Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemkab Bintan Kantongi Insentif Fiskal Rp2 Miliar
    8 jam lalu
    Nelayan Hilang saat Nyuluh Ikan di Teluk Bakau Bintan Ditemukan Meninggal Dunia
    8 jam lalu
    Usai Penggerebekan HH Club, Bareskrim Bidik Tempat Hiburan Malam Lain di Batam
    8 jam lalu
    Ojol vs Siswa SMKN 4 di Tiban, Dua Pengendara Luka-Luka
    8 jam lalu
    Sambut HUT RI ke-81, BAZNAS Batam Bagikan 500 Paket Sembako & Edukasi PHBS ke Anak Hinterland
    12 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
    7 jam lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    3 hari lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    4 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    4 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Menebar Inspirasi Dalam Keluarga Cemara

Editor Redaksi 8 tahun lalu 1.7k disimak

HOROR, drama-komedi, drama-tragedi, action, sejarah, superhero.

Sejak beberapa tahun belakangan tema-tema film itu berseliweran di berbagai bioskop tanah air.

Terhitung langka film bertema drama-keluarga, terutama yang bisa dinikmati semua kalangan umur dan menginspirasi, bisa naik tayang ke layar lebar.

Celah itulah yang dimanfaatkan rumah produksi Visinema lewat garapan anyarnya, Keluarga Cemara.

“Kami merasa butuh film keluarga yang bisa dinikmati oleh seluruh keluarga,” tutur penulis skenario dan produser Retna Ginatri S. Noer, dilansir dari Historia.

Rencananya, Keluarga Cemara akan tayang serentak di bioskop-bioskop pada 3 Januari 2019. Kendati begitu, beberapa penayangan screening-nya sudah dimulai di beberapa kota sejak awal Desember 2018.

Keluarga Cemara adalah “reborn” dari serial televisi legendaris Keluarga Cemara yang ditayangkan stasiun RCTI (6 Oktober 1996-29 Agustus 2004) dan TV7 (18 Oktober 2004-30 Januari 2005). Keluarga Cemaradiadopsi dari cerita bersambung (cerbung) karya Arswendo Atmowiloto di media cetak yang turut dibidaninya pada 1970-an, Majalah Hai.

Dalam versi serial, kisahnya berpusar pada kehidupan keluarga Abah yang bersahaja dan jujur di sebuah desa di Sukabumi.

Abah mesti mempertahankan kehidupan keluarganya dengan beternak dan menjadi tukang becak pasca-bangkrut dan kehilangan kekayaannya.

Publik sempat menganggap cerbung dan serial televisinya kental dengan ajaran-ajaran Kristiani.

Namun Arswendo menampik anggapan itu lantaran memang tak merasa memasukkan persoalan agama dalam kisahnya.

“Ide dasarnya sebenarnya ingin bertutur tentang kejujuran. Kalau ada orang ingin hidup secara jujur, mungkin apa tidak, ya. Di situ juga menceritakan banyak kisah yang penuh dengan kasih sayang,” ujar Arswendo dalam mingguan Katolik, Hidup, Volume 51 tahun 1997.

Upaya untuk Menginspirasi

Gagasan untuk mengangkat film bertema keluarga dengan meminjam karya Arswendo berawal dari obrolan suami-istri sineas pendiri Visinema Angga Dwimas Sasongko dan Anggia Kharisma. Angga, kata Gina, yang sejak SMA sudah kerap bikin film bareng dan tentu turut menikmati serialnya di masa muda mereka, lantas menyampaikan ide untuk memfilmkan Keluarga Cemara.

Lantaran Keluarga Cemara sangat lekat dengan sosok Arswendo, tim produksi serta sutradara Yandy Laurens lalu berkomunikasi dengan si empunya cerita. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Kebetulan, Arswendo sudah lama ingin mengangkat kisah ini ke layar perak dan prinsip-prinsip yang dipunya Visinema dirasa cocok untuk menggarapnya.

“Mas Wendo pernah memberikan sinopsis dan skenario yang sudah dia tulis untuk film Keluarga Cemara dalam bayangannya. Ada beberapa titik cerita yang menarik dan sudah ada juga di serial televisinya. Kami baca dan putuskan untuk membuat versi cerita kami sendiri, yaitu kisah awal Abah sebelum Keluarga Cemara yang kita tonton serialnya,” sambung Gina.

Soal keputusan itu, Arswendo disebutkan memberi kebebasan pada tim Visinema. Baginya, Keluarga Cemara seperti seorang anak yang sudah dilahirkan dan dibesarkannya. Kini Keluarga Cemara sudah “dewasa”, Arswendo mempersilakan tim penggarap memberi makna baru.

“Mas Wendo hanya membaca skenario (versi Visinema) saja. Beliau benar-benar membebaskan. Hanya saja beliau berpesan agar tak menghilangkan ruh kesederhanaan dan representasi keberagaman Indonesia di dalam filmnya,” lanjutnya.

Goal film ini yang diinginkan tim penggarap tak lain adalah untuk menginspirasi, tak hanya sekadar nostalgia. Maka dalam prosesnya mereka juga melakukan riset agar lebih relevan bagi keluarga-keluarga Indonesia di zaman now.

“Kisah keluarga otomatis jadi kisah personal buat kami semua. Apalagi meminjam kisah serial yang sudah kami nikmati sejak kecil. Karenanya kami butuh jarak agar lebih paham apa yang dibutuhkan penonton film Indonesia saat ini. Kami juga meriset 150 keluarga di Jabodetabek dari SES A-C (Socio Economy Status A-C) yang baru keluar dari bioskop menonton berbagai film bersama keluarganya,” imbuh Gina.

Dalam risetnya, lanjut Gina, tim menanyakan apa yang lazim dihadapi responden sebagai keluarga di era sekarang, ketakutan, hingga harapan mereka terhadap film keluarga.

“Tak lupa brand audit Keluarga Cemara. Dengan demikian kami punya data baru yang memperkaya point of view personal kami,” tutur sineas kelahiran Balikpapan, 24 Agustus 1985 itu.

Satu pesan lain yang ingin disampaikan dari film Keluarga Cemara adalah, inspirasi bagi setiap keluarga di Indonesia menjadi tempat pertama setiap manusia tumbuh dan belajar menghadapi perubahan-perubahan di segala sendi kehidupan.

Ibarat pohon cemara yang evergreen, adaptif, dan tangguh menghadapi cuaca apapun.

“Filosofi pohon cemara itu cocok dengan keluarga Indonesia saat ini. Kami berharap penonton punya makna baru yang lebih baik saat merefleksikan hubungan di dalam keluarganya saat menonton Keluarga Cemara.

Jika penonton bisa punya momen ini, maka tentu akan makin banyak permintaan film bertema keluarga,” ujar Gina.

Untuk mengundang daya tarik, tim penggarap sudah merilis trailer-nya sejak 1 Desember 2018. Peran utama Abah dimainkan aktor Ringgo Agus Rahman bersama Nirina Zubir sebagai Emak.

Adapun pemeran Ara dimainkan Widuri Putri Sasono yang tak lain putri pasangan artis Dwi Sasono-Widi Mulia. Sementara, tokoh Euis diperankan Adhisty Zara alias Zara JKT48.

Tapi tunggu, ke mana Agil si bungsu yang sama sekali tak nampak batang hidungnya dalam trailer? Apakah memang sosoknya tetap akan ada sebagai kejutan, atau memang dikisahkan Agil belum lahir?

Gina enggan membocorkan. Kalau penasaran, tonton langsung saja filmnya yang akan resmi ditayangkan pada 3 Januari 2019.

 

Sumber : Historia / Visinema / Aquarius Musikindo

 

 

 

Kaitan film, Keluarga cemara, sinetron, top
Redaksi 17 Desember 2018 17 Desember 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ada Kebocoran 6,8 Juta Photo Pengguna Facebook
Artikel Selanjutnya Kolaborasi Gelar Khitan Massal PKK dan Dinkes Batam

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
Histori 7 jam lalu 110 disimak
Pemkab Bintan Kantongi Insentif Fiskal Rp2 Miliar
Artikel 8 jam lalu 112 disimak
Nelayan Hilang saat Nyuluh Ikan di Teluk Bakau Bintan Ditemukan Meninggal Dunia
Artikel 8 jam lalu 83 disimak
Usai Penggerebekan HH Club, Bareskrim Bidik Tempat Hiburan Malam Lain di Batam
Artikel 8 jam lalu 100 disimak
Ojol vs Siswa SMKN 4 di Tiban, Dua Pengendara Luka-Luka
Artikel 8 jam lalu 96 disimak

POPULER PEKAN INI

“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 4 hari lalu 648 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 2 hari lalu 548 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 4 hari lalu 354 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 4 hari lalu 290 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 3 hari lalu 287 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?