Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
    43 menit lalu
    Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
    3 jam lalu
    Penertiban Lahan, Warga Diimbau Bongkar Mandiri Bangunan di Sagulung dan Jodoh
    3 jam lalu
    Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
    3 jam lalu
    Polri Gelar Rekonstruksi Kasus Narkoba THM Planet Batam
    3 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    2 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    2 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    3 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    7 hari lalu
    Pembaca Lansia
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    19 jam lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    5 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    5 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Satu Orang Indonesia Bunuh Diri Tiap Satu Jam

Editor Admin 7 tahun lalu 1.3k disimak

TIAP satu jam, setidaknya satu orang Indonesia bunuh diri. Demikian menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merujuk data mutakhir yang diperbaharui 1 Mei 2018. Angka ini menempatkan Indonesia pada posisi 103 dari 183 negara dan sembilan di ASEAN.

Daftar Isi
Dipicu depresiUpaya pencegahan

Pada 2016, catatan terakhir data yang dipunya WHO, angka bunuh diri di Indonesia diestimasi 3,4 kasus per 100.000 penduduk. Angka ini menurun dibandingkan 16 tahun sebelumnya, yang berada pada 3,6 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk saban tahunnya.

Lelaki lebih rentan bunuh diri, yakni 4,8 kasus bunuh diri per 100.000 penduduk di Indonesia setiap tahun, sementara di kalangan perempuan ditemukan 2 kasus per 100.000 penduduk.

Dipicu depresi

Laporan WHO menjelaskan pemicu bunuh diri salah satunya yakni gangguan mental seperti depresi dan konsumsi alkohol berlebihan. Pemicu lainnya yakni masalah ekonomi, masalah pribadi seperti percintaan, trauma, dan penyakit yang diderita.

“Tingkat bunuh diri juga tinggi di antara kelompok rentan yang mengalami diskriminasi seperti pengungsi, imigran, kelompok LGBT, dan kalangan napi,” merujuk laporan tersebut.

Seseorang yang mengalami depresi dan pernah mencoba bunuh diri berisiko tinggi untuk bunuh diri dibandingkan orang yang belum pernah mencoba sebelumnya. Artinya, orang yang memiliki kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri dan berpikiran untuk bunuh diri perlu mendapat perhatian khusus.

Secara global, 20 persen metode bunuh diri yang dilakukan yakni dengan menenggak racun, baik racun serangga, obat pembersih lantai, atau cairan lainnya yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi tubuh.

Data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan 2018 menunjukkan sebanyak 6,1 persen penduduk Indonesia di atas usia 15 tahun mengalami depresi. Prevalensi tertinggi terjadi di Sulawesi Tengah (12,3 persen), Gorontalo (10,3 persen), dan Nusa Tenggara Timur (9,7 persen).

Latar belakang pendidikan penderita depresi beragam, paling banyak mereka yang tak pernah mengenyam bangku pendidikan (8,2 persen) dan mereka yang tidak tamat SD atau MI (8,1 persen).

Dilihat dari latar belakang ekonomi, mayoritas dari mereka tidak bekerja (8,1 persen) dan nelayan (6,9 persen).

Upaya pencegahan

Bunuh diri dapat dicegah meski stigma yang melekat untuk para penderita depresi masih ditemukan di tengah masyarakat.

“Bunuh diri dapat dicegah. Kita bisa bersama-sama menyusun strategi untuk mencegah peningkatan upaya bunuh diri melalui program pendidikan,” ujar Director-General WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dilaporkan Reuters.

Laporan WHO menjelaskan, tujuh upaya pencegahan bunuh diri dapat dilakukan. Pertama, mengamankan barang berbahaya yang biasa digunakan untuk bunuh diri. Bisa jadi cairan kimiawi, pisau, tali, gunting, dan lain sebagainya.

Penderita depresi yang memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri akan mencari barang-barang berbahaya tersebut ketika panic attack menyergap. Menjauhkan barang tersebut bisa menjadi upaya preventif.

Upaya kedua, yakni pemberitaan media yang peka dan tidak menghakimi penderita depresi dan pelaku bunuh diri. Penderita depresi yang membaca berita bunuh diri akan cenderung mudah terpantik dan merasa tersudut dengan diksi pemberitaan yang menghakimi.

Ketiga, melibatkan sekolah atau institusi pendidikan untuk memasukkan materi terkait gangguan mental, depresi, dan bunuh diri.

Keempat, mengenalkan konsumsi alkohol yang tidak berlebihan. Efek samping konsumsi alkohol yang berlebihan menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dan memicu tindakan tidak wajar serta berbahaya.

Selanjutnya adalah identifikasi dini untuk penderita depresi, gangguan mental, gangguan kepribadian, penyakit akut, dan stres. Para penderita kesehatan mental perlu mendapatkan penanganan, baik dari psikolog atau psikiater.

Mereka juga perlu mendapatkan pelatihan bagaimana mengelola emosi dan bagaimana mencegah perilaku yang mengarah ke bunuh diri.

Terakhir, penting bagi orang-orang sekitar untuk terus mengajak berkomunikasi para penderita gangguan mental yang pernah mencoba bunuh diri. Sesekali bertanya kabar menjadi langkah sederhana yang penting dilakukan.

Sumber : WHO / Reuters / Beritagar

Kaitan bunuh diri, pemicu, top
Admin 12 September 2019 12 September 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pemandu Wisata Didorong Ikuti Uji Sertifikasi
Artikel Selanjutnya BJ Habibie Akan Dimakamkan Di Samping Hasri Ainun

APA YANG BARU?

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 43 menit lalu 99 disimak
Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
Artikel 3 jam lalu 97 disimak
Penertiban Lahan, Warga Diimbau Bongkar Mandiri Bangunan di Sagulung dan Jodoh
Artikel 3 jam lalu 67 disimak
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
Artikel 3 jam lalu 101 disimak
Polri Gelar Rekonstruksi Kasus Narkoba THM Planet Batam
Artikel 3 jam lalu 87 disimak

POPULER PEKAN INI

Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 3 hari lalu 420 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 3 hari lalu 366 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 3 hari lalu 361 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 3 hari lalu 337 disimak
Asap Karhutla Sumatra Sampai ke Kepri hingga Singapura & Malaysia
Artikel 5 hari lalu 319 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?