Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Nilai Investasi Singapura Masih yang Tertinggi di Batam
    6 jam lalu
    MK Putuskan Operator Seluler Wajib Sediakan Pilihan Paket “Sisa Kuota Tak Hangus”
    6 jam lalu
    Semester I Januari-Juni 2026, Disnaker Catat 15.189 Orang Mencari Kerja di Batam
    15 jam lalu
    BMKG Peringatkan Warga, Waspadai Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir
    16 jam lalu
    Terkendala Modal dan Pengelolaan, Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh Batam Tutup
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    5 jam lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    19 jam lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    2 hari lalu
    “Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
    4 hari lalu
    Spanyol Juara Piala Dunia 2026
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    6 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

RAPOT, Cerita Di Balik Populernya Podcast

Editor Redaksi 6 tahun lalu 1.1k disimak

AWAL tahun 2019, penyiar radio Nastasha Abigail sempat menyayangkan kondisi radio masa kini yang mesti memutar lebih banyak lagu dan iklan ketimbang menyiarkan obrolan penyiar. Pada saat yang sama ia menyadari keberadaan Anchor, platform pembuat podcast yang dibentuk pada 2015.

Kemudian muncullah ide untuk mengajak beberapa kawannya seperti Reza Chandika, Radhini dan Anka untuk membuat podcast agar mereka bisa mendokumentasikan obrolan. 

“Eksplor medium baru di mana kita bisa bebas ngobrol tanpa pakem-pakem yang biasa ada di radio dengan durasi yang lebih fleksibel juga tanpa selingan lagu. Topiknya pengalaman sendiri dan nostalgia. Ngomongin pop culture dan current issue tapi dikemas biar timeless. Awalnya nggak ekspektasi nyari cuan cuma pengen obrolan kami bisa ‘stay’,” kata Abigail seperti dilansir dari Tirto, Senin (6/7) lalu.

Podcast Abigail dkk bernama RAPOT dan jadi salah satu pelopor podcast gaya hidup di Indonesia. Kini RAPOT jadi salah satu Podcast populer di dalam negeri. Semakin hari semakin bertambah brand yang ingin memasang iklan di RAPOT mengingat antusiasme pendengarnya yang besar.

Di Indonesia, podcast mulai tumbuh pada paruh kedua 2019 dan diproduksi baik oleh selebritas atau bukan. Menurut Abigail, podcast populer karena gampang dibuat. Selain itu siaran yang bisa didengar sembari melakukan aktivitas lain, serta konten yang spesifik juga membuat platform ini diminati. 

“Aku merasa sekarang komunitasnya jadi sehat karena ada ruang untuk bicara topik apapun. Ada temen-temen yang fokus membahas wacana para transgender, ada MudaMudaHAM. Di Indonesia saat ini yang paling laris masih konten komedi, horor, dan konten podcast seperti Rintik Sedu yang nuansanya mirip-mirip seperti kata-kata di buku nkcthi,” lanjut Abigail. 

Sekarang popularitas Podcast juga jadi jalan untuk kembali mempopulerkan karya sastra Indonesia. Pada 6 Juni lalu dalam konferensi pers program Sandiwara Sastra, program sandiwara radio garapan Titimangsa Foundation.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menyatakan bahwa ia berharap orang muda di Indonesia yang belum mengenal sastra yang ditulis pada zaman Pujangga Baru hingga zaman 2000-an bisa memahami karya sastrawan dalam format yang cenderung lebih mudah dipahami yakni drama radio berdurasi 30 menit. 

“Ini cara pelestarian sastra pada masa sekarang. Cara pengenalan kepada publik,” katanya via Video Conference. 

Program drama radio tersebut akan dibawakan 27 pesohor seperti Christine Hakim, Nicholas Saputra, Lukman Sardi,  Iqbaal Ramadhan, Happy Salma, hingga Najwa Shihab. Publik bisa menyaksikannya lewat kanal Spotify Budaya Kita. 

“Dalam format ini saya merasa kami pengisi suara belajar bagaimana menyampaikan cerita dengan ‘rasa’. Sebuah cara penyampaian yang menurut saya baik dan benar,” tutur Lukman Sardi dalam forum konferensi pers tersebut.

Format sandiwara radio ini juga jadi lahan eksplorasi bagi Abigail. Belakangan ia dan tim mengembangkan format “audio film” dengan konten serupa drama yang diambil dari permasalahan kehidupan sehari-hari yang dialami anggota RAPOT, misalnya ibu muda yang sulit kembali berkarya sebagai penyanyi karena kesulitan membagi waktu lantaran mesti mengurus bayinya. 

“Kami ingin orang punya experience lain ketika mendengar drama di radio dengan memasukkan sound effect seperti yang ada pada film. Untuk proyek ini saya sengaja mengajak teman-teman dari dunia film untuk mengerjakan naskah sampai mengerjakan efek suara. Biar kasarnya orang menyimak film tanpa visual,” lanjut Abigail. 

Podcast Terus Diminati

Profesor komunikasi dari Pompeu Fabra University, Emma Rodero menyatakan keapada The Atlantic bahwa cara bercerita via audio dengan penuh penghayatan bisa membuat pendengar mengimajinasikan konten cerita dengan lebih jelas. Menurut Rodero, penggunaan efek suara dalam cerita juga membantu membuat pendengar lebih tertarik untuk menyimak keseluruhan isi cerita.

“Audio adalah salah satu bentuk media yang sifatnya intim karena pendengarnya dipacu untuk membangun citra dan imajinasi sendiri dalam kepalanya yang membuat mereka bagai sedang memproduksi cerita versinya sendiri. Hal itu tidak akan bisa didapat dari media visual,” kata Rodero seperti yang dikutip dalam Atlantic. 

Studi “Examining the Motives of Podcast Users” (2009) karya  Steven McClung dan Kristine Johnson menyebut podcast dikenal di AS pada 2004. Pada tahun tersebut podcast didengar oleh 820.000-an orang. Setahun kemudian, pertumbuhan pendengar podcast melonjak lebih dari 4.8 juta. Para pakar kemudian memprediksi Podcast akan terus berkembang seiring waktu. Mereka memperkirakan pada 2010 ada 80 juta orang di AS yang mendengarkan Podcast. 

Perkembangan tersebut tidak hanya terjadi di AS tetapi juga di negara-negara lain. Salah satu indikatornya adalah dirilisnya Anchor pada 2015. Aplikasi ini kemudian turut menjadi andalan para podcaster baru di dalam negeri. 

Berdasarkan studi McClung dan Johnson, orang-orang mendengarkan podcast untuk mencari hiburan karena ada anggapan konten podcast menyenangkan untuk disimak. Kemudahan akses juga menjadi faktor pendukung larisnya podcast. Sifat rekaman yang bisa diunduh kapan saja ternyata juga menimbulkan kesenangan tersendiri dalam diri penikmat podcast. Mereka bisa mengunduh dan membuat koleksi podcast dari berbagai jenis topik. 

Hal lain yang juga membuat platform ini laris adalah munculnya aspek sosial. Podcast bisa jadi bahan pembicaraan antar teman maupun bahan pembuka pembicaraan dengan orang baru.

Menurut studi berjudul “How podcasting is changing the audio storytelling genre” (2016), sejarawan lisan Siobhán McHugh mengungkapkan bahwa hal yang membedakan podcast dari platform lain adalah unsur kedekatan yang tercipta. Dalam podcast, pendengar benar-benar dengan sadar memilih untuk mendengarkan kanal tertentu karena sadar memiliki kesamaan minat dengan produsen podcast. Hal tersebut kemudian berpengaruh ke konten pembicaraan yang langsung pada inti tanpa perlu basa-basi.

Sumber : tirto.id

*(Zhr/GoWestId)

Kaitan Podcast, Populer, Rapot, top
Redaksi 13 Juli 2020 13 Juli 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tangki Bensin Kosong Bisa Hancurkan Fuel Pump Mobil
Artikel Selanjutnya Nasdem : Kandidat Pasangan Ansar Ahmad – Marlin Agustina Sesuai Dengan Hasil Survey

APA YANG BARU?

Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
Catatan Netizen 5 jam lalu 94 disimak
Nilai Investasi Singapura Masih yang Tertinggi di Batam
Artikel 6 jam lalu 90 disimak
MK Putuskan Operator Seluler Wajib Sediakan Pilihan Paket “Sisa Kuota Tak Hangus”
Artikel 6 jam lalu 101 disimak
Semester I Januari-Juni 2026, Disnaker Catat 15.189 Orang Mencari Kerja di Batam
Artikel 15 jam lalu 124 disimak
BMKG Peringatkan Warga, Waspadai Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir
Artikel 16 jam lalu 155 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 3 hari lalu 715 disimak
Angka Kecelakaan Lalulintas di Batam Meningkat, Kematian di Jalan Turun
Artikel 5 hari lalu 363 disimak
Workshop Literasi Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
Pendidikan 6 hari lalu 356 disimak
Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
Tokoh 6 hari lalu 315 disimak
PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
Artikel 6 hari lalu 297 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?