Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tanjungpinang Tembus 6 Besar Kota Termaju di Sumatera
    22 jam lalu
    Aksi Pencurian Berulang di Indomaret RSBP Batam Berakhir Damai melalui Mediasi
    22 jam lalu
    Pemko Batam Bantah Koperasi Merah Putih P. Buluh Mangkrak
    22 jam lalu
    Batam Tak Masuk 10 Kota Maju di Sumatra
    23 jam lalu
    Gubernur BI Mendadak Mundur, Prabowo Siapkan Kepres Pemberhentian
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
    23 jam lalu
    Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
    2 hari lalu
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    4 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    5 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    4 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Prabowo: Banyak Ketum Parpol Ajukan Calon Menteri dari Kalangan Profesional

Editor Admin 2 tahun lalu 411 disimak
Menteri Pertahanan dan presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, berpidato dalam kongres partai NasDem di Jakarta, 27 Agustus 2024. (Yasuyoshi CHIBA / AFP)Disediakan oleh GoWest.ID

JELANG dilantik, Presiden terpilih Prabowo Subianto memantapkan pilihannya terhadap para calon menteri dan wakil mereka yang akan membantunya dalam pemerintahan lima tahun ke depan. Sebanyak 49 orang dipanggil ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta dari siang hingga malam, Senin (14/10/2024).


PRESIDEN terpilih Prabowo Subianto usai menerima para calon menteri di kediamannya, kemarin malam, mengatakan mengapresiasi langkah para ketua umum partai politik yang mengirimkan calon-calon menteri dari kalangan profesional.

Hal tersebut dilontarkannya ketika media bertanya mengapa tidak ada calon menteri yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), padahal PKS telah bergabung ke koalisi Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

“Mungkin Anda tidak perhatikan, karena dia (orang yang diusulkan PKS tersebut, red) seorang profesional, “ katanya “Jadi begini, terus terang saja saya menyatakan saya apresiasi para ketua umum. Banyak ketua umum yang mengajukan orang-orang profesional, jadi mungkin anda tidak perhatikan karena yang diajukan adalah partai A , partai B, karena yang diajukan justru orang-orang teknokrat.”

Menurutnya, pemanggilan calon-calon menteri dan wakil menteri tersebut merupakan bagian dari proses yang sudah berjalan cukup lama. Sebelum melakukan perekrutan tersebut, ujarnya, ia telah melakukan berbagai pemantauan, dan juga diskusi. Sehingga undangan kepada para calon menteri dan wakil menteri tersebut merupakan sebuah penegasan dari mereka apakah bersedia atau tidak untuk membantunya dalam lima tahun ke depan.

“Jadi sebetulnya hari ini hanya mengkonfirmasi, saya konfimasi, saya yakinkan mereka bersedia atau tidak membantu saya di bidangnya. Saya tawarkan kepada mereka, alhamdulilah semuanya menyatakan sanggup,” jelasnya.

Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko Widodo memimpin apel kesiapan pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih RI di Jakarta, 14 Oktober 2024. (X/@prabowo)

Ditambahkannya, Prabowo juga memberikan beberapa penekanan bagaimana perkiraan arah kebijakan yang akan diambil oleh pemerintahannya kelak. Mendengar kesanggupan dari calon menteri yang dipanggilnya, Prabowo menyatakan merasa puas dan berharap bisa bekerja sama dengan baik.

“Semuanya mengerti bahwa kita harus bekerja dengan baik, bekerja dengan keras, bekerja secara tim, karena suasana dunia penuh ketidakpastian. Kita benar-benar harus bekerja dengan team work yang sangat baik,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait para calon menteri dan wakil menteri yang dipanggil oleh presiden terpilih Prabowo Subianto. Menurutnya, keputusan siapa yang dipilih merupakan hak prerogatif seorang presiden dan ia menghargainya. Terkait wajah lama menteri-menteri di kabinetnya yang kembali dipilih oleh Prabowo, Jokowi menegaskan bahwa hal tersebut merupakan sebuah keberlanjutan yang akan dijalankan dalam pemerintahan yang baru.

“Mengenai kurang lebih 15-16 menteri di kabinet sekarang yang juga dipilih oleh Bapak Prabowo itu juga saya kira melalui pertimbangan matang, melalui seleksi, melalui pengalaman beliau bergaul, berinteraksi dengan para menteri selama lima tahun, dan memang hampir tim ekonomi yang ada memang….. , yaitu yang namanya keberlanjutan,” ungkap Jokowi.

Pengamat: Calon Menteri dari Kalangan Profesional Menandakan Sebuah Harapan

PENGAMAT politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli mengungkapkan calon menteri dari kalangan profesional yang diusulkan oleh parpol sebuah langkah awal yang cukup baik, karena memang sudah seharusnya sebuah kementerian dipimpin oleh orang-orang yang mumpuni di bidangnya masing-masing.

“Memang tugas berat untuk seorang menteri bukan hanya memimpin kementerian tersebut tetapi juga dia harus punya pengetahuan dan keahlian untuk melaksanakan tugasnya sebagai menteri itu. kalau tidak akhirnya kemudian tidak ada guidance untuk para birokrat, akhirnya ya akan bussines as usual. Jadi saya memberikan apresiasi kepada Pak Prabowo, dan kepada parpol yang mengirimkan calon menteri itu dari kalangan professional atau teknokrat,” ungkap Lili ketika berbincang dengan VOA.

Pengajuan calon menteri yang berasal dari kalangan teknokrat yang diajukan oleh parpol ini menurutnya juga sebuah hal yang baru. Yang mana, menurutnya, kemungkinan ini merupakan arahan dari Prabowo kepada parpol untuk mengirimkan calon menteri yang pantas menduduki jabatan di pemerintahan.

Presiden terpilih Prabowo Subianto berjalan bersama Presiden Joko Widodo saat meninggalkan gedung DPR seusai menyampaikan Pidato Kenegaraan menjelang Hari Kemerdekaan di Jakarta, 16 Agustus 2024. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Langkah ini diambil oleh Prabowo, menurut Lili karena mantan komandan jenderal Kopassus tersebut memahami berbagai tantangan global di masa depan yang tidak mudah.

“Pak Prabowo tahu tugas dan tantangan Indonesia ke depan dalam menghadapi era persaingan yang ketat, ekonomi dunia, persoalan perang dan lainnya. Jadi memang harus diisi oleh menteri-menteri yang punya keahlian. Soeharto dulu juga seperti itu, dalam rangka untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, kemudian mengambil para ahli dan teknokrat untuk memimpin kementerian tersebut dan berhasil. Sayang saja terjebak kepada otoriterisme. Ini saya kira Prabowo belajar dari masa lalu, apalagi dulu ayahnya seorang teknokrat,” jelasnya.

Ia juga melihat para calon menteri yang dipanggil tersebut memiliki rekam jejak yang baik di bidangnya masing-masing. Dengan begitu, menurutnya ada harapan bahwa kebijakan yang dihasilkan kelak bisa menopang kepentingan rakyat.

“Saya kira ini harapan untuk menjawab keragu-raguan publik. Saya mengapresiasi, karena walaupun saya mengkritik tajam terhadap kabinet yang gemuk itu, karena bisa terjebak tidak efisien, tidak efektif, tetapi saya juga memberikan apresiasi, ketika menteri-menteri yang dipanggil itu mayoritas dari para teknokrat,” tuturnya.

Dalam wawancara terpisah, pengamat politik Ujang Komaruddin melihat pilihan Prabowo terhadap calon menteri dan wakil menteri yang akan membantunya dalam pemerintahannya merupakan keberlanjutan dari sebagian kebijakan yang telah dilakukan oleh Jokowi sebelumnya.

Selain itu, ia menilai bahwa Prabowo terlihat cukup selektif dalam pemilihan orang-orang yang akan membantunya dalam pemerintahan, dimana orang-orang ini haruslah sosok yang memang ahli dan kompeten dalam bidangnya masing-masing.

Meski begitu, ia masih melihat kentalnya akomodasi politik dalam penyusunan kabinet.

“Bagaimanapun karena menteri banyak dari partai juga, ya ini power selling, akomodasi kepentingan. Dan ini bukan suatu hal yang haram, dalam teori dibolehkan yang penting bagaimana mencari figur yang pas, yang cocok yang sesuai dengan bidangnya masing-masing di kementerian itu. Saya melihatnya bahwa tetap saja penyusunan kabinet itu dalam pemerintahan kalau itu basisnya basis koalisi, maka akan ada power selling, akan ada akomodasi politik tetapi memang harus diperketat,” ungkap Ujang kepada VOA.

Ketika ditanya, apakah koalisi gemuk yang terulang kembali ini akankah efektif? Menurutnya, hal tersebut akan dijawab oleh waktu.
“Dalam konteks itu kita melihat bahwa ini prerogatif presiden, kita nilai ketika mereka bekerja. Tentu ada plus dan minusnya kabinet yang gemuk itu, plusnya ada pemecahan kementerian, yang menurut saya itu bisa meningkatkan kinerja,” jelasnya.

Pemilihan kalangan professional ini juga, katanya merupakan gaya atau perbedaan yang cukup mencolok antara Jokowi dan Prabowo.

“Bisa jadi ini harapan baru, gaya baru, ada diferensiasi dengan kabinet Jokowi terkait pemilihan teknokrat. Tetapi apapun itu kita harus uji pengajuan nama menteri yang berbasis teknokrat itu apakah nanti bagus atau tidak, kita tunggu hasilnya ketika mereka sudah bekerja, kita nilai bersama-sama,” pungkasnya. 

[gi/ab]

Kaitan Kabinet, menteri, prabowo, presiden
Admin 16 Oktober 2024 16 Oktober 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Indonesia kecam serangan Israel ke UNIFIL di Lebanon yang lukai personel TNI
Artikel Selanjutnya Mantan PM Malaysia Mahathir Dirawat Akibat Infeksi Saluran Pernapasan

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Tembus 6 Besar Kota Termaju di Sumatera
Artikel 22 jam lalu 198 disimak
Aksi Pencurian Berulang di Indomaret RSBP Batam Berakhir Damai melalui Mediasi
Artikel 22 jam lalu 174 disimak
Pemko Batam Bantah Koperasi Merah Putih P. Buluh Mangkrak
Artikel 22 jam lalu 136 disimak
Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
Lingkungan 23 jam lalu 193 disimak
Batam Tak Masuk 10 Kota Maju di Sumatra
Artikel 23 jam lalu 177 disimak

POPULER PEKAN INI

Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
Artikel 4 hari lalu 353 disimak
BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
Artikel 4 hari lalu 330 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 7 hari lalu 317 disimak
Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
Artikel 5 hari lalu 309 disimak
Hari ini, Jum’at (24/07) Kota Batam Diperkirakan di Guyur Hujan Ringan
Artikel 5 hari lalu 294 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?