lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    5 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

“Pagi yang Nyaris Sempurna”

Justru ketika tak ingin apa-apa

Editor Admin 7 bulan lalu 421 disimak
Ilustrasi, © F. Sultan YohanaDisediakan oleh GoWest.ID


DI sebuah dusun di Chiang Dao, Thailand Utara, saya menemukan pagi yang nyaris sempurna. Di lereng gunung Doi Chiang Dao, 7 Desember itu, pagi berupa langit yang redup oleh selimut kabut, lolong anjing yang bersahutan dengan kokok ayam, serta kikkrik.. jangkrik malam yang sepertinya terlambat membunyikan suara.

Oleh: Sultan Yohana


SESEKALI nyaring suara lonceng kuil di ujung jauh sana, terdengar hingga pondokan sederhana yang kami sewa. Saya memang punya kebiasaan bangun pagi, dan sambal menunggu air mendidih dari termos, saya ingin hanya duduk mematung di bangku kayu teras pondok. Memandangi kabut serta merekam semua suara yang sampai ke gendang telinga saya.

Tidak ada HP. Tidak ada suara kendaraan bermotor. Tidak ada teriakan emak-emak memaksa bangun anak-anaknya. Tidak ada suara batuk-batuk mengguk orangtua. Tidak ada musik. Hal-hal yang biasa saya dengar di rumah susun kami di Singapura.

Lama sekali saya duduk mematung, dan melamun. Tak tergerak untuk melakukan apa-apa. Ini sungguh “ajaib” bagi saya. Di luar kebiasaan. Asap yang keluar dari mulut dan hidung setiap kali bernafas, melemparkan saya pada pagi-pagi sempurna saat saya masih bocah, puluhan tahun silam.

Di Singosari, Malang. Ketika itu, saya biasa akan berebut dengan Irma, kakak perempuan saya, untuk siapa yang duluan memakai kamar mandi. Dengan air sedingin es, kami mandi dengan buru-buru. Untuk kemudian ganti seragam sekolah, dan duduk di depan tungku kayu bakar pawon untuk menghangatkan tubuh sembari menyesap kopi yang dibuat nenek dari mug besar berbahan kaleng, yang dari sana, semua anggota keluarga meminumnya lewat lepek secara bergiliran.

Kopi panas memang satu-satunya sarapan keluarga kami ketika itu. Tidak ada roti lapis, tidak ada nasi goreng, tidak ada Indomie rebus. Lalu, dengan bergegas, kami akan jalan kaki sejauh kurang lebih dua kilo, untuk sampai di sekolah. Dengan riang, sambil memainkan asap yang keluar dari mulut dan hidung kami.

Tapi Singosari kini tak sedingin dulu. Bahkan Batu, kota di atas Singosari yang dulu udara dinginnya sanggup membekukan sendi, warganya kini sudah mulai berlomba-lomba memasang mesin pendingin udara di rumah mereka. Hal yang tidak akan Anda temui 30 tahun silam.

Perubahan iklim memang nyata! Kerusakan alam nyata. Dan itu semua itu karena gaya hidup HEDON kita.

Satu-satunya solusi memerangi perubahan itu, ya, menyederhanakan apa saja hidup kita.

Kembali ke dusun di Chiang Dao. Dusun yang harus kami tempuh dengan perjalanan kereta api selama 10 jam dari Bangkok, disambung kemudian dengan bus selama dua jam, serta diakhiri dengan menumpang opelet kuning yang disopiri perempuan tua untuk sampai di pondokan yang kami sewa. Nyaris tiga jam saya hanya duduk mematung tak melakukan apa-apa. Hanya memandangi kabut dan melamun. Menikmati udara bersih.

Menikmati lamunan. Menikmati apa saja ingatan yang muncul di kepala. Kopi yang sudah saya racik, semakin menyempurnakan pagi itu. Saya bahkan nyaris tak ingat untuk memainkan HP, hal yang telah menjadi kebiasaan tiap pagi. Saya tidak ingin tahu ada berita apa pagi itu. Saya tidak ingin tahu apa ada dagangan di marketplace. Saya tidak ingin tahu apa kabar-kabar kawan atau sanak saudara. Pagi itu, saya tidak ingin tahu apa-apa. Saya ingin terbebas dari apa-apa. Dan saya bisa melakukannya, nyaris selama tiga jam lamanya.

Kokok ayam, goggongan anjing semakin berkurang. Tapi kabut tetap ngotot menyelimuti dusun. Perempuan paruh baya, pemilik pondokan muncul, tersenyum, serta mengucapkan “good morning…” Sebentar kemudian ia datang ke pondokan kami, membawa sarapan terbaik yang pernah saya makan, setidaknya dalam lima tahun terakhir: sebakul nasi, lalapan aneka sayur dan sambal ala Thailand, tomyam jamur, ayam goreng, aneka irisan buah, serta semangkuk kecil puding alpukat dan cincau.

Pagi itu terasa nyaris sempurna. Justru ketika saya TAK INGIN APA-APA. Hanya duduk mematung, menikmati apa saja yang DATANG ke saya.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, singapura, thailand
Admin 21 Desember 2025 21 Desember 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pemkab Bintan Tetapkan Siaga Darurat Bencana
Artikel Selanjutnya Siapkan Wasit dan Pelatih Jelang Porprov, Pengkot Muaythai Batam Gelar Pelatda

APA YANG BARU?

Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
Sports 5 jam lalu 77 disimak
Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pria Pemeras 10 Anak di Mantang
Artikel 15 jam lalu 86 disimak
Penuh Tawa dan Nostalgia, Mantan Pegawai Pemko Batam Sambut HUT RI ke-81 di Taman Kolam
Artikel 16 jam lalu 88 disimak
KKP dan BP Batam Bangun Kerjasama Permudah Layananan Sertifikasi Mutu Hasil Laut
Artikel 1 hari lalu 122 disimak
BP Batam Percepat KEK Tanjung Sauh, MoU PLTU 300 MW Ditandatangani
Artikel 1 hari lalu 109 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 6 hari lalu 826 disimak
KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
Pendidikan 5 hari lalu 328 disimak
“Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
Histori 7 hari lalu 306 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 4 hari lalu 294 disimak
Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
Catatan Netizen 3 hari lalu 280 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?