Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penduduk Batam Berjumlah 1,41 Juta Jiwa, Disdukcapil Minta Pendatang Urus Surat Non-Permanen
    17 jam lalu
    Emas Antam Perlahan Rebound ke Rp2.604.000 per Gram
    17 jam lalu
    Buruh PT GLI Duduki Gedung DPRD Batam, Tuntut Hak Upah dan Kepastian Kerja
    19 jam lalu
    Praperkiraan Cuaca, Batam Berpotensi Berawan Tebal dan Hujan Ringan di Pagi Hari
    21 jam lalu
    DPW Perempuan Bangsa Kepri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
    16 jam lalu
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    5 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    5 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    6 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    6 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    6 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    1 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Menebar Inspirasi Dalam Keluarga Cemara

Editor Redaksi 8 tahun lalu 1.7k disimak

HOROR, drama-komedi, drama-tragedi, action, sejarah, superhero.

Sejak beberapa tahun belakangan tema-tema film itu berseliweran di berbagai bioskop tanah air.

Terhitung langka film bertema drama-keluarga, terutama yang bisa dinikmati semua kalangan umur dan menginspirasi, bisa naik tayang ke layar lebar.

Celah itulah yang dimanfaatkan rumah produksi Visinema lewat garapan anyarnya, Keluarga Cemara.

“Kami merasa butuh film keluarga yang bisa dinikmati oleh seluruh keluarga,” tutur penulis skenario dan produser Retna Ginatri S. Noer, dilansir dari Historia.

Rencananya, Keluarga Cemara akan tayang serentak di bioskop-bioskop pada 3 Januari 2019. Kendati begitu, beberapa penayangan screening-nya sudah dimulai di beberapa kota sejak awal Desember 2018.

Keluarga Cemara adalah “reborn” dari serial televisi legendaris Keluarga Cemara yang ditayangkan stasiun RCTI (6 Oktober 1996-29 Agustus 2004) dan TV7 (18 Oktober 2004-30 Januari 2005). Keluarga Cemaradiadopsi dari cerita bersambung (cerbung) karya Arswendo Atmowiloto di media cetak yang turut dibidaninya pada 1970-an, Majalah Hai.

Dalam versi serial, kisahnya berpusar pada kehidupan keluarga Abah yang bersahaja dan jujur di sebuah desa di Sukabumi.

Abah mesti mempertahankan kehidupan keluarganya dengan beternak dan menjadi tukang becak pasca-bangkrut dan kehilangan kekayaannya.

Publik sempat menganggap cerbung dan serial televisinya kental dengan ajaran-ajaran Kristiani.

Namun Arswendo menampik anggapan itu lantaran memang tak merasa memasukkan persoalan agama dalam kisahnya.

“Ide dasarnya sebenarnya ingin bertutur tentang kejujuran. Kalau ada orang ingin hidup secara jujur, mungkin apa tidak, ya. Di situ juga menceritakan banyak kisah yang penuh dengan kasih sayang,” ujar Arswendo dalam mingguan Katolik, Hidup, Volume 51 tahun 1997.

Upaya untuk Menginspirasi

Gagasan untuk mengangkat film bertema keluarga dengan meminjam karya Arswendo berawal dari obrolan suami-istri sineas pendiri Visinema Angga Dwimas Sasongko dan Anggia Kharisma. Angga, kata Gina, yang sejak SMA sudah kerap bikin film bareng dan tentu turut menikmati serialnya di masa muda mereka, lantas menyampaikan ide untuk memfilmkan Keluarga Cemara.

Lantaran Keluarga Cemara sangat lekat dengan sosok Arswendo, tim produksi serta sutradara Yandy Laurens lalu berkomunikasi dengan si empunya cerita. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Kebetulan, Arswendo sudah lama ingin mengangkat kisah ini ke layar perak dan prinsip-prinsip yang dipunya Visinema dirasa cocok untuk menggarapnya.

“Mas Wendo pernah memberikan sinopsis dan skenario yang sudah dia tulis untuk film Keluarga Cemara dalam bayangannya. Ada beberapa titik cerita yang menarik dan sudah ada juga di serial televisinya. Kami baca dan putuskan untuk membuat versi cerita kami sendiri, yaitu kisah awal Abah sebelum Keluarga Cemara yang kita tonton serialnya,” sambung Gina.

Soal keputusan itu, Arswendo disebutkan memberi kebebasan pada tim Visinema. Baginya, Keluarga Cemara seperti seorang anak yang sudah dilahirkan dan dibesarkannya. Kini Keluarga Cemara sudah “dewasa”, Arswendo mempersilakan tim penggarap memberi makna baru.

“Mas Wendo hanya membaca skenario (versi Visinema) saja. Beliau benar-benar membebaskan. Hanya saja beliau berpesan agar tak menghilangkan ruh kesederhanaan dan representasi keberagaman Indonesia di dalam filmnya,” lanjutnya.

Goal film ini yang diinginkan tim penggarap tak lain adalah untuk menginspirasi, tak hanya sekadar nostalgia. Maka dalam prosesnya mereka juga melakukan riset agar lebih relevan bagi keluarga-keluarga Indonesia di zaman now.

“Kisah keluarga otomatis jadi kisah personal buat kami semua. Apalagi meminjam kisah serial yang sudah kami nikmati sejak kecil. Karenanya kami butuh jarak agar lebih paham apa yang dibutuhkan penonton film Indonesia saat ini. Kami juga meriset 150 keluarga di Jabodetabek dari SES A-C (Socio Economy Status A-C) yang baru keluar dari bioskop menonton berbagai film bersama keluarganya,” imbuh Gina.

Dalam risetnya, lanjut Gina, tim menanyakan apa yang lazim dihadapi responden sebagai keluarga di era sekarang, ketakutan, hingga harapan mereka terhadap film keluarga.

“Tak lupa brand audit Keluarga Cemara. Dengan demikian kami punya data baru yang memperkaya point of view personal kami,” tutur sineas kelahiran Balikpapan, 24 Agustus 1985 itu.

Satu pesan lain yang ingin disampaikan dari film Keluarga Cemara adalah, inspirasi bagi setiap keluarga di Indonesia menjadi tempat pertama setiap manusia tumbuh dan belajar menghadapi perubahan-perubahan di segala sendi kehidupan.

Ibarat pohon cemara yang evergreen, adaptif, dan tangguh menghadapi cuaca apapun.

“Filosofi pohon cemara itu cocok dengan keluarga Indonesia saat ini. Kami berharap penonton punya makna baru yang lebih baik saat merefleksikan hubungan di dalam keluarganya saat menonton Keluarga Cemara.

Jika penonton bisa punya momen ini, maka tentu akan makin banyak permintaan film bertema keluarga,” ujar Gina.

Untuk mengundang daya tarik, tim penggarap sudah merilis trailer-nya sejak 1 Desember 2018. Peran utama Abah dimainkan aktor Ringgo Agus Rahman bersama Nirina Zubir sebagai Emak.

Adapun pemeran Ara dimainkan Widuri Putri Sasono yang tak lain putri pasangan artis Dwi Sasono-Widi Mulia. Sementara, tokoh Euis diperankan Adhisty Zara alias Zara JKT48.

Tapi tunggu, ke mana Agil si bungsu yang sama sekali tak nampak batang hidungnya dalam trailer? Apakah memang sosoknya tetap akan ada sebagai kejutan, atau memang dikisahkan Agil belum lahir?

Gina enggan membocorkan. Kalau penasaran, tonton langsung saja filmnya yang akan resmi ditayangkan pada 3 Januari 2019.

 

Sumber : Historia / Visinema / Aquarius Musikindo

 

 

 

Kaitan film, Keluarga cemara, sinetron, top
Redaksi 17 Desember 2018 17 Desember 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ada Kebocoran 6,8 Juta Photo Pengguna Facebook
Artikel Selanjutnya Kolaborasi Gelar Khitan Massal PKK dan Dinkes Batam

APA YANG BARU?

Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
Lingkungan 16 jam lalu 136 disimak
Penduduk Batam Berjumlah 1,41 Juta Jiwa, Disdukcapil Minta Pendatang Urus Surat Non-Permanen
Artikel 17 jam lalu 110 disimak
Emas Antam Perlahan Rebound ke Rp2.604.000 per Gram
Artikel 17 jam lalu 121 disimak
Buruh PT GLI Duduki Gedung DPRD Batam, Tuntut Hak Upah dan Kepastian Kerja
Artikel 19 jam lalu 155 disimak
Praperkiraan Cuaca, Batam Berpotensi Berawan Tebal dan Hujan Ringan di Pagi Hari
Artikel 21 jam lalu 164 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 3 hari lalu 749 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 6 hari lalu 457 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 6 hari lalu 403 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 6 hari lalu 391 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 6 hari lalu 359 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?