LANGKAH Pemko Batam dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kini menyasar dua titik strategis: jalur akses Pelabuhan Sagulung serta area belakang BCA Jodoh, Batuampar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam mengedepankan pendekatan persuasif agar proses pelebaran jalan dan penataan kawasan usaha berjalan lancar.
Kasatpol PP Batam, Imam Tohari, menjelaskan bahwa komunikasi intensif dan edukasi telah diberikan kepada para pemilik bangunan agar mereka bersedia melakukan pembongkaran mandiri.
“Harapan kita mereka mau membongkar sendiri bangunannya. Karena kita sudah ketemu dan memberikan edukasi ke warga,” ujar Imam.
Pendekatan berkeadilan dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) ini diterapkan di kedua wilayah target:
- Kawasan Belakang BCA, Jodoh: Sebanyak 14 bangunan terdata berdiri di zona perencanaan akses jalan dan kompleks usaha baru. Sebagian warga di area sekitar, seperti pemukiman belakang Gedung Bersama, bahkan sudah mulai membongkar huniannya secara sukarela.
- Akses Pelabuhan Sagulung: Penertiban difokuskan pada rumah liar (ruli) di sisi kiri dan kanan jalan. Surat pemberitahuan resmi telah dikirimkan, dan pelayangan Surat Peringatan (SP) 1 dijadwalkan pada Kamis, 10 September 2026.
Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi demi kelancaran proyek penataan kota ini.
“Kita hanya menjalankan tugas saja. Karena sebagian sudah di SP… Kita minta semua pihak bekerjasama dengan pemerintah,” tutur Imam.
(dha)


