Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
    4 jam lalu
    Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
    10 jam lalu
    Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
    12 jam lalu
    Penertiban Lahan, Warga Diimbau Bongkar Mandiri Bangunan di Sagulung dan Jodoh
    12 jam lalu
    Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
    12 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    3 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    3 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    4 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    7 hari lalu
    Pembaca Lansia
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    1 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    4 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    5 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    5 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Melihat Sisa Jembatan KA Kuno dan Terpanjang di Indonesia

Editor Redaksi 5 tahun lalu 1.3k disimak

EKS jembatan kereta api (KA) Cikacepit di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, menyimpan potensi daya tarik wisata.

Salah satu jembatan KA terpanjang yang ada di Indonesia ini bisa menjadi destinasi wisata budaya dan edukasi.

Mengutip dari Detik.com, Keberadaan jembatan KA yang juga dikenal dengan nama jembatan Cipamotan itu bisa menjadi wisata alternatif atau wisata tambahan sebelum menuju pantai Pangandaran.

Di lokasi ini pengunjung bisa menyaksikan peninggalan infrastruktur transportasi yang luar biasa. Sebuah karya ilmu teknik sipil peninggalan penjajah Belanda, yang menjadi bagian dari jalur kereta api Banjar-Cijulang.

Jembatan ini membentang sejauh 310 meter, menghubungkan dua bukit dan membawahi lembah sedalam 38 meter.

Melihat jembatan ini imajinasi melayang, membayangkan ketika kereta melintas jembatan penumpang akan disuguhi pemandangan indah.

Jembatan KA Cikacepit ini dibangun pada tahun 1913 sampai 1916, menjadi bagian pembangunan jalur kereta Banjar-Pangandaran-Cijulang.

Prasasti Batu peresmian jembatan Kereta Api Cikacepit di Pangandaran, Jawa Barat. Poto: @Detik.com

“Konstruksinya luar biasa, usianya sudah lebih 100 tahun tapi masih berdiri kokoh. Bangunan buatan Belanda memang selalu tahan lama,” kata Hilmi Saputra (25), warga Cilacap, yang sengaja berkunjung, Jumat (2/7).

Dia mengaku sangat menikmati keindahan alam di kawasan itu sambil melihat-lihat bangunan jembatan.

“Saya membayangkan betapa orang-orang pribumi ketika itu bekerja keras membangun jembatan ini, kerja rodi mungkin. Membayangkan pula sensasi yang dirasakan penumpang ketika melintasi jembatan. Luar biasa, andai saja jalur kereta ini bisa diaktifkan kembali,” tutur Hilmi.

Fondasi beton jembatan masih terlihat kokoh di dasar lembah, menjulang tinggi. Sementara bagian rangka rel sudah mulai digerogoti karat. Bentangan rel semuanya raib.

“Saya pikir lokasi ini bagus jika dijadikan wahana wisata alam sekaligus wisata edukasi. Lokasinya sangat dekat dari jalur utama menuju Pantai Pangandaran. Mungkin bisa ditambah sentuhan-sentuhan daya tarik seperti spot swafoto atau arena uji adrenalin entah itu flying fox, ayunan, dan sejenisnya,” tutur Hilmi.

Tak jauh dari lokasi jembatan KA itu terdapat pula terowongan dengan panjang sekitar 100 meter. Warga yang hendak melihat jembatan Cikacepit harus melintasi terowongan ini.

Bekas terowongan jalan Kereta Api dekat jembatan Cikepit. Poto: @Detik.com

Terowongan tersebut saat ini masih dimanfaatkan warga untuk akses jalan menuju kampung Cimandala Desa Pamotan. Terowongan gelap ini juga menjadi daya tarik tambahan. Karena melintasi terowongan gelap ini membutuhkan sedikit keberanian. (*)

Sumber: Detik.com

Kaitan Jembatan Kereta Api, Jembatan Kuno, Jembatan pangandaran, Pangandaran, top
Redaksi 4 Juli 2021 4 Juli 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Vaksinasi bagi Remaja | Cegah Anak dari Paparan Covid-19
Artikel Selanjutnya Makanan Organik Bisa Tingkatkan Kecerdasan Anak

APA YANG BARU?

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 4 jam lalu 123 disimak
Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 10 jam lalu 505 disimak
Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
Artikel 12 jam lalu 135 disimak
Penertiban Lahan, Warga Diimbau Bongkar Mandiri Bangunan di Sagulung dan Jodoh
Artikel 12 jam lalu 108 disimak
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
Artikel 12 jam lalu 140 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 10 jam lalu 505 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 4 hari lalu 425 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 4 hari lalu 373 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 4 hari lalu 366 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 4 hari lalu 338 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?