Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penduduk Batam Berjumlah 1,41 Juta Jiwa, Disdukcapil Minta Pendatang Urus Surat Non-Permanen
    16 jam lalu
    Emas Antam Perlahan Rebound ke Rp2.604.000 per Gram
    16 jam lalu
    Buruh PT GLI Duduki Gedung DPRD Batam, Tuntut Hak Upah dan Kepastian Kerja
    18 jam lalu
    Praperkiraan Cuaca, Batam Berpotensi Berawan Tebal dan Hujan Ringan di Pagi Hari
    20 jam lalu
    DPW Perempuan Bangsa Kepri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
    15 jam lalu
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    5 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    5 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    6 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    6 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    6 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    1 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Nama Pesawat yang Digunakan Tiongkok untuk Jelajahi Mars

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.5k disimak
ilustrasi pesawat luar angkasa/Foter/ NASA's Marshall Space Flight Center

TIONGKOK telah menetapkan delapan nominasi nama bagi pesawat antariksanya untuk melaksanakan misi ke Mars pada 2020, demikian Badan Antariksa Tiongkok.

Delapan nama tersebut, disaring dari 14.500 nama yang diajukan sekitar 35.900 peserta sayembara baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari delapan nama tersebut ditetapkan satu nama sebagai pemenang.

Ke delapan nama tersebut adalah Fenghuang (phoenix), Tianwen (astronomi), Huoxing (Mars), Tenglong (Soaring Dragon), Qilin (kylin), Zhuque (rose finch), Zhuimeng (chasing dream), dan Fengxiang (flying phoenix).

Pemerintah Tiongkok membuktikan ambisi untuk menjelajahi Planet Mars bukan sekadar wacana. Setelah pada April lalu mengumumkan rencana pengiriman kendaraan robotik (rover) dan satelit riset (probe) ke Mars pada 2020, pada Agustus 2016 mereka memperlihatkan foto pertama kedua wahana tersebut.

Lembaga Sains, Teknologi, dan Industri Pertahanan Nasional Tiongkok (SASTIND) merilis tiga foto rancangan probe dan rover yang bakal digunakan untuk menjelajahi permukaan Planet Merah itu selama tiga bulan pada pertengahan 2020.

Mengutip Antara, Tiongkok memang tengah memacu program-program luar angkasa mereka, terutama setelah berhasil mendaratkan rover Jade Rabbit ke Bulan pada Desember 2013.

Rencana menjelajahi Mars pun langsung dibahas dan tahun 2020 dipilih sebagai waktu yang tepat untuk misi tersebut, karena itulah waktu paling tepat bagi sebuah probe untuk bisa mendarat di Planet Merah.

Jendela untuk meluncurkan pesawat luar angkasa (ke Mars) terbuka setiap 26 bulan. Jadi para ahli di Tiongkok merencanakan misi ini dengan sangat hati-hati agar jendela tersebut tak terlewat.

Probe tersebut akan melakukan riset ilmiah mengenai permukaan tanah, lingkungan, atmosfer, dan air di Mars.

Probe dan rover yang akan menjelajahi Mars itu dijadwalkan bakal terbang pada Juli atau Agustus 2020 dari pusat peluncuran satelit Wenchang menggunakan roket Long March-5.

Mereka kemudian akan terbang selama tujuh bulan untuk mencapai orbit planet keempat dalam sistem tata surya tersebut.

Setelah memasuki orbit, kendaraan robotik itu akan memisahkan diri dari satelit untuk kemudian mendarat di daerah bagian utara planet tersebut.

Memiliki bobot 200 kilogram dan enam roda, rover ini akan ditenagai empat panel surya dan dilengkapi dengan 13 perangkat riset termasuk radar penembus tanah untuk mempelajari tanah, lingkungan, suasana, dan mencari kemungkinan adanya mata air dan es selama 92 hari.

Salah satu tantangannya bagaimana mendapatkan tenaga surya yang cukup untuk mendarat di Mars di tengah lingkungan atmosfer penuh gas yang menghalangi sinar Matahari sampai ke permukaan planet itu.

Peneliti Tiongkok berharap bisa menyelesaikan problem tantangan teknis saat pendarat memasuki atmosfer Mars sebelum akhirnya mendarat di permukaan. Tantangan lainnya yaitu komunikasi jarak jauh antara Mars dan Bumi.

Kaitan mars, pesawat antariksa, Tiongkok
Redaksi 8 Oktober 2017 8 Oktober 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Tumbangnya Perusahaan-Perusahaan di Batam”
Artikel Selanjutnya Terlalu Lama Main Game di Smartphone, Bisa Begini Akibatnya

APA YANG BARU?

Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
Lingkungan 15 jam lalu 133 disimak
Penduduk Batam Berjumlah 1,41 Juta Jiwa, Disdukcapil Minta Pendatang Urus Surat Non-Permanen
Artikel 16 jam lalu 107 disimak
Emas Antam Perlahan Rebound ke Rp2.604.000 per Gram
Artikel 16 jam lalu 117 disimak
Buruh PT GLI Duduki Gedung DPRD Batam, Tuntut Hak Upah dan Kepastian Kerja
Artikel 18 jam lalu 151 disimak
Praperkiraan Cuaca, Batam Berpotensi Berawan Tebal dan Hujan Ringan di Pagi Hari
Artikel 20 jam lalu 158 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 3 hari lalu 746 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 6 hari lalu 457 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 6 hari lalu 403 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 6 hari lalu 391 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 6 hari lalu 358 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?