Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    SPPG Senggarang Tanjungpinang Ditutup Sementara
    6 jam lalu
    Produktivitas Padi di Bintan Tembus 10 Ton per Hektare
    12 jam lalu
    Tuntut Peran Walikota, Ratusan Pekerja PT Ghim Li Datangi Kantor Pemko Batam
    12 jam lalu
    Jeritan Hati dan Ketidakpastian 1.025 Buruh PT Ghim Li Batam
    15 jam lalu
    Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Bentrokan Maut Lahan di Setokok
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Atlet NPCI Borong 7 Gelar Kejurda Para Menembak 2026
    6 jam lalu
    Suasana tahun 1998 & Informasi yg Menyaru?
    16 jam lalu
    Kabut Asap di Batam Bisa Bertahan Hingga Oktober 2026
    16 jam lalu
    Kabut Asap Selimuti Wilayah Batam, Disdik Berlakukan Belajar Dari Rumah
    1 hari lalu
    Kualitas Udara Batam Memburuk, Jarak Pandang Menyusut
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    1 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    2 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Sudah 144 Petugas KPPS Meninggal, Ada yang Salah Dengan UU Pemilu?

Editor Redaksi 7 tahun lalu 1.1k disimak

JUMLAH petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang meninggal terus bertambah.

Hal tersebut membuat sejumlah pihak mengusulkan adanya perubahan sistem pemilu serentak dengan merevisi Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik menyebutkan, hingga Rabu (24/4/2019) pukul 15.15 WIB, telah menerima laporan sebanyak 144 petugas KPPS meninggal dunia dan 883 orang sakit.

Dari catatan KPU per 25 April 2019 yang kami kutip dari laman Beritagar.id, petugas KPPS yang sakit dan meninggal ini tersebar di berbagai provinsi. Jumlah petugas sakit terbanyak di Provinsi Sulawesi Selatan, 191 orang.

Provinsi dengan petugas meninggal paling banyak di Jawa Barat, 38 orang. Sementara di Jawa Tengah terdapat 25 orang meninggal, dan di Jawa Timur 14 orang meninggal.

Selain petugas KPPS, ada juga 33 Panwaslu meninggal, dan 15 anggota Polri yang gugur saat menunaikan tugas pengamanan pemilu. Belum diketahui pasti penyebab jatuh sakit dan meninggalnya para petugas itu. Dugaan sementara, mereka lelah fisik dan psikis.

Evi mengatakan, KPU masih mengusahakan santunan bagi keluarga petugas yang sakit dan meninggal. Besaran yang diusulkan Rp36 juta untuk meninggal dunia, Rp30 juta untuk yang alami cacat, dan Rp16 juta untuk luka-luka.

“Mudah-mudahan kita mendapatkan hasil (sesuai) seluruh pembahasan untuk bisa mendapat nominal yang sepantasnya kita berikan teman-teman kita menjalankan tugas dengan dedikasi,” ujar Evi dalam keterangan tertulis, Rabu (24/4).

Pemerintah sendiri, hingga kini masih mengkaji skema asuransi yang dapat dialokasikan untuk para petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit itu.

Revisi undang-undang

Banyaknya petugas KPPS yang jatuh sakit dan meninggal, membuat Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD, angkat bicara. Ia meminta calon presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Prabowo Subianto merevisi Undang-undang Pemilu jika terpilih dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, banyak celah dalam UU Pemilu yang mengakibatkan penyelenggaraan Pemilu 2019 menjadi kurang efektif. Siapapun presiden terpilih kata dia, disarankan segera mengevaluasi dan merevisi aturan tersebut.

“Saya minta tahun pertama agar segera mengevaluasi dan merevisi UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” imbuh Mahfud seperti dikutip CNN Indonesia.com, Rabu (24/4).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mencontohkan, pemilu serentak membuat durasi kerja para petugas KPPS bertambah.

Hal itu, sebut Mahfud, membuat para petugas KPPS kelelahan hingga jatuh sakit, bahkan banyak yang meninggal dunia.

“Harus ditinjau lagi yang dimaksud pemilu serentak itu apa sih? Apakah harus harinya sama? Atau petugas lapangan harus sama sehingga tidak bisa berbagi beban? Atau bagaimana? Itu kita evaluasi lagi,” tukasnya.

Usulan serupa diungkapkan Wakil Presiden Jusuf “JK” Kalla yang meminta DPR mengkaji ulang ketentuan pemilu serentak. Pelaksanaan pemilu serantak kata JK, merugikan lantaran menyebabkan banyak petugas meninggal.

“Apa itu mau diteruskan supaya lima tahun lagi yang meninggal ratusan karena capek, menghitung lama? Harus proporsional lah,” tegas JK, Selasa (23/4).

Dari Gatra.com dilaporkan sejumlah petugas KPPS mengaku kapok ikut terlibat dalam pemilu lantaran mesti bekerja hampir 24 jam mengurusi pemilu legislatif dan presiden bersamaan.

“Kapok, enggak mau lagi. Dulu (2014) jadi KPPS juga, tidak separah ini, sore wes rampung (sore sudah selesai),” ujar Adhy Putra, anggota KPPS di TPS 19, Margadana, Kota Tegal, Minggu (21/4).

Saat pemilu 17 April, Adhy bekerja sejak pukul 06.30 WIB dan baru selesai 01.00 WIB dini hari. “Dapat honornya Rp470 ribu, tapi kerja keras banget. Kapok kalau seperti ini lagi,” keluhnya.

Sumber : Liputan 6 / Gatra / Beritagar / CNN Indonesia

Kaitan Kpps meninggal, PEMILU 2019, top, Uu pemilu
Redaksi 25 April 2019 25 April 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Makna Persahabatan di ‘Koki – Koki Cilik 2″
Artikel Selanjutnya Baru Capai 20 Persen di Triwulan Satu

APA YANG BARU?

SPPG Senggarang Tanjungpinang Ditutup Sementara
Artikel 6 jam lalu 79 disimak
Atlet NPCI Borong 7 Gelar Kejurda Para Menembak 2026
Sports 6 jam lalu 79 disimak
Produktivitas Padi di Bintan Tembus 10 Ton per Hektare
Artikel 12 jam lalu 135 disimak
Tuntut Peran Walikota, Ratusan Pekerja PT Ghim Li Datangi Kantor Pemko Batam
Artikel 12 jam lalu 152 disimak
Jeritan Hati dan Ketidakpastian 1.025 Buruh PT Ghim Li Batam
In Depth 15 jam lalu 170 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 7 hari lalu 939 disimak
Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Lingkungan 2 hari lalu 297 disimak
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 6 hari lalu 297 disimak
Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
Artikel 3 hari lalu 283 disimak
Kabut Asap Selimuti Wilayah Batam, Disdik Berlakukan Belajar Dari Rumah
Pendidikan 1 hari lalu 282 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?