IMBAS erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) tak hanya menghentikan belasan penerbangan rute Batam–Jakarta di Bandara Internasional Hang Nadim, tetapi juga memicu lonjakan penumpang pada rute-rute alternatif menuju Pulau Jawa. Para calon penumpang kini memilih terbang ke kota lain seperti Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju ibu kota.
Fenomena ini tampak dari keterisian pesawat rute non-Jakarta yang melonjak tajam. Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengonfirmasi bahwa sejumlah penerbangan ke kota-kota transit tersebut kini beroperasi hingga kapasitas penuh.
“Yang bisa kami pantau adalah pasti terjadi lonjakan. Satu pesawat itu bisa dikatakan full. Itu memang karena penumpang pun sudah mulai mencari alternatif untuk mereka pergi ke Jakarta melalui alternatif bandara seperti Semarang, Jogja, Surabaya,” kata Annang, Senin (7/9/2026) kemarin.
Terkait potensi penambahan jadwal (extra flight) guna menampung luapan penumpang ini, Annang menegaskan wewenang sepenuhnya ada di tangan maskapai, mengingat pertimbangan rotasi armada dan kesiapan kru.
19 Flight Batal, Ribuan Penumpang Terdampak
DATA operasional per Senin (7/9/2026) pukul 11.30 WIB mencatat, dari total 57 rencana penerbangan (53 domestik dan empat internasional) dengan target 7.947 penumpang, sebanyak 19 penerbangan rute Jakarta dipastikan tidak beroperasi akibat bahaya abu vulkanik.
Gagal terbangnya 19 flight yang terdiri dari sembilan kedatangan dan 10 keberangkatan tersebut berdampak langsung pada estimasi 2.462 penumpang. Pembatalan ini melibatkan empat maskapai:
- Citilink: 8 penerbangan (696 penumpang)
- Super Air Jet: 6 penerbangan (1.067 penumpang)
- Batik Air: 3 penerbangan (464 penumpang)
- Garuda Indonesia: 2 penerbangan (235 penumpang)
Sementara itu, 38 penerbangan rute non-Jakarta dengan potensi 5.485 penumpang tetap berjalan normal. Rute-rute yang bertahan di antaranya penerbangan menuju Kuala Lumpur, Kualanamu, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Hingga siang hari, 18 penerbangan rute aman tersebut telah terealisasi dengan membawa 2.915 penumpang.
Guna menangani ribuan calon penumpang rute Jakarta yang tertahan, PT BIB berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk membuka layanan pengurusan refund maupun perombakan jadwal (reschedule) di area keberangkatan.
“Apakah rescheduling tersebut disesuaikan tetap dengan jadwalnya ke Jakarta tapi dipindah di hari yang berikutnya, atau apabila masih available bisa dipindah ke rute yang berbeda,” jelas Annang. Namun, seluruh keputusan pengalihan jadwal atau rute kembali pada ketersediaan kursi serta regulasi internal masing-masing maskapai.
Penutupan operasional penerbangan dari dan menuju Jakarta dipatok sementara hingga pukul 18.00 WIB pada hari yang sama. Pengelola bandara terus memantau pergerakan abu vulkanik bersama regulator dan pihak berwenang sebelum memutuskan pembukaan kembali jalur udara.
“Kondisi penerbangan masih sangat dinamis. Jika penutupan diperpanjang atau penerbangan kembali dibuka, informasi akan segera diperbarui,” pungkas Annang.
(dha)


