Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
    5 jam lalu
    BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
    5 jam lalu
    Lakalantas Saat Hujan Deras, Seorang Pemotor Tewas Terjatuh dan Terlindas
    17 jam lalu
    Tumpukan Sampah di Botania Garden, DLH Batam Kekurangan Petugas
    18 jam lalu
    Dugaan Pencurian Meteran Air di Perumahan KDA Batam Kota
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
    4 jam lalu
    10
    Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
    5 jam lalu
    Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
    5 jam lalu
    Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
    3 hari lalu
    Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    17 menit lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    2 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    2 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Premium, Bahan Bakar Langka Yang Mulai Dipunahkan?

Editor Redaksi 8 tahun lalu 1.6k disimak

VICE President Coorporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengakui keberadaan bahan bakar minyak jenis Premium di wilayah Pulau Jawa mulai terjadi penurunan. bahkan sudah tidak dijual lagi di sejumlah SPBU.

Menurut Adiatma, alasan utama bensin Premium sulit ditemukan di Pulau Jawa, lantaran memang hal itu telah diatur Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, di mana Premium bukan BBM penugasan yang wajib disalurkan di wilayah Jawa, Madura dan Bali.

Oleh karena itulah menurutnya, di tiga wilayah tersebut Premium menjadi bahan bakar yang masuk kategori umum atau nonsubsidi.

“Artinya di tiga pulau itu (Jawa, Madura dan Bali), kita tidak wajib ditugaskan. Tapi meski tidak diwajibkan, kita masih jual di beberapa wilayah Jakarta,” kata Adiatma di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Adiatma menegaskan lagi bahwa Pertamina saat ini mengacu pada Peraturan Presiden tersebut dalam menyalurkan BBM jenis Premium.‎ Dia pun membantah jika terjadi pengurangan Premium.

“Nggak. Kita kan sesuai Perpres saja. Boleh nggak kami jual Premium? Itu boleh. Semua sesuai dengan wilayah penugasan,” ujarnya.

Namun begitu, Adiatma masih bungkam, kapan BBM jenis Premium akan punah alias sama sekali tak lagi didistribusikan.

“Itu ada di tangan pemerintah. Pertamina sebagai badan usaha tidak berhak untuk mengambil keputusan,” ujarnya.

 

Langka juga di Batam

KELANGKAAN Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium, bukan hanya terjadi di wilayah Jawa, Bali dan Madura saja. Di wilayah Sumatera, kelangkaan juga terjadi banyak tempat. Sebagai gantinya, bahan bakar baru jenis pertalite, setia menunggu konsumen untuk menggantikan posisi premium yang hilang.

Namun, harganya tentu tidak sama dengan premium.

Kelangkaan BBM jenis premium sudah terjadi sejak lama di Batam. Banyak SPBU di kota industri ini yang hanya menyediakan BBM premium di hari-hari tertentu saja. Masuarakat harus berburu dengan jadwal tersedianya premium jika ingin membeli BBM dengan harga murah di luar pertalite.

Sejak muncul pertalite di Batam, kuota BBM premium memang dikurangi Pertamina. Kuota premium di Batam turun sekitar 30 persen atau tinggal sebanyak 160 ribu kl. per tahun. sebelumnya di 2016, kuota BBM premium mencapai 219 kilo liter (kl).

“Sejak kami luncurkan pertalite memang ada penurunan konsumsi premium,” sebut Sales Executive Retail Wilayah XII, Ida Bagus Ru Adhi Atma Wiguna saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD Batam, beberapa waktu lalu.

Kuota premium sendiri, lanjut Ida, saat ini diatur BPH Migas, sehingga dalam hal ini Pertamina hanya sebatas menyalurkan kuota tersebut. Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menjadikan Premium sebagai BBM penugasan di seluruh Indonesia. Hal ini untuk menunjang pelaksanaan program BBM Satu Harga.

“Karena ini penugasan ada komponen yang menjadi tanggungjawab kami kepada pemerintah. Dalam artian, harus benar benar premium disalurkan kepada orang yang tepat,” lanjutnya saat itu.

Ida mengklaim pengurangan volume BBM bersubsidi lantaran meningkatnya permintaan BBM non subsidi pertalite. Ditambah lagi tuntutan teknologi pabrikan kendaraan yang mulai beralih ke mesin injeksi sehingga bahan bakar pun perlu penyesuaian. Bahkan ia mengakui seluruh kendaraan sudah merekomendasikan penggunaan bahan bakar ROW 91.

 

Pertamina Mulai Hilangkan Premium?

PADA Mei 2015 lalu, Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang dipimpin Faisal Basri memberikan 12 rekomendasi kepada pemerintah. Salah satunya adalah penghapusan bensin RON 88 alias premium.

Ketika itu, Faisal beralasan bahwa Premium sudah tidak ada lagi di pasar internasional. Sehingga, memaksakan mengimpor Premium menjadi pemicu maraknya mafia migas berupa impor BBM.

Menurutnya, merupakan keanehan jika Indonesia masih mengimpor Premium, padahal di pasar internasional sudah tidak ada yang produksi.

Sejalan dengan rekomendasi itu, Pertamina berupaya mendorong konsumen premium berpindah ke BBM RON 90 atau pertalite yang harganya tak jauh beda dibanding premium, tapi kualitasnya lebih baik. Hingga yang terjadi sekarang, BBM Premium tetap ada, namun sudah jauh berkurang.

Sehubungan dengan penurunan kuota premium ini, ada kalangan yang menilai PT Pertamina (Persero) berpotensi kehilangan pendapatan (potential loss) dari penyaluran solar atau disebut jenis BBM tertentu (JBT) dan premium penyaluran luar Jawa dan Bali atau disebut jenis BBM khusus penugasan (JBKP) sebesar Rp 3,49 triliun.

Potensi hilangnya pendapatan tersebut terhitung dalam dua bulan atau hingga Februari 2018.

Demikian disampaikan, Direktur Pemasaran Korporat dan Ritel Pertamina M Iskandar dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI.

“Ini secara formula ada potensial loss Januari-Februari ini dari penugasan JBT maupun JBKP, tidak termasuk jenis BBM umum (JBU) yang premium Jawa. Ini adalah nilainya Rp 3,49 triliun,” kata dia, di Komisi VII DPR Jakarta, Senin (19/3/2018).

PT Pertamina (Persero) membantah mengurangi volume bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Indonesia. Saat ini, BUMN migas tersebut mengklaim kebutuhan premium masih sesuai dengan kuota.

VP Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan, pihaknya hanya menjalankan kewajiban yang telah dimuat dalam Peraturan Presiden (Perpres) 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Dalam aturan tersebut, Pertamina memang tidak memiliki kewajiban untuk menjual BBM premium di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Namun, perseroan memiliki kewajiban untuk menjamin pasokan di luar wilayah tersebut.

“Nggak lah, kita (lakukan) sesuai perpres aja,” ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/3).

Dengan demikian, pihaknya memastikan jika Pertamina juga berhak tidak menjual premium di wilayah tersebut. Hanya saja, perusahaan pelat merah tersebut ingin tetap memastikan kebutuhan Premium terjaga di tanah air guna menjaga daya beli masyarakat.

“Kalau di Jakarta di Jawa itu lihat Perpres Jamali tidak ada keharusan Pertamina jualan premium, artinya dimasukin jenis bahan bakar umum. Kita tidak jual juga boleh,” tuturnya.

“JBKP (jenis BBM khusus penugasan) itu masih dijamin, masih dijual,” tutupnya.

 

(*)

 

Kaitan batam, bbm, hilang, langka, luar jawa, premium, top
Redaksi 27 Maret 2018 27 Maret 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rencana Boikot Australia di Piala Dunia Rusia 2018
Artikel Selanjutnya Pendaftaran Online BPJS di 485 Rumah Sakit

APA YANG BARU?

Pulau Kasu, Batam
Wilayah 17 menit lalu 5 disimak
“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 4 jam lalu 148 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 5 jam lalu 133 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 5 jam lalu 123 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 5 jam lalu 135 disimak

POPULER PEKAN INI

FLS3N dan O2SN untuk Bakat Non-Akademik Siswa Digelar di Batam
Pendidikan 5 hari lalu 591 disimak
Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
Catatan Netizen 3 hari lalu 496 disimak
5.120 Pelajar Batam Tampilkan Tari Zapin Massal
Pendidikan 5 hari lalu 485 disimak
Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
Lingkungan 3 hari lalu 483 disimak
Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
Pendidikan 5 hari lalu 464 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?