BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
Dalam keteranganya, BMKG menyampaikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026, terutama pada pagi dan siang hari.
Dalam laporan prakiraan cuaca yang dirilis, BMKG menyebutkan bahwa wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem ini mencakup Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Lingga.
BMKG mengimbau, masyarakat di daerah tersebut untuk lebih meningkatkan kewaspadaanya.
“Hati-hati terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada pagi dan siang hari,” demikian bunyi peringatan dari BMKG yang dikutip Kamis (23/07/2026).
Fenomena ini dipicu oleh adanya belokan angin (shearline) yang berpadu dengan tingginya kelembapan udara di lapisan atmosfer sekitar Kepulauan Riau.
Kondisi tersebut secara signifikan mendukung melimpahnya pasokan uap air, yang kemudian mendorong pertumbuhan awan-awan hujan di sebagian besar wilayah kepulauan.
Khusus untuk Kota Batam, BMKG merinci prakiraan cuaca sepanjang hari sebagai berikut:
- Pagi Hari: Berawan dengan potensi hujan ringan.
- Siang Hari: Hujan ringan.
- Malam Hari: Berawan.
- Dini Hari: Berpotensi hujan ringan kembali.
Suhu udara di Kota Batam pada Kamis ini diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 30 derajat Celcius.
Sementara itu, angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan berkisar antara 1 hingga 16 kilometer per jam.
Meskipun potensi hujan paling tinggi terjadi pada pagi dan siang, BMKG mengingatkan bahwa cuaca di wilayah tropis seperti Kepri dapat berubah dengan cepat.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah pesisir dan perairan, disarankan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.
Peringatan ini juga penting untuk diperhatikan oleh nelayan dan pengguna jasa transportasi laut mengingat potensi angin kencang yang dapat memengaruhi kondisi perairan di sekitar Kepri.
(*)


