Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    19 Penerbangan Batam–Jakarta Batal Akibat Abu Krakatau, Penumpang Beralih ke Rute Transit
    2 jam lalu
    Akses Udara Terganggu, Agenda MICE dan Wisata Batam Ikut Terdampak
    2 jam lalu
    Penyusutan DAM Nongsa Mulai Ancam Suplai ke Kawasan Data Centre
    2 jam lalu
    Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
    21 jam lalu
    4 Penerbangan RHF Tanjungpinang Batal dan 469 Penumpang Terdampak
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    1 jam lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    1 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    4 hari lalu
    Pembaca Lansia
    5 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    22 jam lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    3 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    3 hari lalu
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Obat Batuk Tradisional ala Jawa

Editor Admin 4 tahun lalu 585 disimak

JAGAT kesehatan sedang heboh dengan kasus gagal ginjal akut yang menimpa anak-anak. Penyebabnya diduga kerena konsumsi obat batuk. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 19 Oktober 2022, terjadi 99 kematian karena penggunaan obat sirup. Meskipun belum dapat dipastikan penyebab gagal ginjal akut tersebut, Kemenkes menangguhkan penggunaan obat sirop untuk sementara waktu.

“Untuk meningkatkan kewaspadaan dan dalam rangka pencegahan, Kemenkes sudah meminta tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan untuk sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup, sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas,” demikian kata Kemenkes dalam laman resmi informasi kesehatannya, sehatnegeriku.kemkes.go.id​.

Lantas, bagaimana penderita batuk bila ingin sembuh?

Tak ada salahnya mencoba resep “baheula”. Toh, batuk bukan penyakit baru bagi masyarakat di Nusantara, khususnya di Jawa. Jauh sebelum ilmu pengobatan modern berkembang di Indonesia, orang-orang di Jawa telah mengenal jamu dan beberapa racikan tumbuhan sebagai obat tradisional. Pada sekitar abad ke-17, pengobatan itu ditulis dalam manuskrip berjudul Serat Jampi Jawi.

Menurut serat tersebut, penyakit yang sering menjangkiti anak-anak adalah batuk. Ada dua ramuan yang dapat mengobati sakit ini. “Jeruk nipis 2 iris, dilumuri/dibaluri api sampai rata lalu dipanggang di atas lampu teplok (lampu minyak red.), kemudian diperas langsung dimasukkan ke dalam mulut,” kata Serat Jampi Jawi.

Ramuan kedua untuk obat batuk menurut Serat Jampi Jawi adalah 3 siung bawang merah dibakar; 5 saga kayu manis cina, 1 jari kayu manis jawa dibakar, semua dihaluskan sampai lembut. Ramuan kedua ini dapat diminum dengan campuran air jeruk nipis.

Selain Serat Jampi Jawi, ada pula manuskrip yang mencatat pengobatan batuk, yakni Serat Primbon Reracikan Jampi Jawi Jilid 2. Dalam catatan ini, batuk dibagi menjadi tiga: batuk anak-anak, dewasa, dan lansia. Untuk batuk dewasa, ada tiga resep obat yang berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahannya.
Apabila orang dewasa mengidap batuk biasa, resepnya berupa jeruk nipis dikupas lalu dipotong-potong dan bawang merah 3 bungkul. Keduanya dihaluskan jadi satu, lalu diminum.

Resep tersebut berbeda dari resep untuk batuk disertai menggigil. Untuk batuk disertai menggigil, beginilah resepnya: “Rajanglah daun cabe setelungkup tangan, bungkuslah dengan daun lalu dikukus setengah matang. Setiap akan makan, bakarlah kelapa diiris-iris, makanlah bersama cabe tadi,” kata Serat Primbon Reracikan Jampi Jawi Jilid 2.

Pada beberapa kasus, ada batuk hingga mengeluarkan darah. Menurut Serat Primbon Reracikan Jampi Jawi Jilid 2, pengobatannya dilakukan dengan dua cara: boreh dan minum. Resep obat batuk darah berupa kerikan tanduk rusa 5 saga, kerikan gigi badhak 5 saga, dan klembak 3 saga. Seluruh bahan tersebut direbus dengan air lalu diminum, kemudian diusapkan di dada dan leher.

Resep obat batuk yang paling enak dikonsumsi adalah resep obat batuk untuk anak-anak dan lansia. Serat Primbon Reracikan Jampi Jawi Jilid 2 menggolongkan batuk yang diderita anak-anak dan lansia adalah sakit ringan dan umum yang menyerang dua golongan ini, terutama saat musim berganti. Resepnya obatnya berupa daun teh dan sebutir telur ayam, satu ruas jari kulit jahe, sepotong kecil gula batu. Semua diseduh air mendidih lalu diaduk sampai campur, kemudian diminumkan.

Resep-resep yang tertuang dalam Serat Jampi Jawi dan Serat Primbon Reracikan Jampi Jawi Jilid 2 hanyalah salah satu alternatif mengatasi penyakit. Serat tersebut ditulis berdasarkan pengalaman masyarakat pada zamannya, sehingga belum dapat dibuktikan tingkat keakuratannya dari segi ilmiah.

Jika tertarik mencoba, pastikan sakit yang diderita belum terlalu parah. Apabila tidak kunjung sembuh, harap tetap mengakses fasilitas kesehatan resmi terdekat.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan Batuk, Herbal, Obat tradisional, Ramuan Jawa
Admin 23 Oktober 2022 23 Oktober 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kapal Penyelundup Mikol Ilegal Senilai Rp 4,38 Miliar Ditangkap BC Batam
Artikel Selanjutnya Pemprov Kepri Bakal Ganti Mobil Dinas dengan Kendaraan Bertenaga Listrik

APA YANG BARU?

“Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
Catatan Netizen 1 jam lalu 85 disimak
19 Penerbangan Batam–Jakarta Batal Akibat Abu Krakatau, Penumpang Beralih ke Rute Transit
Artikel 2 jam lalu 105 disimak
Akses Udara Terganggu, Agenda MICE dan Wisata Batam Ikut Terdampak
Artikel 2 jam lalu 90 disimak
Penyusutan DAM Nongsa Mulai Ancam Suplai ke Kawasan Data Centre
Artikel 2 jam lalu 85 disimak
Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
Artikel 21 jam lalu 185 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 6 hari lalu 366 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 1 hari lalu 335 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 1 hari lalu 311 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 1 hari lalu 302 disimak
Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Artikel 4 hari lalu 290 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?